Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Seblang Olehsari, Cara Suku Osing Banyuwangi Bersihkan Desa

KOMPAS.com – Hari Raya Idul Fitri merupakan momen spesial buat masyarakat Banyuwangi, Jawa Timur. Pada momen itu, mereka bisa menampilkan budaya khas, yakni Seblang Olehsari.

Event itu dilaksanakan pada 7-10 Juni 2019 mulai pukul 13.00. Seblang Olehsari akan dilangsungkan di Desa Olehsari, Banyuwangi.

Pada dasarnya, Seblang Olehsari adalah salah satu ritual upacara masyarakat Osing, suku asli Banyuwangi. Hal itu yang dipaparkan oleh Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

“Seblang Olehsari sangat menarik karena hanya dapat dijumpai di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Jadi sangat sayang untuk dilewatkan,” ujar Azwar Anas dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (1/6/2019).

Dijelaskan olehnya, Seblang Olehsari tidak bisa dilaksanakan sembarangan. Ada waktu-waktu khusus untuk melaksanakannya.

“Seblang Olehsari hanya dilaksanakan setiap hari Senin atau Jumat pertama di bulan Syawal. Ritual ini ditujukan untuk keperluan bersih desa dan tolak bala. Harapannya, agar desa tetap dalam keadaan aman dan tentram,” sambungnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda mengatakan, ritual Seblang Olehsari diwarnai dengan tarian yang telah berusia ratusan tahun. Saat itu, penari harus kerasukan saat mempersembahkan gerakannya.

“Dalam ritual ini, seorang gadis harus memiliki darah keturunan leluhur penari Seblang belumlah akil baligh. Dia terpilih untuk menari dalam keadaan kesurupan,” jelas Bram. 

Gadis yang telah "ditunjuk" ini akan menari di pentas bundar mengikuti iringan musik tradisional Banyuwangi. Seblang akan menari-nari dengan mata tertutup selama 7 hari berturut-turut, yang biasanya dimulai pukul 14.00 hingga menjelang Maghrib. 

Di hari pertama, penari yang didampingi keluarga dan para tokoh adat berjalan dari rumah menuju pentas yang ada di jantung desa. Ada mantra yang dirapalkan, kemenyan yang dibakar, dan juga nampan yang ikut disiapkan. 

Penari kemudian akan melempar selendang ke arah penonton. Penonton yang terkena selendang wajib naik ke pentas dan menari bersama Seblang. Siapa yang menolak, dalam hitungan tak lebih dari satu menit akan tak sadarkan diri karena kerasukan. Tarian itu berlangsung sekitar 3 jam. 

“Sambil menari, sang gadis juga menjual kembang dermo yang ditancapkan di bilah bambu. Kembang dermo adalah simbol harapan warga Olehsari. Meminum rendaman bunga itu dipercaya dapat melancarkan rezeki, jodoh, serta keselamatan. Selain masyarakat sekitar, kegiatan ini juga mampu menarik wisatawan luar daerah hingga mancanegara karena keunikannya,” paparnya.

Kabid Pemasaran Area I Kementerian Pariwisata Wawan Gunawan mengatakan, event ini selalu menarik perhatian wisatawan.

“Seblang Olehsari memiliki daya tarik bagi wisatawan dan selalu ditunggu-tunggu. Karena sangat khas, dan tidak bisa dijumpai di daerah lain,” kata Wawan.

Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata Adella Raung mengutarakan hal yang sama.

“Banyuwangi selalu menyediakan hal yang istimewa untuk mengisi Hari Raya Idul Fitri. Banyak agenda yang sudah mereka siapkan uuntuk menarik wisatawan. Salah satunya lewat Seblang Olehsari. Siapa pun yang ada di Banyuwangi wajib menyaksikan ritual ini,” katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan budaya semakin dilestarikan akan semakin menghasilkan sehingga drmakin tinggi nilainya.

“Budaya yang berhasil dilestarikan, manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Itu lah keunggulan pariwisata. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Arief.

Ia mengatakan bahwa wisatawan datang ke sebuah destinasi karena beberapa alasan.

“Portfolio pariwisata itu ada tiga, wisata alam atau nature 35 persen, wisata budaya atau culture 60 persen, dan wisata manmade atau buatan 5 persen. Inilah yang membuat wisatawan hadir disebuah destinasi,” tutur Menteri lulusan Telematika University of Surrey Inggris itu.

https://travel.kompas.com/read/2019/06/01/123206027/seblang-olehsari-cara-suku-osing-banyuwangi-bersihkan-desa

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemeriahan Cap Go Meh 2023 di Bogor, Beda dari Tahun-tahun Sebelumnya

Kemeriahan Cap Go Meh 2023 di Bogor, Beda dari Tahun-tahun Sebelumnya

Travel Update
Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Jalan Jalan
Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Jalan Jalan
4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

Jalan Jalan
Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Travel Update
Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Travel Update
Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Travel Update
Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Travel Update
Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Jalan Jalan
10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

Jalan Jalan
Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Travel Update
Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Travel Tips
Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+