Salin Artikel

Promosi Pariwisata Yogyakarta, Kemenpar Undang Travel Agent Malaysia

KOMPAS.com - Sejumlah travel agent/tour operator (TA/TO) asal Malaysia mengikuti Familiarization Trip (Famtrip) ke berbagai objek wisata di Yogyakarta dan sekitarnya. 

Mereka mengunjungi candi-candi di Yogyakarta, yakni Borobudur, Prambanan, dan ratu boko, Merapi Lava Tour, museum Ullen Sentanu, Pinus Pengger Forest,  the Royal Sultan Palace, the Royal Garden Tamansari, Malioboro, hingga pasar  Beringharjo. 

“Tidak hanya itu, para peserta juga kita ajak mencoba berbagai macam kuliner khas Jogja di beberapa restoran lokal selama famtrip berlangsung, termasuk mencoba spa terapi,” terang Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata Adella Raung. 

Selain tempat wisata, para TA/TO Malaysia ini juga mengunjungi beberapa hotel bintang 3 dan 4. Hal ini dilakukan sebagai referesni untuk penyesuaian segmen pasar dan paket wisata Jogja yang akan mereka buat nantinya.

JITM 2019

Famtrip yang diikuti oleh TA/TO Malaysia ini merupakan bagian dari ajang Jogja International Travel Mart (JITM) 2019, yang diselenggarakan sejak 1-4 Juli 2019 lalu. Mereka datang atas undangan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar). 

Menurut Adella, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan Kemenpar JITM dan menjadi bagian dari strategi untuk menghadirkan lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman), khususnya Malaysia. 

Wisman asal Malaysia sampai saat ini masih mendominasi jumlah kunjungan wisman ke Indonesia. Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada periode Januari-Mei 2019, jumlah wisatawan Malaysia mencapai 1,3 juta atau 20 persen dari total kunjungan wisman dari seluruh dunia, yakni sebesar 6,37 juta di periode itu. 

Dia menjelaskan, para TA/TO atau buyers yang diundang merupakan buyes pilihan yang sudah diseleksi secara ketat. Usulan nama-namanya berasal dari Committee JITM dan (Visit Indonesia Tourism Officer) VITO Malaysia (perwakilan Kemenpar di Malaysia). 

"Kami juga berkoordinasi dengan Kementerian Pelancongan Malaysia dan VITO Malaysia, sehingga buyers yang kami fasilitasi benar-benar berkualitas yang dapat menghasilkan transaksi bisnis dengan Sellers,” papar Adella, Kamis (4/7/2019).

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani mengatakan, JITM menjadi satu-satunya pertemuan jaringan business to business (B2B) industri perjalanan internasional di wilayah Yogyakarta.

JITM merupakan ajang yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerjasama dengan Dewan Perwakilan Daerah Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (DPD ASITA) DIY dan Badan Perwakilan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) DIY. 

Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Pakualam X mengatakan, JITM merupakan salah satu langkah Yogyakarta untuk bersiap menjadi pilar Sapta Pesona. 

“Yogyakarta siap menyambut jutaan wisman dari seluruh dunia. Event JITM ini juga untuk mendukung visi DIY tahun 2025 menjadi Daerah Tujuan Wisata Terkemuka di Asia Tenggara,” katanya.

Tema yang diusung JITM 2019 adalah “Jogjakarta, A New Getaway to Your Journey". Tema ini dipilih sebagai promosi akan dibukanya airport baru Yogyakarta, yakni Yogyakarta International Airport (YIA).

"Melalui JITM 2019, kami berharap bandara baru Yogyakarta akan kebanjiran pengunjung. JITM juga bisa menambah jumlah kunjungan wisatawan ke Yogayakarta dan sekitarnya,” harap Rizki dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (7/7/2019). 

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjelaskan, ajang JITM 2019 ini dapat menjadi sarana yang memberikan informasi awal kepada para pelaku industri pariwisata mengenai rencana pembukaan YIA. 

"Karena, bandara ini direncanakan dapat beroperasi penuh pada tahun 2020. Kami harapkan saat bandara ini beroperasi penuh, semuanya sudah siap. Termasuk pelayanan untuk wisman,” ujar Arief. 

Sebagai informasi, JITM 2019 diikuti 59 sellers, yang terdiri dari agen perjalanan, hotel, dan restoran. Lalu ada 127 buyers yang berasal dari 27 negara, yaitu Malaysia, Ukraina, India, Perancis, Philippines, Singapore, Vietnam, Italia, Uni Arab Emirate, Jerman, dan lain-lain. 

Tahun ini, JITM menggunakan konsep B2B Networking Meeting dengan metode round robin. Metode ini dilakukan dengan mempertemukan buyers dan sellers melalui tatap muka singkat untuk saling memperkenalkan produk dan jasa masing-masing.

https://travel.kompas.com/read/2019/07/07/115524127/promosi-pariwisata-yogyakarta-kemenpar-undang-travel-agent-malaysia

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.