Salin Artikel

Telanjur Pesan Paket Wisata ke China? Agen Perjalanan Tawarkan Alternatif

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah China melarang agen perjalanan setempat untuk melakukan aktivitas terkait wisata. Kebijakan ini berlaku sejak Senin (27/1/2020). 

“Para travel agent di China diberhentikan aktivitasnya untuk sementara waktu. Jadi mereka tidak boleh mendatangkan atau mengirimkan turis ke dalam maupun luar negeri,” kata Executive VP Ayo Wisata, Osean A Untung, dalam pesan singkat yang dikirim pada Selasa (28/1/2020).

Terkait larangan agen perjalanan China untuk beraktivitas, In-Con selaku wholesaler yang menjual produk perjalanan ke Biro Perjalanan Wisata di Indonesia setuju dan ikut serta dalam mendukungnya.

“Kita mau yang terbaik untuk para pelanggan. Semoga dengan ini tidak terjadi penyebaran virus corona ini ke wilayah NKRI tercinta. Walaupun mungkin akan berdampak pada bisnis kami, tapi kami rasa kepentingan bangsa lebih utama dan penting,” tutur Product Division In-Con Dewi saat dihubungi Kompas.com.

Sejauh ini, sudah ada sekitar 500 orang yang membeli paket tur wisata ke China In-Con untuk periode hingga Maret mendatang. Pembelian tersebut dilakukan sebelum adanya pemberitaan mengenai penyebaran wabah virus corona.

Dari seluruh pembelian paket tur tersebut, hampir 90 persen tamu memilih untuk melakukan penjadwalan ulang perjalanan akibat wabah virus corona.

“Sebagian besar reschedule ke bulan April ke atas. Untuk tamu yang memilih refund juga ada, akan kami proses,” kata Dewi.

Apabila ada tamu yang tidak melakukan penjadwalan ulang perjalanan ke China dan tidak melakukan pembatalan, In-Con memiliki beberapa alternatif pilihan negara lain untuk dikunjungi.

Beberapa di antaranya dialihkan ke India, Korea, Jepang, Taiwan, dan beberapa negara di Eropa.

Hal yang sama juga disebutkan oleh Chief Operating Officer Dwidayatour Hendriyapto. Sebagai salah satu agen perjalanan yang mengedepankan keselamatan pelanggan, mereka juga mendukung langkah Pemerintah China.

Sebab, langkah tersebut dinilai merupakan langkah yang tepat dalam menanggulangi penyebaran virus corona.

“Kami juga akan terus melakukan monitor secara berkala demi keselamatan para pelanggan kami,” tutur Hendriyapto saat dihubungi Kompas.com.

Sementara untuk pembelian paket tur wisata ke China, Dwidaya juga sudah memiliki beberapa pelanggan yang telah memesannya dari jauh hari.

Namun, karena adanya wabah virus corona, mereka menawarkan beberapa alternatif, seperti penjadwalan ulang perjalanan atau permintaan pembatalan.

“Selain penjadwalan ulang (dan pembatalan paket tur wisata ke China), kami juga memberikan suggestion untuk tetap melakukan perjalanan wisata ke destinasi lain selain China,” kata Hendriyapto.

https://travel.kompas.com/read/2020/01/29/161700527/telanjur-pesan-paket-wisata-ke-china-agen-perjalanan-tawarkan-alternatif

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Travel Promo
Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Travel Tips
Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Travel Update
Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Travel Update
Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Travel Tips
Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Travel Update
Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Travel Update
Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Travel Update
Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Travel Promo
7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Travel Update
3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

Jalan Jalan
Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Travel Update
Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Travel Update
22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

Travel Update
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.