Salin Artikel

[POPULER TRAVEL] 3 Candi Tutup | Negara yang Tutup Akses Penerbangan

Tiga berita terpopuler, misalnya, mengulas soal daftar negara yang menutup akses warga negara asing, termasuk warga negara Indonesia, serta akses penerbangan mereka.

Berita lain yang juga populer adalah penutupan sementara tiga candi--Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko. Setelah itu berita soal Pempek Megaria yang legendaris.

Untuk lengkapnya, berikut lima berita terpopuler Travel Kompas.com pada Jumat 21 Maret 2020.

"Data WHO hingga tanggal 16 Maret 2020, terdapat 151 negara yang terjangkit Covid-19. Untuk itu, kami mengimbau Anda untuk membatasi perjalanan ke luar negeri kecuali untuk kepentingan yang sangat mendesak," tulis akun @safetravel.kemlu.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri juga mengimbau bagi WNI yang sedang berada di luar negeri, untuk segera kembali ke Indonesia sebelum mengalami kesulitan penerbangan lebih lanjut.

Baca selengkapnya di sini.

"Mulai hari ini, 20-29 Maret 2020, PT TWC menutup sementara operasional Taman Wisata Candi beserta fasilitasnya," kata Sekretaris Perusahaan PT Taman Wisata Candi (TWC), Emilia Eny Utari saat dihubungi Kompas.com, Jumat (20/3/2020).

Berdasarkan rilis yang diterima Kompas.com, adapun fasilitas yang ditutup sementara yaitu pementasan Sendratari di area Ramayana Candi Prambanan, dan seluruh restoran yang dikelola PT TWC.

Baca selengkapnya di sini.

Ada 68 negara yang melarang masuk WNA--termasuk WNI--dari negara terjangkit virus corona, seperti Argentina, Antigua & Barbuda, Mikronesia, Kepulauan Solomon, Tuvalu, Fiji.

Kemudian, Korea Selatan, Korea Utara, Taiwan, Macau, Mongolia, Italia, Yunani, Siprus, Arab Saudi, Rumania, Republik Moldova, Serbia Montenegro, Albania, Bulgaria, Makedonia Utara.

Baca selengkapnya di sini.

Kemenlu juga menampilkan daftar negara yang melarang WNA dan WNI masuk ke negaranya. Daftar ini diunggah di akun Instagram @safetravel.kemenlu, Rabu (18/3/2020).

Ada 59 negara yang melarang masuk WNA, termasuk WNI, seperti Chile, Peru, Ekuador, Paraguay, Uruguay, Kolombia, Trinidad dan Tobago, Papua Nugini, Korea Utara, Selandia Baru

Baca selengkapnya di sini.

Dari nama kawasan itu pula Rudi, pemilik dari Pempek Megaria ini kemudian menamakan bisnis pempek yang ia bangun sedari 1989.

“Dulu saya sering lewat daerah ini. Dulu belum begini penampakan gedungnya. Saya lihat ada toko kosong. Akhirnya saya sewa coba jualan pempek,” ujar Rudi pada Kompas.com di Kedai Pempek Megaria, Rabu (11/3/2020).

Rudi yang dulu berkuliah di kawasan Salemba mengaku dirinya mewarisi darah bisnis dari kedua orang tuanya. Ayah dan ibunya memiliki bisnis percetakan foto di Palembang.

Baca selengkapnya di sini.

https://travel.kompas.com/read/2020/03/21/063000527/-populer-travel-3-candi-tutup-negara-yang-tutup-akses-penerbangan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.