Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Timboa, Surga Tersembunyi di Lereng Merbabu

BOYOLALI, KOMPAS.com – Menikmati suasana asri alam pedesaan yang ada di kawasan gunung tentu sangatlah menyenangkan. Udara sejuk dan keindahan panorama menjadi perpaduan sempurna yang tiada duanya.

Maka dari itu, tidak heran kawasan pegunungan menjadi destinasi wisata favorit untuk mengisi liburan. Banyak orang yang ingin mengusir penat setelah bekerja dengan sejuknya udara dan keindahan panorama gunung.

Bagi masyarakat Boyolali dan sekitarnya, wisata pegunungan sangat mudah untuk dinikmati. Letak Boyolali memang dekat dengan dua gunung yang menjulang tinggi, yakni Merapi dan Merbabu.

Namun, ada satu surga tersembunyi Boyolali yang berada di lereng Gunung Merbabu. Surga tersembunyi itu bernama Timboa. Nama itu adalah sebuah dusun atau dukuh yang berada di Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.

Menuju ketinggian 1.400 meter

Nama Timboa mungkin terdengar asing bagi masyarakat Boyolali dan sekitarnya. Biasanya nama seperti itu akrab di daerah Nusa Tenggara atau timur Indonesia. Inilah keunikan pertama dari dusun Timboa.

Jarak Timboa dari pusat kota Boyolali adalah sekitar 24 kilometer dengan waktu tempuh kurang-lebih satu jam. Rute menuju Timboa adalah menyusuri jalan utama ke arah Semarang kemudian berbelok kiri di Jalan Dukuh Gumuk saat sampai Kecamatan Tengaran.

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri jalan tersebut sampai Dusun Timboa. Tidak ada plang penunjuk jalan menuju Timboa dari bawah sehingga aplikasi penunjuk arah sepert Google Maps menjadi sangat berguna.

Namun saat posisi semakin tinggi, Google Maps menjadi tidak akurat karena ada jalan setapak yang dianggap sebagai jalan mobil. Jika bingung, cukup bertanya dengan ramah kepada warga setempat.

Sesampainya Dusun Timboa, kendaraan bisa diparkir di Basecamp Pendakian Gunung Merbabu via Timboa. Penjelajahan selanjutnya bisa dilakukan dengan berjalan kaki.

Keindahan di ketinggian 1.400 meter

Lokasi Dusun Timboa berada di lereng sebelah timur laut Gunung Merbabu pada ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut (mdpl). Ketinggian tersebut membuat hawa sejuk khas pegunungan sudah bisa dirasakan di dusun ini.

Selain itu, Dusun Timboa menyajikan panorama alam yang begitu menakjubkan. Di sisi barat, Gunung Merbabu setinggi 3.142 mdpl yang menjulang tinggi tampak begitu dekat. Puncaknya seolah bisa ditempuh dalam hitungan menit.

Panoraman Gunung Merbabu bisa disaksikan dari gardu pandang yang terletak di atas Basecamp Pendakian Merbabu via Timboa. Saar cuaca cerah, Gunung Merbabu terlihat begitu jelas.

Saat KompasTravel berkunjung ke gardu pandang di atas basecamp pendakian tersebut (25/05/2019), kondisinya tidak terlalu baik. Namun menurut masyarakat setempat, gardu pandang akan diperbaiki usai Idul Fitri 2019.

Panorama terbuka ke arah timur juga begitu menawan. Keindahan matahari terbit bisa disaksikan dari gardu pandang ini. Terlihat pula rumah-rumah penduduk dari ketinggian yang tampak kecil bagai mainan.

Datang pagi hari sebelum matahari terbit merupakan saat yang pas. Namun dinginnya udara gunung akan sangat terasa di pagi hari sehingga jaket tebal menjadi pakaian wajib agar tidak terlalu kedinginan.

Hingga saat ini, belum ada tarif khusus alias gratis untuk menikmati keindahan dari gardu pandang dan spot foto Dusun Timboa. Satu hal yang harus diperhatikan adalah motor harus prima untuk mencapai Timboa karena jalannya cukup menanjak.

Mengenai Basecamp Pendakian Merbabu via Timboa, menurut Taman Nasional Gunung Merbabu jalur tersebut tidak resmi. Pendaki diimbau mendaki lewat jalur resmi, yakni Selo, Suwanting, Cunthel, Wekas, dan Thekelan demi kelestarian alam Merbabu.

https://travel.kompas.com/read/2019/05/29/180700727/timboa-surga-tersembunyi-di-lereng-merbabu

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke