Salin Artikel

Liburan di Rumah, Ikuti Kelas Masak Pasta Virtual Bersama Nenek dari Italia

KOMPAS.com - Selama tiga tahun terakhir, traveler di Italia berdatangan ke Palombara Sabina, sebuah kota kecil di utara Roma yang bisa ditempuh berkendara sekitar 1 jam.

Melansir Insider, tujuan mereka untuk mengikuti kelas membuat pasta khas Italia oleh seorang nenek bernama Nerina dan cucunya, Chiara Nicolanti.

Namun, virus corona menginfeksi warga Italia sehingga negara ini harus lockdown. Kelas masak pasta oleh Nonna (nenek) Nerina tak dapat diadakan.

Chiara Nicolanti terpaksa membatalkan pemesanan mulai Februari.

Nicolanti pun inisiatif untuk mengadakan kelas masak pasta virtual dengan durasi 2 jam per sesi.

Peserta mendaftar terlebih dahulu untuk memilih kelas masak yang diinginkan.

Nonna Nerina akan memandu pada Sabtu dan Minggu, sedangkan Nicolanti pada Senin-Jumat. Berikut jadwal kelas masak pasta:

  • Rabu pukul 10.00 dan 13.00, kelas masak ravioli dengan saus mentega (makanan vegetarian)
  • Kamis pukul 10.00 dan 13.00, kelas masak gnocchi dengan pesto (vegetarian)
  • Jumat pukul 10.00 dan 13.00, kelas masak lasagna
  • Sabtu pukul 10.00 dan 13.00, kelas masak fettuccini dengan saus tomat
  • Minggu pukul 10.00 dan 13.00 , kelas masak cannelloni

Sebagai informasi, pelaksanaan kelas masak berdasarkan zona waktu yang berlaku di Italia.

Usai registrasi, peserta bisa langsung check out layaknya setelah belanja online.

Seminggu sebelum kelas dimulai, peserta akan menerima email berisi daftar bahan dan alat yang dibutuhkan, serta tautan ke toko online Amazon.

Bahan membuat pasta ialah tepung dan telur, serta alat untuk menggulung adonan pasta.

Peserta juga akan menerima catatan kecil dari Nonna Nerina yang sudah diterjemahkan, berisi apa yang perlu dipersiapkan.

Nonna Nerina dan Nicolanti akan mengajarkan peserta teknik menguleni dan membuat pasta yang tepat.

Mereka akan memberitahu peserta kapan waktunya untuk menyentuh adonan maupun tak menyentuhnya, pada bagian mana harus diuleni secara perlahan, dan bagian yang harus digulung.

“Membuat pasta buatan tangan bukan sekadar dari bahannya,” ujar Nicolanti.

“Melainkan lebih pada teknik tangan (menguleni/menggulung adonan) dan inilah bagian yang akan diajarkan oleh seorang nenek di Italia,” imbuhnya.

Berawal dari inisiatif sang cucu

Kelas masak pasta ini berawal dari Chiara Nicolanti yang memuat kegiatan memasak tersebut di laman Airbnb Experience.

Pada situs web tersebut Chiara Nicolanti menawarkan traveler untuk ikut kelas memasak pasta.

Dari situlah, tak sedikit traveler yang datang bahkan rela menempuh perjalanan naik kereta demi ikut kelas masak pasta di Kota Palombara Sabina.

Saking banyaknya peminat, Chiara Nicolanti sampai melibatkan nenek lain di kota tersebut untuk ikut mengajari membuat pasta.

Berkat traveler yang kian banyak, wali kota Palombara Sabina pun membuka kembali kastil tua yang sudah lama tutup.

"Hal terindah adalah ketika kami membuka kelas ini dan beberapa peserta mendaftar," Ungkap Nicolanti.

Menurut Nicolanti, dalam waktu dua minggu dia menerima ratusan pesan singkat dari peserta yang baru ditemuinya pertama kali.

Para peserta tersebut mendoakan Nicolanti, menyatakan kesukaannya pada dirinya (dan kelas masak pas), serta harapan untuk bertemu dengan Nicolanti.

Nicolanti dan para peserta juga mengirim foto dan testimoni di grup WhatsApp mereka.

Untuk mengikuti kelas masak bersama Nonna Nerina, peserta menyiapkan biaya registrasi sekitar 50 dolar AS atau Rp 800.000-an.

https://travel.kompas.com/read/2020/03/24/210700927/liburan-di-rumah-ikuti-kelas-masak-pasta-virtual-bersama-nenek-dari-italia

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Travel Update
Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Travel Update
20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

Travel Update
13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

Travel Tips
Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Travel Update
30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

Jalan Jalan
Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Travel Update
Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Travel Update
5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

Jalan Jalan
3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

Jalan Jalan
20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

Travel Update
Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Travel Update
5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

Jalan Jalan
7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Travel Update
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.