Salin Artikel

Mimpi Bangka Bangun Pariwisata Berskala Internasional

BANGKA, KOMPAS.com – Kabupaten Bangka memiliki komitmen untuk menjadikan sektor pariwisata berskala internasional melalui beberapa fondasi perencanaan.

“Ada penerapan perubahan mendasar dalam menentukan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bangka 5 tahun ke depan,” tutur Bupati Kabupaten Bangka, Mulkan, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (10/3/2020).

"Misi kami jelas, menjadikan sektor pariwisata berskala internasional. Pariwisata merupakan industri jasa yang paling mudah, murah, cepat, dan berkelanjutan," imbuhnya.

Mulkan menuturkan bahwa Kabupaten Bangka memiliki beberapa keunggulan demi memperlancar pengembangan sektor pariwisata.

Beberapa di antaranya adalah lokasi strategis dan potensi sumber daya alam (SDA) yang memiliki daya pengembangan secara global.

Oleh karena itu, Mulkan positif pihaknya dapat membuat sebuah terobosan baru dengan melakukan transformasi dan pengembangan terhadap beberapa SDA di Kabupaten Bangka dan menjadikannya sebagai destinasi wisata yang mumpuni.

Berdasarkan laman resmi Provinsi Kepulaua Bangka Belitung, terdapat beberapa wilayah pembangunan setiap kabupaten.

Untuk Kabupaten Bangka, pembangunan, dan pengembangan terkonsentrasi pada beberapa sektor seperti perdagangan dan jasa, industri, pariwisata, perkebunan, dan pertambangan.

Kendati demikian, Kabupaten Bangka saat ini tengah fokus bergeser ke sektor pariwisata.

Mulkan tidak menampik bahwa pergeseran tersebut disebabkan oleh adanya penurunan dari sektor pertambangan.

“Penurunan kontribusi sektor pertambangan menjadi alasan utama untuk digantikan sektor lain yang mengedepankan pembangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tutur Mulkan.

"Sektor pariwisata bisa diandalkan menjadi motor ekonomi masa depan Kabupaten Bangka," tambahnya.

Salah satu upaya dalam mempercepat pendapatan ekonomi tersebut adalah dengan melakukan desain perencanaan kemajuan sektor pariwisata yang matang, bertahap, dan terarah.

Percepatan tersebut dimulai dari gencarnya promosi destinasi wisata alam Kabupaten Bangka dengan menonjolkan beberapa tempat wisata yang belum dipromosikan dengan maksimal seperti Sungai Upang dan Pantai Matras.

Meski begitu, Mulkan mengaku bahwa transformasi ekonomi tidak hanya berpangku pada sektor pariwisata saja.

“Beberapa potensi ekonomi alternatif untuk diandalkan yaitu perkebunan, pertanian, kehutanan, dan perikanan. Sektor ini berpotensi strategis karena merupakan sektor utama mata pencaharian masyarakat,” tutur Mulkan.

Hingga saat ini, beberapa sektor ekonomi alternatif tersebut masih memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap perekonomian masyarakat Kabupaten Bangka.

https://travel.kompas.com/read/2020/03/10/182700527/mimpi-bangka-bangun-pariwisata-berskala-internasional

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.