Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Berlatar Belakang Sama Dengan Wishnutama, Angela Tanoesoedibjo Yakin Bisa Kerja Cepat

Hal itu ia sampaikan setelah acara pelantikan Wakil Menteri Indonesia Maju di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019).

"Karena kalau dari dunia usaha, kita bergeraknya akan lebih dinamis, lebih cepat. Jadi kalau kita sudah memutuskan sesuatu, pasti kita eksekusi lebih cepat," ujar Angela.

Ia mengaku tak sepenuhnya berasal dari dunia politik tetapi memang dari dunia usaha. Namun, Angela latar belakangnya adalah sesuatu hal yang baik.

"Pak menteri (Pak Menteri) kan juga juga dari dunia usaha. Jadi mungkin chemistry kita akan sama," jelasnya.

Ia juga mengatakan Wishnutama merupakan sosok yang cukup kreatif. Angela beralasan ia dan Wishnutama yang sama-sama berasal dari industri media.

Angela adalah putri sulung dari pasangan pengusaha media dan politisi Hary Tanoesoedibjo serta Liliana Tanaja Tanoesoedibjo. Ia lahir di Ottawa pada tanggal 23 April 1987.

Angela memulai karirnya di MNC Group milik Hary Tanoesoedibjo sebagai staf keuangan. Sebelumnya saat masih berkuliah, Angela pendiri dan sempat menjadi majalah Editor in Chief dari HighEnd Magazine dan HighEnd Teen Magazine.

Pada tahun 2008, ia menjabat sebagai Director PT MNI Entertainment. Ia sempat menjadi Corporate Finance & Business Development Associate PT Media Nusantara Citra, TBK pada tahun 2010.

Kemudian menjadi Direktur PT Megah Group pada tahun 2013. Ia juga dipercaya menjadi Co-Head Vice President MNC Channel.

Sementara, Wishnutama lahir di Jayapura, Papua pada 4 Mei 1976. Ia dikenal sebagai pendiri sekaligus CEO NET TV.

Wishnutama mulai bekerja di dunia pertelevisian pada tahun 1994, di stasiun TV Indosiar yang ketika itu masih dimiliki oleh PT EMTEK milik Eddy Kusnadi Sariaatmadja.

Saat bekerja di Indosiar, ia menjabat sebagai Supervisor On Air Promotion. Setahun berselang, ia pindah ke divisi produksi sebagai Production Assistant.

Karir Wishnutama semakin bersinar. Ia diangkat menjadi Production Manager dan melahirkan sejumlah program andalan di Indosiar sepert Pesta, Gebyar BCA, Patroli, Satu Jam Bersama, dan Saksi.

Tahun 2001, ia pindah ke Trans TV menjadi Kepala Divisi Produksi. Selang dua tahun, kariernya kembali menanjak menjadi Direktur Operasional. Setahun berikutnya, ia menjadi Wakil Direktur Utama atau Managing Director.

Dua tahun kemudian, Wishnutama diangkat menjadi Direktur Utama Trans TV. Program-program andalan yang diproduksinya selama di Trans Corp seperti Extravaganza, Dunia Lain, Termehek-Mehek, Opera van Java, On The Spot, dan Indonesia Mencari Bakat.

Penghargaan yang pernah ia raih baik skala nasional maupun Asia di antaranya Asian Television Award dan Panasonic Award.

Wishnutama juga meraih gelar The Best CEO in Indonesia 2010 pilihan majalah SWA dan Indonesia Marketing Champion 2015 for the Broadcast, TV Pay & Media sector pilihan MarkPlus.

Tahun 2013 ia mendirikan NET Mediatama Televisi. Lima tahun berikutnya ia dipercaya untuk menjadi Creative Director atau Sutradara Kreatif dalam Opening and Closing Ceremony Asian Games 2018.

https://travel.kompas.com/read/2019/10/25/171845527/berlatar-belakang-sama-dengan-wishnutama-angela-tanoesoedibjo-yakin-bisa

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke