Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Apa Bedanya Cokelat Compound dan Couverture? Pencinta Cokelat Harus Tahu

Sementara cokelat compound adalah kombinasi dari cocoa powder dan lemak nabati. Kedua jenis cokelat ini memiliki bahan pembuatan yang berbeda, sehingga cara memprosesnya menjadi makanan pun berbeda pula.

Cocoa mass sendiri sering disebut sebagai cocoa liquor. Bahan ini berbentuk pasta kental dan diperoleh dari biji kakao langsung.

Cocoa liquor kemudian akan diproses kembali menjadi dua jenis bahan, yaitu jadi cocoa butter dan cocoa powder. Dua bahan inilah yang jadi pembeda di antara cokelat couverture dan compound.

Cokelat couverture

Cokelat couverture identik sebagai cokelat dengan tingkat kualitas yang tinggi. Dilansir dari thespruceeats.com, cokelat couverture digiling hingga memiliki tekstur yang sangat bagus pada saat proses produksi.

Cokelat couverture juga memiliki persentase cocoa butter yang sangat tinggi. Bahan ini yang membuat cokelat couverture memiliki rasa yang katanya lebih enak dan tekstur yang baik.

Cokelat couverture paling cocok untuk diolah dengan cara tempering atau dilelehkan. Dengan melelehkan cokelat couverture, cokelat tersebut akan punya tekstur yang lebih bagus dan mengilap.

Tampilan cokelat yang mengilap cocok dijadikan cokelat celup atau beragam lapisan untuk sajian penutup yang cantik.

Proses tempering cokelat couverture pun tidak bisa sembarangan. Di bakery atau perusahaan besar, cokelat couverture diolah dengan mesin tempering khusus yang bisa menjaga suhu cokelat.

Di Amerika Serikat, ada standar tertentu untuk sebuah cokelat couverture. Cokelat couverture harus mengandung minimal 35 persen cocoa mass dan 31 persen cocoa butter. Beberapa cokelat couverture bahkan ada yang mengandung hingga 39 persen cocoa butter.

Semakin banyak cocoa butter yang terkandung, maka akan semakin encer tekstur cokelat couverture ketika dilelehkan. Itu akan membuat lapisan cokelat yang sudah melalui proses tempering semakin bagus.

Menurut Pastry Chef Hotel Pullman Jakarta Chef Feri Sulfian, untuk membedakan cokelat couverture cukup mudah. Bisa dengan melihat jumlah persentase kandungan cokelat. Biasanya tertera kandungan berupa cocoa mass dan cocoa butter, serta beberapa bahan campuran lainnya.

“Persentase cocoa butter harus di antara 32-39 persen. Total persentase cocoa butter dan cocoa mass harus minimal 54 persen. Jika sudah tertera cocoa mass, sudah pasti cokelat couverture” ujar Chef Feri ketika dihubungi Kompas.com pada Senin (10/02/2020).

Cokelat compound

Cokelat compound jadi alternatif lebih murah dari cokelat couverture. Cokelat compound tidak mengandung cocoa mass di dalamnya melainkan lemak nabati. Cokelat compound menggunakan cocoa powder atau bubuk cokelat.

Penggunaan cokelat bubuk ini akan mempengaruhi konsistensi dan rasa. Cokelat compound disebut-sebut tak seenak cokelat couverture. Selain itu pengolahannya untuk makanan juga berbeda.

Jika cokelat couverture diolah dengan cara tempering, maka cokelat compound tidak melalui proses tempering. Cokelat compound lebih mudah diolah sehingga sering digunakan oleh industri rumahan dan penggunaan pribadi.

Namun perbedaannya, cokelat compound pasti tidak akan memiliki kilap yang khas seperti cokelat couverture. Cokelat compound hanya perlu dihangatkan hingga suhu tertentu, tidak perlu diatur naik turun suhunya seperti proses tempering cokelat couverture.

“Cokelat compound tidak mudah meleleh seperti couverture. Lebih mudah digunakan tinggal ditim tanpa perlu mesin khusus,” kata Chef Feri.

https://travel.kompas.com/read/2020/02/12/171900227/apa-bedanya-cokelat-compound-dan-couverture-pencinta-cokelat-harus-tahu

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Negara Anggota ASEAN, Berikut Daftar Lengkapnya

11 Negara Anggota ASEAN, Berikut Daftar Lengkapnya

Jalan Jalan
Semesta's Gallery di Jakarta Selatan, Bisa Mampir Sekaligus Healing

Semesta's Gallery di Jakarta Selatan, Bisa Mampir Sekaligus Healing

Jalan Jalan
Main ke Skywalk Kebayoran Lama, Bisa Mampir 7 Spot Wisata Ini

Main ke Skywalk Kebayoran Lama, Bisa Mampir 7 Spot Wisata Ini

Jalan Jalan
Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah dari Padang-Arab Saudi

Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah dari Padang-Arab Saudi

Travel Update
Skywalk Kebayoran Lama Terpanjang di Jakarta, Ketahui 3 Faktanya

Skywalk Kebayoran Lama Terpanjang di Jakarta, Ketahui 3 Faktanya

Jalan Jalan
Event Makin Banyak, Menparekraf Ingatkan Penyelenggara Dapat Vaksin Booster Kedua

Event Makin Banyak, Menparekraf Ingatkan Penyelenggara Dapat Vaksin Booster Kedua

Travel Update
Naik Kereta Api Pertama di Sulawesi, Bisa Mampir ke Tempat Wisata Ini 

Naik Kereta Api Pertama di Sulawesi, Bisa Mampir ke Tempat Wisata Ini 

Jalan Jalan
[POPULER TRAVEL] Solo Safari Dibuka | Lokasi Syuting The Last of Us

[POPULER TRAVEL] Solo Safari Dibuka | Lokasi Syuting The Last of Us

Travel Update
Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Travel Update
Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Travel Update
Panduan Bersepeda di Shimanami Kaido, Jepang yang Banyak Digemari Turis Indonesia

Panduan Bersepeda di Shimanami Kaido, Jepang yang Banyak Digemari Turis Indonesia

Jalan Jalan
15 Daftar Negara Paling Bahaya untuk Penerbangan di Dunia

15 Daftar Negara Paling Bahaya untuk Penerbangan di Dunia

Travel Tips
5 Tips Berkunjung ke Solo Safari, Bawa Kamera atau Lensa Zoom

5 Tips Berkunjung ke Solo Safari, Bawa Kamera atau Lensa Zoom

Travel Tips
Cara Naik Kereta Panoramic Keberangkatan Bandung dan Surabaya Gubeng

Cara Naik Kereta Panoramic Keberangkatan Bandung dan Surabaya Gubeng

Travel Update
Jalan ke Kafe Viral di Bromo Rawan Kecelakaan, Polisi: Jangan Pakai Matik

Jalan ke Kafe Viral di Bromo Rawan Kecelakaan, Polisi: Jangan Pakai Matik

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+