Salin Artikel

Kisah Nyata saat Berburu Berfoto Instagramable di Pura Lempuyang Bali

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah unggahan unggahan dan foto di Twitter dari Polina Marinova menjadi viral. Unggahan tersebut menuliskan ekspetasinya mengenai Pura Lempuyang di Karangasem, Bali dan kenyataan yang ditemui saat berkunjung langsung.

"Bukti bahwa influencer Instagram merusak semuanya. Harapan dan mimpiku rusak ketika menemukan 'air' di Gerbang Surga sebenarnya adalah lapisan cermin di bawah iPhone," tulis Marinova di Twitter.

Pada kenyataanya, ekspetasi Marinova sesungguhnya benar dengan catatan jika Karangasem diguyur hujan. Seperti pengalaman KompasTravel saat berkunjung ke Pura Lempuyang tahun lalu.

KompasTravel berkunjung ke Pura Lempuyang pada Januari 2018. Saat itu pura ini terbilang belum begitu terkenal di kalangan netizen dan masih menjadi destinasi anti mainstream di Bali.

Namun demikian sudah ada beberapa influencer Instagram yang berfoto di gerbang Pura Lempuyang yang menghadap langsung ke Gunung Agung. Saat KompasTravel, berkunjung ke Pura Lempuyang, kebetulan daerah Karangasem habis diguyur hujan.

Berakhir kawasan Pura Lempuyang tergenang air. Lantas penjaga pura menawarkan untuk membantu mengambilkan foto, dan ia memotret dengan sudut bawah.

Memberi efek pantulan bayangan di air, membuat KompasTravel takjub akan hasil foto tersebut. Dulu juga belum ada jasa potret dengan cermin di bawah kamera smartphone.

Hal yang unik KompasTravel justru merasa terkejut saat mengetahui ukuran Gunung Agung yang tampak sebenarnya dari sudut pengambilan foto di depan gerbang Pura Lempuyang.

Di beberapa foto yang beredar di Instagram, ukurannya tampak sangat besar sampai memenuhi gerbang Pura Lempuyang. Berbagai usaha mencari sudut foto untuk memberi efek ukuran sangat besar pada Gunung Agung dari Pura Lempuyang tak ada yang berhasil.

Hingga akhirnya KompasTravel sadar kalau itu semua adalah ilusi pembesaran obyek yang bisa dibuat di aplikasi smartphone.

Pura ini merupakan merupakan salah satu pura besar dan penting untuk peribadatan umat Hindu di Pulau Bali. Suasanaya begitu magis dan menenangkan.

Pura Lempuyang Luhur terdiri dari tujuh pura yang berada di dataran tinggi, Bukit Lempuyang. Untuk menuju pura utama, pengunjung perlu menaiki 1.700 anak tangga.

Waktu paling direkomendasikan untuk berkunjung ke Pura Lempuyang adalah saat pagi hari.

Pemangku di Pura Lempuyang Luhur mengatakan pagi hari menjadi saat yang cocok untuk penyucian jiwa, dengan berkeliling ke tujuh pura, sambil menghirup udara Bukit Lempuyang yang bersih.

https://travel.kompas.com/read/2019/07/10/200400027/kisah-nyata-saat-berburu-berfoto-instagramable-di-pura-lempuyang-bali

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.