Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jika Naik Kereta Cepat Taiwan, Jakarta-Tegal hanya Ditempuh 1,5 Jam

KompasTravel berkesempatan menjajal high speed rail (HSR) Taiwan bersama awak media lewat Taiwan Familiarization Tour pada Sabtu (2/3/2019) lalu. Rombongan naik dari Stasiun Taoyuan yang terletak di utara, menuju Stasiun Zuoying yang berada di Kaohsiung, kota paling selatan di Taiwan.

Jarak Taoyuan ke Kaohsiung sekitar 303 kilometer atau sama seperti Jarak dari Monas, Jakarta ke Tegal, Jawa Tengah. Dengan HSR, kereta ditempuh dengan hanya satu jam 37 menit. Waktu tempuhnya dua setengah kali lebih cepat dari kereta api lintas Jawa yang memakan waktu setidaknya empat jam.

Untuk perjalanan dari Taoyuan ke Zuoying, tarifnya 1.330 dolar Taiwan atau setara dengan Rp 610.000. HSR hanya menjual karcis per perjalanan.

"Naik pesawat harganya sama, tapi lebih mudah naik HSR," kata Jeffrey.

Jika naik pesawat memerlukan penumpang tiba setidaknya satu jam sebelum penerbangan dengan aturan yang ketat dan proses yang ribet, naik HSR bak perjalanan menggunakan commuter line sehari-hari. Apalagi, HSR dijamin melintas dari utara ke selatan dan sebaliknya setiap 15 menit sekali.

Kereta HSR sekilas mirip dengan kereta bandara Soekarno-Hatta. Tempat duduknya bisa diatur dengan jarak kaki yang lengang. Di ujung depan dan belakang tiap kereta ada tempat menaruh koper. Di antara kereta, ada kamar mandi bersih yang bisa digunakan pengunjung. Setiap 15 menit sekali, ada troli yang lewat menjual camilan.

Perjalanan dari utara ke selatan sekilas terasa seperti perjalanan kereta lintas Jawa. Penumpang akan melewati kota-kota kecil, sawah, pegunungan, dan permukiman-permukiman warga.

Dari ujung utara hingga ujung selatan, HSR melewati 12 stasiun. Ada kereta yang berhenti di tiap stasiun dengan waktu sekitar tiga menit. Namun, ada juga kereta yang lebih cepat karena tak berhenti di tiap stasiun.

Sarana dan prasarana HSR tak kalah apik dengan keretanya. Stasiun yang melayani HSR luas dengan rel layang yang jumlahnya mencapai empat rel. Antrean naik kereta dibuat sederhana di lantai berupa penunjuk untuk antre melingkar di ujung-ujung gerbong. Penumpang diwajibkan duduk sesuai gerbongnya dan naik dari ujung kereta yang dibagi dua.

Penumpang yang membawa koper tak akan kesulitan naik HSR. Pasalnya, eskalator dirancang untuk bisa mengangkut koper atau kereta bayi dengan aman. Hingga ke luar stasiun, jalur pejalan kaki dan sarana transit juga dibuat mulus.

Lebih penting dari itu semua, HSR terintegrasi dengan MRT yang melayani perjalanan dalam kota, dan Railway atau kereta api yang sudah lebih dulu ada.

Bagi pekerja, moda transportasi ini memudahkan mobilitas sehari-hari. Adapun untuk wisatawan, bisa menjangkau berbagai sudut Taiwan dengan cepat tanpa repot.

https://travel.kompas.com/read/2019/03/07/150000727/jika-naik-kereta-cepat-taiwan-jakarta-tegal-hanya-ditempuh-1-5-jam

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+