Salin Artikel

Kuliner dan Wisman Eropa Bisa Selamatkan Pariwisata Indonesia karena Virus Corona?

Banyak hal yang jadi penyebab, mulai dari penurunan kunjungan turis China dan penghentian sementara penerbangan dari Indonesia ke Negeri Tirai Bambu tersebut.

Ketua Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Elly Hutabarat mengatakan, khusus masalah virus corona, sektor pariwisata menggantungkan pada otoritas China dan World Health Organization (WHO), termasuk berapa lama waktu penyeselesainnya.

"Saat semua sudah selesai, kita akan pulih kembali," tutur Elly saat ditemui Kompas.com  di acara Travelport, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Namun, selain bergantung pada dua pihak tersebut, kondisi ini bisa jadi momentum melihat potensi pasar wisatawan mancanegara (wisman) selain China untuk kunjungan ke Indonesia.

Salah satu pasar yang disasar adalah wisman dari negara-negara long haul flight ke Indonesia, seperti Eropa.

Menurut Elly, para wisman tipe tersebut biasanya tinggal lebih lama, sehingga bisa membuka potensi mengeluarkan uang lebih besar di Indonesia. Rata-rata berkunjungnya adalah satu hingga tiga minggu. 

"Kita juga harus mempromosikan ke long haul, misal dari Rusia. Kalau long haul kita konsentrasi ke Eropa. Europeans, they stay long," tutur Elly.

Periode berlibur yang lama didasari pada kegemaran wisman Eropa untuk menjelajahi negara tempat berlibur. 

Sementara untuk wisatawan Asia, menurut Elly, mereka hanya akan tinggal beberapa hari saja di Indonesia, karena jarak antar-negara masih terbilang dekat. 

Namun, Elly menegaskan, wisatawan long haul dan short haul sama pentingnya.

“Short haul kan jumlahnya juga banyak. Jadi kita harus kombinasi antara long haul dan short haul ini karena yang satu spending-nya besar, yang satu jumlahnya banyak," tutur Elly.

Kuliner dapat mendatangkan wisman

Elly menuturkan, kuliner juga merupakan salah satu faktor penting untuk menarik semakin banyak wisman ke Indonesia. Sebagai contoh, Elly berbicara mengenai makanan Thailand.

"Sekitar 20 tahun lalu, tidak ada yang tahu soal makanan Thailand. Contohnya di Amerika, mana ada yang tahu soal Thai food, tetapi pemerintah mereka juga membantu dalam membukakan usaha kuliner di luar negeri,” tutur Elly.

Kini, makanan khas Thailand dapat ditemui di banyak negara. Bahkan, di Indonesia juga terdapat beberapa restoran Thailand yang bisa dikunjungi.

Hal serupa juga dialami oleh Vietnam yang kini makanan khas negaranya sudah mulai bermunculan di negara lain.

Di Amerika Serikat, kata Elly, ia kerap melihat restoran Vietnam di setiap sudut kota. 

"Kuliner itu suatu duta yang luar biasa untuk memperkenalkan negara (ke negara lain). Rendang adalah makanan yang populer, tapi belum terlalu dipresentasikan. Padahal presentasi makanan juga penting," kata Elly.

https://travel.kompas.com/read/2020/01/31/144000627/kuliner-dan-wisman-eropa-bisa-selamatkan-pariwisata-indonesia-karena-virus

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Travel Update
Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Travel Update
4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.