Salin Artikel

Ini Kebijakan Gojek bagi Para Drivernya di Tengah Wabah Virus Corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain meluncurkan layanan antar makanan tanpa kontak langsung dengan konsumen, kini Gojek memberi kemudahan untuk mitra driver GoCar dan GoRide di tengah wabah virus corona ( Covid-19 ).

Gojek memahami adanya risiko terhadap mitra driver GoCar dan GoRide dalam menjalani pekerjaan sehari-hari.

Untuk itu, pihaknya melakukan berbagai upaya pencegahan, termasuk berupaya untuk menyediakan hand sanitizer dan masker yang saat ini persediaannya terbatas.

“Gojek berupaya untuk tetap membuat masyarakat menjalani kehidupan senormal mungkin di tengah tantangan Covid-19, termasuk para mitra di ekosistem kami," jelas Kevin Aluwi Co-CEO Gojek dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (19/3/2020).

Di beberapa kantor operasional Gojek telah dilakukan penyediaan masker dan hand sanitizer untuk para mitra driver.

Pihak Gojek juga aktif menggandeng berbagai pihak dari sektor publik dan swasta untuk mendapatkan suplai berbagai barang dan kebutuhan yang dapat membantu mitra driver.

Hal ini bertujuan agar mitra driver tetap sehat dan aman dari risiko terpapar virus corona dalam beberapa hari dan minggu ke depan.

Pada Kamis 17 Maret, Gojek memberikan skema bantuan pendapatan bagi mitra driver apabila ada yang terdiagnosa positif virus corona.

Skema tersebut yakni memberikan dukungan pendapatan dan menghentikan sementara cicilan yang berjalan misalnya premi asuransi, cicilan kendaraan dan lain sebagainya, hingga yang bersangkutan kembali bekerja.

Selain itu, Gojek memperluas upaya dalam mendukung tenaga medis dengan menghadirkan zona "health care" yaitu area di dekat rumah sakit, dimana kan membebaskan biaya pengiriman makanan dan minuman.

Pihak Gojek juga akan mengenalkan voucer diskon GoRide dan GoCar khusus untuk mobilisasi tenaga medis dari dan ke rumah sakit dan pusat tes kesehatan.

Tujuan diberikannya voucher ini untuk mempermudah mobilisasi mereka dari dan ke rumah sakit maupun pusat tes kesehatan.

Langkah tersebut adalah tindakan Gojek untuk membantu masyarakat menangani pandemi ini.

Co-CEO Gojek Kevin Aluwi juga mengungkapkan, tiga area penting untuk mencegah penyebaran virus yaitu pembatasan jarak sosial (social distancing), gaya hidup sehat dan menjaga produktivitas.

Dalam menggalakkan imbauan social distancing, Gojek menggaungkan gerakan #dirumahaja guna memutus rantai penularan virus corona.

Namun dengan mengikuti gerakan #dirumahaja, bukan berarti kita harus kehilangan produktivitas, karena Gojek siap mendukung berbagai kebutuhan selama masyarakat menjalani aktivitas di rumah.

Misalnya, melalui layanan GoFood yang turut mengimplementasikan social distancing.

Kini terdapat pilihan contactless delivery di mana makanan diantar dengan meminimalisir kontak langsung.

Inovasi ini berupa tambahan opsi teks pesan cepat pada fitur 'Chat' di dalam pesanan GoFood antara pelanggan dan mitra driver.

https://travel.kompas.com/read/2020/03/21/203800627/ini-kebijakan-gojek-bagi-para-drivernya-di-tengah-wabah-virus-corona

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.