Salin Artikel

Dampak Kabut Asap, Hotel-hotel Pekanbaru Merugi

“Dampak asap langsung terasa di segi bisnis. Beberapa hari yang lalu koran lokal dalam headline-nya menulis kalau pendapatan hotel-hotel di Pekanbaru menurun puluhan juta perhari, itu memang benar,” ungkap Mahesa Perdana, Sales & Marketing Executive Hotel Amaris Pekanbaru kepada Kompas.com saat dihubungi Senin (16/09/2019).

Ia menyatakan bahwa dampak asap sudah dirasakan pada Agustus bulan lalu. Asap di Pekanbaru, Riau, hingga saat ini juga masih tebal dan tidak membaik.

Dampak dirasakan seluruh hotel di Pekanbaru dan disampaikan saat diskusi Persatuan Hotel Republik Indonesia untuk kawasan Pekanbaru.

“Asap hingga saat ini masih tebal dan tidak ada perubahan. Kalau segi bisnis pendapatan hotel sudah turun dari bukan Agustus. Dari bulan lalu turunnya perlahan,” paparnya.

Ia menuturkan bahwa penurunan pendapatan tersebut dirasakan oleh semua hotel di Pekanbaru.

"Di rapat Persatuan Hotel Republik Indonesia untuk Pekanbaru hal itu menjadi keluhan seluruh hotel yang ada di sini,” lanjut Mahesa.

Pemasukan yang didapat di hotel, lanjutnya, menurun drastis. Ada banyak pembatalan kamar yang terjadi karena beberapa penerbangan ke Pekanbaru ditutup sementara.

“Pendapatan menurun hingga 50 persen bahkan pemasukan yang didapat hanya mencapai 30 persen dari target. Semua itu dampak dari asap kebakaran, lalu banyak kamar hotel yang dibatalkan,” ungkapnya.

Selain itu, ada pula event nasional maupun perusahaan yang harus dibatalkan. Begitu pula rencana wisatawan yang ingin berwisata di Pekanbaru.

"Ada yang kemarinnya sudah deal namun pada hari H dibatalkan karena asap. Lalu juga ada tamu-tamu yang ingin berwisata di Pekanbaru haris terpaksa dibatalkan karena asap yang tebal,” paparnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh hotel Dafam di Pekanbaru. Dampak dari kabut asap adalah banyak pemesanan kamar banyak yang dibatalkan.

“Nah yang Pekanbaru yang parah, banyak pekerjaan proyek-proyek yang ditutup sementara, asap sudah ganggu peenerbangan, Dan banyak efek yang kita terima banyak tamu batal datang,” ungkap Corporate PR dan Sales Manager PT Dafam Hotel Management Ninik Haryanti, kepada Kompas.com saat dihubungi Senin (16/09/2019).

Jika dibandingkan dengan kabut asap Kalimantan, menurut Ninik, hotel-hotel yang berada di Pekanbaru merasakan dampak yang signifikan. Sementara itu, okupansi beberapa hotel yang ada di Kalimantan masih stabil.

“Dafam di Banjarmasin masih aman dan sangat aman,” ungkap Ninik.

https://travel.kompas.com/read/2019/09/17/064742327/dampak-kabut-asap-hotel-hotel-pekanbaru-merugi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.