Salin Artikel

Kehilangan Turis China, Hotel di Bali Alami Kerugian

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain agen perjalanan yang mengeluhkan hilangnya turis China akibat virus corona, industri akomodasi mengalami hal serupa.

Dua akomodasi yang berasal dari Bali dan Magelang mengakui adanya penurunan drastis terkait berkurangnya jumlah turis China.

Sales Manager Jimbaran Bay Beach Resort and Spa, Desy Anta mengatakan sejak tertutupnya jalur penerbangan dari dan ke China mengakibatkan penurunan wisatawan asal China di tempatnya dan beberapa penginapan Bali lainnya.

"Dari data yang paling banyak penurunan itu dari China karena virus ini. Kalau wisatawan China sendiri enggak ada, otomatis basic occupancy hotel pasti turun, apalagi yang memang main marketnya China," kata Desy kepada Kompas.com di sela-sela acara TTC Travel Mart Jakarta 2020, Senin (17/2/2020).

Namun, penurunan tersebut tidak begitu signifikan pada penginapan tempat ia bekerja karena masih memiliki pasar wisatawan lain yaitu dari Eropa.

Ia mengaku penurunan tersebut dapat tertutupi dengan adanya wisatawan Eropa yang menginap di sana.

Lanjut Desy, virus corona bukan hanya membuat dunia akomodasi di Bali mengalami penurunan karena kehilangan turis China, tapi juga wisatawan Asia secara keseluruhan.

"Occupancy pasti drop semua, karena kan bukan hanya China aja, ini Asia nya juga turun. Singapura juga contohnya, kena juga ke kita. Kalau di tempatku itu untuk paket wedding ketunda dulu sampai Desember," jelasnya.

Senada dengan Desy, hilangnya turis China juga dikeluhkan oleh Marketing Villa Borobudur Resort Rohmatul Chasanah.

Sejak adanya virus corona, wisatawan China yang menginap di tempatnya telah berkurang 15 hingga 20 persen.

Rohmatul mengatakan turis China dan beberapa pelancong dari Asia lainnya mendadak melakukan pembatalan karena khawatir virus Corona.

"Jadi setelah adanya virus corona itu, selang beberapa hari mereka mengajukan cancel, karena memang mereka lebih memilih di rumah dulu. Mereka enggak mau traveling dulu keluar," kata Rohmatul kepada Kompas.com.

Selain itu, penurunan tersebut juga tidak dibarengi dengan peningkatan wisatawan Nusantara (wisnus).

Ia mengatakan hingga kini belum ada peningkatan atau perkembangan dari jumlah wisatawan domestik yang menginap di tempatnya.

Namun, kata dia, wisnus tidak memiliki ketakutan untuk berwisata di Tanah Air. Mereka tidak terpengaruh dengan adanya virus corona.

"Masih sama sih kalau untuk domestik seperti sebelum-sebelumnya, mereka enggak terpengaruh dengan virus itu. Jadi sama saja, enggak menurun juga enggak ada kenaikan. Stabil bisa dibilang," ujarnya.

https://travel.kompas.com/read/2020/02/19/195600127/kehilangan-turis-china-hotel-di-bali-alami-kerugian

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Travel Update
Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Travel Update
Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Travel Update
Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Travel Update
Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Travel Update
Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Travel Tips
8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

Jalan Jalan
Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Travel Tips
Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Travel Update
Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Jalan Jalan
Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Travel Tips
Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Travel Tips
Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Jalan Jalan
Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Travel Tips
Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.