Salin Artikel

Bongko Pisang di MasterChef Indonesia, Ini 8 Kue yang Dibungkus Daun Pisang

Salah satu chef tamu yang hadir adalah Chef Sisca Soewitomo yang telah malang melintang di dunia kuliner Nusantara. Ia memberikan tantangan kepada dua kontestan--kue bongko pisang.

"Bongko Pisang ini dibuatnya dari tepung beras, lalu bagaimana bisa kaku? Karena ada isiannya," kata Sisca. 

"Dibuatnya melalui proses memasak seperti bubur, dengan konsistensi, kalau dingin akan seperti itu bentuknya," lanjutnya.

Sisca mengingatkan, daun pisang yang dijadikan pembungkus tidak boleh robek.

"Kalau robek, nanti akan keluar bongkonya," katanya.

Chef Sisca bercerita, ia sering mengonsumsi kue tersebut ketika masih kecil di Surabaya.

Selain bongko pisang, Indonesia juga memiliki kue atau jajanan pasar yang menggunakan daun pisang sebagai pembungkusnya.

Kompas.com merangkum lima jajanan pasar yang bisa ditemui berikut ini:

Kue ini berbentuk persegi panjang dan jika dilihat pertama kali hampir menyerupai nagasari. Bedanya adalah adonan nagasari dimasak di atas api sedangkan bongko pisang tidak.

Adapun adonan bongko pisang juga terasa lebih lembut dan tak bertekstur pada seperti nagasari. Rasa kue ini terbilang manis dan gurih hampir mirip nagasari.

Cara membuatnya kamu perlu menyiapkan bahan-bahan seperti tepung beras, santan, tepung sagu, gula pasir, garam, daun pandan, pisang tanduk, dan tentunya daun pisang.

Kemudian prosesnya, masak santan, gula pasir, garam, daun padan, dan tepung beras sambil diaduk sampai metelup-letup.

Selanjutnya, angkat dan masukkan larutan tepung sagu, aduk hingga merata. Lalu tambahkan potongan pisang dan aduk secara perlahan.

Setelah itu ambil daun pisang, sendokkan adonan ke atas daun pisang. Usai itu, bungkus dan sematkan dengan lidi.

Tahapan akhir prosesnya adalah dengan mengkukus selama 30 menit di atas api sedang sampai matang.

Hampir mirip dengan bongko pisang, kue yang dibungkus dengan daun pisang lainnya adalah nagasari. Camilan satu ini kerap ditemukan di pasar tradisional.

Salah satu kota yang menghasilkan kue ini yaitu Bireuen, Aceh. Seperti diberitakan Kompas.com pada Oktober 2017, tampak banyak pedagang menjajakan nagasari di sepanjang pinggir jalan kota itu.

Cara membuat kue ini terbilang mudah. Kamu perlu menggunakan beberapa bahan seperti tepung tapioka, tepung beras dan gula pasir. Lalu cairkan dengan santan kelapa dan ditanak.

Usai tepung mengental, bungkus adonan dengan daun pisang. Sebagian besar bungkus nagasari dibuat mirip seperti membungkus nasi kucing atau mi goreng di angkringan, dan tentunya disematkan dengan menggunakan lidi.

Rasa kue ini manis dan nikmat, terlebih jika ditemani oleh secangkir teh hangat di pagi atau sore hari. Dijamin kamu akan merasakan kenikmatan dan kelezatan dengan cara sederhana.

Namun, bila tanpa pisang di tengahnya seperti di Jawa Tengah, akan disebut dengan nama bapak pucung.

Kue ini tampak nyentrik dengan warna-warni khasnya yaitu merah, kuning, dan hijaunya. Tentunya untuk keamanan menyantapnya, gunakan pewarna khusus makanan ketika memasak.

Jika kamu sedang diet, namun tetap ingin mengkonsumsi kue satu ini, disarankan agar cukup makan satu potong, karena kalorinya tinggi.

Bahan membuatnya yaitu singkong, gula pasir, garam, vanili, kelapa parut, pisang tanduk, pewarna hijau, merah khusus makanan, daun pisang, dan tali.

Cara membuatnya pertama kukus pisang tanduk sampai matang, kupas dan sisihkan.

Kemudian, campurkan singkong, gula pasir, garam, vanili, dan 75 gram kelapa parut. Lalu aduk adonan itu hingga merata.

Bagi adonan menjadi dua bagian, satu bagian diberi pewarna merah dan sisanya hijau. Kemudian ambil daun pisang, letakkan adonan merah dan hijau bersebelahan, lalu pipihkan.

Selanjutnya, isang tanduk diletakkan di tengah adonan. Bungkus seperti membuat lontong, dan ikat kedua ujungnya dengan tali.

Bagian akhir, kukus selama 30 menit dan angkat lalu lepaskan dari daun pisang.

Langkah terakhir, potong setebal dua sentimeter dan taburi dengan sisa kelapa yang sudah diberi garam, lalu kukus. Kue kacamata siap disajikan.

Kue ini terbuat dari bahan tepung hunkue, agar-agar bubuk, santan kental, garam, air, gula pasir, bubuk kakao, pisang uli atau pisang tanduk sedang, dan tentunya daun pisang.

Cara membuatnya campur tepung hunkue dengan agar-agar, air dan santan. Lalu aduk hingga merata.

Kemudian masukkan gula pasir dan garam, aduk hingga merata. Selanjutnya, masak adonan tersebut di atas api, aduk terus hingga mengental.

Setelah itu lakukan pembagian menjadi dua secara cepat, yang satu bagian diberi larutan kakao, dan satu lagi dibiarkan putih. Lalu aduk hingga merata.

Tahapan berikutnya, ambil selembar daun pisang, berikan setengah sendok makan adonan putih, letakkan sepotong pisang, tutu dengan setengah sendok makan adonan putih lagi.

Kemudian, bungkus dengan cara menekan bagian kanan dan kiri bungkusan agar berpinggang. Setelah itu dinginkan dan kue siap dihidangkan.

Sebagai oleh-oleh, kue timphan bisa bertahan selama tiga hari. Perpaduan rasa manis dan gurih kue timphan sangat nikmat dan bikin ketagihan.

Rasa dan aroma kue timphan manis dan lezat, terlebih jika ditemani dengan segelas teh hangat tawar.

Cara membuatnya, campurkan bahan isian kecuali nangka. Masak di atas api kecil sambil diaduk sampai setengah kental.

Setelah itu tambahkan nangka dan aduk sampai mengental. Kemudian, blender pisang raja dan sebagian santan sampai halus. Masukkan tepung ketan, garam, dan sisa santan.

Ambil adonan kulit, pipihkan dan beri isi di dalamnya. Selanjutnya, kamu tinggal membungkusnya dengan daun pisang, dan menyematkannya dengan lidi.

Tahapan akhir, kukus di atas api sedang selama 15 menit hingga matang.

Aromanya yang khas menguat saat dibakar di atas bara api. Adapun bahan membuatnya yaitu beras ketan, santan, garam, daun pisang, daun pandan.

Sementara untuk isiannya adalah cabai merah keriting, cabai merah besar, bawang merah, bawang putih, jahe, dan kemiri sangrai.

Cara membuatnya pertama, isi dan lumuri ikan dengan air jeruk nipis. Diamkan 15 menit, goreng di atas api panas sampai matang. Lalu angkat dan buang durinya serta suwir-suwir dagingnya.

Kemudian sisihkan dan tumis bumbu halus, serai, tomat sampai harum dan matang. Tambahkan ikan tongkol, garam, dan gula pasir sambil diaduk merata.

Tuangkan air, masak sampai bumbu meresap. Lalu tambahkan air asam dan kemangi, aduk merat dan sisihkan.

Kukus beras ketan 15 menit, lalu angkat. Rebus santan dan garam sambil diaduk hingga mendidih. Masukkan ketan kukus, aduk sampai terserap.

Kemudian kukus ketan 20 menit sampai matang. Selanjutnya ambil selembar daun pisang, sendokkan 50 gram ketan kukus panas. Lalu bulatkan, pipihkan sampai pulen.

Jangan lupa untuk memberi tumisan isi, gulung sambil dipadatkan. Semat kedua ujungnya dengan lidi. Tahapan akhir bakar di bara api sampai matang lalu siap disajikan.

Panganan ini terkenal di seluruh Indonesia dan dikonsumsi sebagai pengganjal perut sebelum makan besar.

Biasanya pada suatu acara, panganan ini selalu dimasukkan ke dalam kotak oleh-oleh atau snack box.

Pembuatan lemper mencakup persiapan mencincang daging ayam dan menanak ketan seperti menanak nasi. Daging ayam yang sudah dicincang kemudian dibungkus dengan ketan.

Lalu ketan ini dibungkus lagi dengan daun pisang dalam bentuk besar memanjang hingga membentuk seperti lontong.

Kukus sampai masak dan dinginkan. Setelah dingin, bungkusan lemper diiris-iris melintang.

Barongko merupakan kudapan khas Bugis-Makassar yang terbuat dari pisang yang dihaluskan, telur, santan, gula pasir, dan garam. Semua bahan tersebut dicampur lalu dibungkus daun pisang dan dikukus.

Kue ini merupakan salah satu makanan favorit Presiden RI ke-3, Almarhum BJ Habibie.

Menurut berita Kompas.com pada 11 September 2019, Sous Chef Hotel Santika Makassar Yohanis Tanga Guling mengatakan, pisang yang digunakan adalah pisang kepok matang.

Semua bahan, lanjutnya, dicampur dan dihaluskan. Kemudian adonan dibungkus daun pisang.
Setelah itu, kukus sampai matang kemudian siap disajikan.

https://travel.kompas.com/read/2020/03/08/224951127/bongko-pisang-di-masterchef-indonesia-ini-8-kue-yang-dibungkus-daun-pisang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.