Salin Artikel

Ponjo Kentang, Ritual Tanam Kentang Warga di Kaki Gunung Arjuno

Tidak diketahui secara pasti asal-usul dan kapan pertama kali ritual itu dilaksanakan. Warga setempat menyebutkan bahwa ritual itu sudah berjalan secara turun temurun dari para pendahulunya.

Ponjo merupakan istilah Jawa yang artinya menanam. Dengan demikian, Ponjo Kentang merupakan ritual yang dilaksanakan sesaat sebelum menanam kentang.

"Ya untuk menanam kentang. Ini sudah dari dulu, dari nenek moyang," kata Kusno (75) yang merupakan tokoh masyarakat setempat.

Sadat (89), tokoh masyarakat lainnya menyampaikan bahwa tujuan dari ritual itu adalah memanjatkan doa supaya tanaman kentangnya aman dari segala penyakit tanaman.

"Dampaknya supaya sosok penyakit tidak menyerang tanaman," katanya dalam logat Jawa halus.

Biasanya, Ritual Ponjo Kentang dilaksanakan di ladang tempat kentang itu akan ditanam. Dalam pelaksanaannya, petani harus membawa sejumlah jenis makanan lengkap dengan wungkul ingkung atau ayam kampung utuh yang dipanggang.

Seiring berkembangnya waktu, sebagian petani melaksanakan ritual itu di rumahnya. Namun sebagian lainnya masih mempertahankan adat lama, yakni tetap melaksanakan ritual di ladang.

Melalui ritual tersebut, petani harus memperhatikan hitungan penanggalan Jawa. Jika hitungan hari saat ritual itu dilaksanakan berjumlah 16, maka kentang yang ditanam sesaat setelah ritual berjumlah 16 biji.

Setelah penanaman sebanyak 16 biji kentang tersebut, petani bebas menanami ladangnya hingga penuh.

"Sebetulnya ini sebagai ungkapan doa supaya tanaman bagus dan supaya tanaman tidak kena penyakit," kata Ketua Karang Taruna Kota Batu, Heli Suyanto.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan, potensi tanaman kentang di kawasan itu cukup bagus. Berada di Kaki Gunung Arjuno dan Welirang, kawasan itu mampu menghasilkan kentang dengan kualitas tinggi.

"Kalau potensi kentang, di sini kentang yang the best. Sehingga pernah suatu saat ada orang Denmark dan Italia, mereka ingin di sini dijadikan tempat pembibitan kentang. Karena saking bagusnya kualitas kentang di sini," katanya.

Ke depan, Dewanti ingin agar ritual itu juga bernilai wisata. Sehingga wisatawan yang datang ke Kota Batu bisa menyaksikan langsung kondisi ladang kentang dan ritual yang menyertainya.

"Dari sisi pariwisata, untuk orang kota atau bule pasti mereka sangat antusias. Pasti tidak ada di negerinya," katanya.

https://travel.kompas.com/read/2018/11/25/121700427/ponjo-kentang-ritual-tanam-kentang-warga-di-kaki-gunung-arjuno

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Travel Update
7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

Travel Tips
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.