Salin Artikel

Bukit Paralayang Watugupit, Tempat Hits Lihat Senja di Yogyakarta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ada beragam cara dan pilihan tempat untuk menikmati sore di Yogyakarta. Salah satu tempat yang cocok untuk menikmati sore dan melihat pemandangan matahari tenggelam adalah Bukit Paralayang Watugupit di kawasan Bantul.

Ini adalah satu tempat wisata yang tengah digandrungi wisatawan khususnya generasi milenial.

Sebelum sampai puncak bukit, siapapun harus mempersiapkan mental untuk menanjak jalanan berbatu setinggi kurang lebih 500 meter.

Lima menit perjalanan menanjak itu, pemandangan sekeliling begitu menakjubkan. Perpaduan laut, langit, dan hamparan pasir Pantai Parangtritis.

Bukit Paralayang ini aslinya bernama Bukit Watugupit. Tempat ini sejak lama menjadi tempat atlet paralayang berlatih.

"Ya memang di sini biasa diadakan latihan paralayang. Bahkan sebelum jadi tempat wisata. Kami latihan setiap hari di sini," kata Rio, atlet paralayang asal Surabaya.

Rio melanjutkan, wisatawan yang datang bisa mencoba langsung paralayang, asalkan bukan menjadi penerbang.

"Boleh kok. Kalau mau coba itu bukan jadi penerbang, tapi sebagai penumpang. Akan ada yang mendampingi," ujarnya.

Selain pemandangan atlet berlatih paralayang, hampir semua wisatawan datang untuk menikmati panorama matahari terbenam nan indah di ujung selatan Daerah Istimewa Yogyakarta ini.

Meski Bukit Paralayang tengah naik daun sebagai tempat wisata, tetapi ada beberapa masyarakat Yogyakarta yang baru pertama kali berkunjung.

Salah satunya adalah Abel, wisatawan asal Yogyakarta ini mengaku baru pertama kali ke tempat ini dan merasa takjub melihat sunset di tempat ini.

"Saya sudah lama lihat di Instagram kalau tempat ini tuh viral, hits, tapi saya baru sempat ke sini karena lagi liburan," kata Abel kepada Kompas.com.

Abel mengajak serta temannya. Tak jarang memang, tempat ini dipenuhi oleh muda-mudi yang ingin menikmati romantisme di alam terbuka ditemani pemandangan senja yang konon romantis.

Pendapat senada juga dikatakan Gina dan Fitri. Keduanya sama-sama bertujuan mencari pemandangan matahari tenggelam. Meski diakui keduanya jalan menuju Bukit Paralayang terbilang ekstrem namun hal tersebut tak mengurangi keinginannya.

"Ekstrem sih jalanannya, kalau yang belum bisa motoran mending jangan lah. Terus tadi nanjaknya, kalau yang belum terbiasa pasti capek banget," jelasnya.

Waktu menunjukkan pukul 17.50 WIB dan inilah saatnya matahari perlahan mulai tenggelam. Wisatawan mengabadikan momen ini dengan gawai dan kamera mereka.

Tertarik melihat sunset nan indah dari atas bukit? Kunjungi saja Bukit Paralayang dengan mengarahkan kendaraanmu ke daerah Parangtritis, Bantul, Yogyakarta.

Untuk tiket masuknya, kamu cukup membayar tiket masuk wisata Parangtritis seharga Rp 10.000 per orang, dan membayar tiket masuk wisata Bukit Paralayang seharga Rp 5.000 per orang.

Kamu juga bisa memarkirkan kendaraanmu untuk motor Rp 3.000 dan mobil Rp 5.000.

Lalu, jika kamu ingin mencoba menumpangi paralayang, kamu cukup membayar Rp 500.000 sekali jalan dengan ditemani pemandu atau ahli paralayang.

Jangan lupa untuk datang pada waktu-waktu terbaik menikmati sunset yaitu pukul 17.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

https://travel.kompas.com/read/2020/01/29/180800527/bukit-paralayang-watugupit-tempat-hits-lihat-senja-di-yogyakarta

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.