Salin Artikel

Cara Membuat Kue Keranjang Ikan Koi

Kue ini juga seringkali disebut sebagai dodol China. Bentuknya bulat dan biasanya dibungkus dengan daun atau plastik dan diberi stiker aksara China.

Kue keranjang bisa dimakan langsung, tetapi biasanya diolah dengan digoreng tepung dan dikukus. Bentuknya seperti dodol, legit dan berwarna coklat. Rasanya sangat manis.

Biasanya kue keranjang bisa dengan mudah ditemukan di pasar dengan pengaruh budaya China yang kuat atau penjual-penjual legendaris di penjuru daerah.

Tren Nian Gao beberapa tahun belakangan ini adalah kue keranjang berbentuk ikan koi. Beberapa restoran kelas atas menawarkan kue keranjang bentuk ikan koi untuk menyambut Imlek.

Namun, bisa saja membuat kue keranjang sederhana di rumah. Cara membuatnya tidak rumit dan bisa dikreasikan bentuknya, salah satunya bentuk ikan koi.

Berikut cara pembuatannya seperti dituturkan Chef Suyanto, Chinese Food Chef di Restoran Tien Chao Gran Melia Jakarta.

Siapkan Bahan-bahan

Pertama, siapkan bahan-bahannya. Dibutuhkan empat macam tepung untuk membuat kue keranjang.

Pertama adalah tepung sagu, tepung tang mien, tepung beras, dan tepung sang fen atau potato starch.

Tepung tang mien adalah tepung yang dibuat dari pati gandum. Tepung ini berguna untuk melembutkan kue keranjang. Sehingga kue keranjang yang dihasilkan tidak akan bertekstur terlalu keras dan sulit dimakan.

Selain empat macam tepung tersebut, bahan lainnya adalah santan kelapa kental, gula putih bubuk, air, dan pewarna makanan.

Rebus gula putih dan campur tepung kering

Setelah bahan-bahan siap, waktunya membuat larutan sirup gula. Caranya, didihkan air lalu masukkan gula putih bubuk.

Gula putih yang digunakan tidak harus gula putih bubuk. Bisa juga gula putih pasir atau bahkan gula merah seperti halnya kue keranjang tradidional.

Saat membuat sirup gula, harus terus diaduk agar tidak gosong. Lalu, diamkan sesaat.

Setelah itu, campurkan bahan kering yaitu semua bahan tepung. Campurkan tepung lalu tambahkan santan kental.

Kemudian aduk hingga larut dan kalis. Lebih baik menggunakan tangan untuk mencampurkannya.

Setelahnya, campurkan sirup gula sedikit demi sedikit agar tidak menggumpal. Hati-hati dengan panasnya sirup gula, gunakan sarung tangan karet.

Terus aduk larutan tepung dan gula hingga adonan mencapai konsistensi agak cair seperti adonan kue cubit.

Kemudian, kamu bisa memberikan pewarna makanan untuk variasi. Langkah ini opsional. Kamu tidak perlu menggunakan pewarna dan bisa langsung memasak adonan.

Namun jika kamu ingin menggunakan pewarna, gunakan pewarna khusus makanan.

Restoran Tien Chao kerap membuat kue keranjang dengan bentuk ikan koi. Bentuk kue keranjang seperti ini memang bukan seperti kue keranjang tradisional.

“Kue keranjang kan biasanya buat suvenir. Jadi kita ganti yang spesial, kue keranjang bentuknya ikan. Untuk dikasih pada saudara. Terus ikan kan melambangkan kehidupan, hidup dia tahan lama. Itu untuk simbol kemakmuran harus tahan lama,” jelas Chef Suyanto.

Untuk membuat kue keranjang berbentuk ikan koi, kamu perlu menyiapkan dua macam pewarna yaitu hitam dan merah.

Suyanto menggunakan pewarna alami berupa kecap hitam atau dark soya untuk warna hitam dan pewarna makanan untuk warna merah.

Pisahkan adonan menjadi tiga bagian. Bagian pertama dibiarkan dengan warna putih adonan.

Lalu bagian kedua disampurkan pewarna hitam secukupnya dan bagian kedua dicampur dengan pewarna merah. Jangan terlalu banyak, cukup hingga warna menjadi oranye saja.

Masukkan ke dalam cetakan

Setelah diberi pewarna, saatnya menuangkan ke dalam cetakan. Siapkan cetakan berbentuk ikan koi atau cetakan bentuk lain sesuai keinginanmu.

Pertama, kamu bisa membuat bagian punggung sirip dan ekor dari ikan koi.

Masukkan sedikit adonan warna oranye dan hitam di bagian punggung sirip dan ekor. Tak perlu terlalu banyak.

Lalu kukus selama kurang lebih dua menit. Setelah matang, keluarkan dan masukkan sisa adonan.

Kamu bisa mulai dengan memasukkan adonan berwarna putih. Tuang yang banyak tapi jangan sampai terlalu penuh.

Lalu tuangkan sedikit adonan oranye dan hitam di bagian sirip dan ekor. Kamu bisa menggunakan botol saus agar tidak berantakan.

Tuangkan agak banyak dan buat pola sesukamu. Tuangkan juga di bagian badan ikan agar tercipta motif ikan koi yang menarik.

Setelah cukup, saatnya pengukusan. Kukus kue keranjang selama sekitar satu jam. Jika sudah, keluarkan dari cetakan.

Kue keranjang ikan koi siap untuk disantap. Kamu bisa menyantapnya langsung dengan dipotong-potong lebih dulu.

Atau olahan lain yang juga populer adalah kue keranjang goreng tepung. Kue keranjang yang sudah dikukus kemudian dimasukkan ke dalam adonan tepung goreng.

Restoran Tien Chao sendiri menggunakan adonan dari tepung tempura.

Penggunaan tepung tempura membuat lapisan tepung tidak terlalu tebal dan tetap renyah saat dimakan.

Rasa kue keranjang goreng tepung di sana juga relatif tidak terlalu manis. Selain itu teksturnya juga kenyal dan tidak keras seperti halnya kue keranjang biasa.

https://travel.kompas.com/read/2020/01/21/180500127/cara-membuat-kue-keranjang-ikan-koi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Batik Nasional, Ini 7 Kampung Tempat Belanja dan Belajar Batik

Hari Batik Nasional, Ini 7 Kampung Tempat Belanja dan Belajar Batik

Jalan Jalan
Bandara Kertajati Layani 4 Penerbangan Umrah November 2022

Bandara Kertajati Layani 4 Penerbangan Umrah November 2022

Travel Update
Tarif Kapal Ferry ASDP Naik Mulai 1 Oktober 2022

Tarif Kapal Ferry ASDP Naik Mulai 1 Oktober 2022

Travel Update
Yogyakarta Bersiap Jadi Tuan Rumah Asean Tourism Forum, Hampir Selevel dengan G20

Yogyakarta Bersiap Jadi Tuan Rumah Asean Tourism Forum, Hampir Selevel dengan G20

Travel Update
Pejabat Pelesiran ke Luar Negeri, Sandiaga: Foto di Nepal, padahal Ada Nepal van Java di Magelang

Pejabat Pelesiran ke Luar Negeri, Sandiaga: Foto di Nepal, padahal Ada Nepal van Java di Magelang

Travel Update
Pertalite Dirasa Lebih Boros, Ini 6 Cara Hemat Pakai BBM

Pertalite Dirasa Lebih Boros, Ini 6 Cara Hemat Pakai BBM

Travel Tips
Cara Pesan Tiket Museum MACAN Jakarta via Situs Web

Cara Pesan Tiket Museum MACAN Jakarta via Situs Web

Travel Tips
Paspor Indonesia Akan Berlaku 10 Tahun, Bagaimana jika Sudah Buat?

Paspor Indonesia Akan Berlaku 10 Tahun, Bagaimana jika Sudah Buat?

Travel Update
3 Desa Wisata di Gorontalo dengan Pemandangan Alam yang Unik

3 Desa Wisata di Gorontalo dengan Pemandangan Alam yang Unik

Jalan Jalan
Lion Air Rute Arab Saudi Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Lion Air Rute Arab Saudi Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Travel Update
Menparekraf Targetkan Peningkatan Jumlah Turis Asing dari Kapal Pesiar

Menparekraf Targetkan Peningkatan Jumlah Turis Asing dari Kapal Pesiar

Travel Update
Syarat Bikin Paspor untuk Dewasa dan Anak, Siapkan Kartu Keluarga

Syarat Bikin Paspor untuk Dewasa dan Anak, Siapkan Kartu Keluarga

Travel Tips
Cara Pembayaran Paspor, Lengkap dari via ATM sampai M-Banking

Cara Pembayaran Paspor, Lengkap dari via ATM sampai M-Banking

Travel Tips
Tarif Masuk Kebun Buah Mangunan di Bantul Naik Rp 2.000

Tarif Masuk Kebun Buah Mangunan di Bantul Naik Rp 2.000

Travel Update
Bakal Berlaku 10 Tahun, Ini Cara Membuat Paspor Terbaru

Bakal Berlaku 10 Tahun, Ini Cara Membuat Paspor Terbaru

Travel Tips
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.