Salin Artikel

Denting Gamelan Nganjuk Mengalun hingga Mancanegara

Memasuki lokasi pembuatan gamelan di Mustika Laras, suara palu dipukul silih berganti untuk menempa besi yang habis dibakar.

Kadang suaranya memekakkan telinga. Kadang terdengar begitu teratur, berirama seperti ada yang mengatur. Begitulah kondisi sehari-hari dapur Mustika Laras.

"Lantas diteruskan Nurhadi, bapak saya tahun 1979 setelah kakek saya meninggal 1978. Bapak saya melanjutkan sampai 2008 karena meninggal dunia. Selanjutnya saya teruskan sampai sekarang," kata Didik Adiono ketika menerima kunjungan rombongan media dari Kemenpar, Kamis (24/1/2019).

Didik mengaku tak pernah mengenyam sekolah khusus terkait pembuatan gamelan ini. "Belajar secara otodidak. Dari kakek ke bapak dan ke saya. Saya tinggal meneruskan," katanya.

"Seperti orang membuat batik cap. Kalau cuma nge-cap saja, tak ada rasa apa-apa. Coba kalau membuat batik tulis, pembatik akan bekerja dengan hati. Seperti itulah membuat gamelan," kata Didik.

"Harus memiliki kemauan, rajin, semangat, dan telaten. Membuat gamelan seperti sekolah memasuki jenjang SD, SMP dan SMA," katanya.

"Prinsipnya antara pekerja dan pekerjaan yang dilakukan hubungannya sangat erat sehingga timbul rasa sayang dari pekerja terhadap pekerjaan tersebut," tambahnya.

Berikutnya gamelan untuk kesenian campursari, gamelan untuk musik patrol, gamelan untuk kesenian mongdhe, hingga suvenir/miniatur gamelan dan gagelan untuk drumband.

"Dijual ke Singapura, Malaysia hingga Belanda dan Amerika," katanya.

Didik menambahkan, selain tekun dan telaten, syarat untuk membuat gamelan harus belajar secara bertahap.

https://travel.kompas.com/read/2019/02/18/154200527/denting-gamelan-nganjuk-mengalun-hingga-mancanegara

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.