Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Realisasikan Hospital Tourism, RSUD Soekarno Bangka Butuh Rp 100 Miliar

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Upaya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soekarno Bangka mengembangkan rumah sakit berbasis pariwisata (hospital tourism) di Kepulauan Bangka Belitung, membutuhkan anggaran hingga Rp 100 miliar.

Keperluan anggaran meliputi pembangunan fisik gedung, peralatan medis dan SDM serta penyediaan area ekowisata.

"RSUD Soekarno berada di kawasan wisata Bangka. Bahkan mau dijadikan rintisan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata, tentu rumah sakit harus mempersiapkan diri," kata Direktur RSUD Soekarno Bangka, Armayani Rusli kepada Kompas.com di Pangkal Pinang, Kamis (4/7/2019).

Dia menuturkan, grand design pengembangan rumah sakit telah dibuat bersama pemerintah daerah.

Memiliki lahan yang luas serta berhadapan langsung dengan garis pantai, sehingga RSUD punya posisi yang menjanjikan.

Rencana itu pun telah disampaikan langsung saat pertemuan dengan Menkes Nila DF Moeloek pada awal pekan di Jakarta.

"Saat ini untuk semua tindakan operasi jantung kami telah punya. Termasuk sejumlah poliklinik dan fasilitas general check up. Jadi nanti tinggal pengembangan ke arah wisata," ujar dia.

Menurut Armayani, selain potensi anggaran dari kas negara, pihaknya juga membuka diri terhadap investasi BUMN maupun swasta.

"Dengan BPJS sudah kerja sama," ucapnya.

https://travel.kompas.com/read/2019/07/08/090000327/realisasikan-hospital-tourism-rsud-soekarno-bangka-butuh-rp-100-miliar

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke