Salin Artikel

Panduan Wisata ke Monkey Forest Ubud Bali, dari Aturan hingga Transportasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu obyek wisata ternama di Ubud adalah Monkey Forest Ubud. Di sini wisatawan dapat bertemu dengan monyet-monyet yang menggemaskan.

Namun baiknya sebelum berkunjung ke Monket Forest Ubud ketahui dulu peraturan yang berlaku, sebab kawasan ini juga termasuk kawasan sakral umat Hindu Bali.

Berikut adalah empat tips wisata ke Monkey Forest Ubud, di Gianyar Bali:

1. Cara ke Monkey Forest dari Bandara Ngurah Rai

Perjalanan ke Ubud dapat ditempuh berkendara selama 1,5 -2 jam (tergantung kemacetan) jika dari Bandara Ngurah Rai.

Jika ingin menghemat biaya, kamu dapat menumpang Kura Kura Bus yakni travel nyaman di Bali.

Dari Bandara Ngurah Rai pergilah menuju DFS T Galleria Bali di Jalan By Pass Ngurah Rai, di sana adalah halte pusat Kura Kura Bus.'

Beli tiket menuju Ubud, sekitar Rp 80.000 sekali jalan dari halte DFS. Ketika sampai Ubud, Kura Kura Bus akan berhenti di beberapa titik salah satunya Monkey Forest.

Jika kamu sudah berada di Ubud, Monkey Forest juga punya mobil shuttle tersendiri yang berkeliling Ubud.

Cara menaikinya hanya perlu berada di halte yang telah disediakan. Mobil shuttle ini terbuka dengan warna hijau mencolok, tidak dipungut biaya atau gratis bagi wisatawan.

2. Beli tiket di loket

Monkey Forest Ubud punya beberapa gerbang masuk. Di sana wisatawan dapat membeli langsung tiket kepada petugas loket.

Harga tiket orang dewasa per September 2019 adalah Rp 80.000, sedangkan anak-anak Rp 60.000.

Waktu operasional dari pukul 08.30-18.00 Wita. Namun tiket terakhir dijual pukul 17.30 Wita.

Meskipun tampak menggemaskan jangan mencoba berinteraksi dengan monyet apalagi sampai menggangu monyet.  Kecuali jika monyet yang menghampiri dan coba berinteraksi.

Bagaimanapun monyet di Monkey Forest adalah monyet liar. Namun jangan juga khawatir, monyet di Monkey Forest terkenal tidak suka iseng dan suka dengan anak-anak.

Ada banyak papan peratruan tertulis dalam berbagai bahasa yang ditempatkan di Monkey Forest Ubud untuk menjamin keselamatan serta kenyamanan pengunjung dan monyet.

4. Monkey Forest Ubud nerupakan tempat sakral

Kawasan hutan Monkey Forest Ubud adalah tempat yang dianggap sakral dan menjadi tempat peribadatan umat Hindu Bali. Jadi jangan berkelakukan atau berkata tidak senonoh.

Beberapa waktu sebelum juga viral kasus turis asing yang berlaku tidak senonoh di kawasan pura Monkey Forest Ubud dan mendapat ganjaran adat.

5. Jangan sungkan minta bantuan pawang

Jika kamu mengalami kesulitan, bingung, atau merasa takut dengan monyet jangan sungkan minta bantuan pawang.

Ada banyak pawang yang berjaga di kawasan Monkety Forest Ubud yang siap membantu pengunjung.

https://travel.kompas.com/read/2019/09/08/171500727/panduan-wisata-ke-monkey-forest-ubud-bali-dari-aturan-hingga-transportasi

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Travel Update
Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Travel Update
20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

Travel Update
13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

Travel Tips
Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Travel Update
30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

Jalan Jalan
Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Travel Update
Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Travel Update
5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

Jalan Jalan
3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

Jalan Jalan
20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

Travel Update
Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Travel Update
5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

Jalan Jalan
7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Travel Update
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.