Salin Artikel

Cara Membedakan Terasi Bangka yang Asli dan Palsu

BANGKA,KOMPAS.com – Kurang afdal rasanya jika ke Bangka tidak membawa oleh-oleh terasi Bangka. Pasalnya pulau ini terkenal sebagai penghasil terasi kualitas wahid. 

Namun hati-hati, jika membeli terasi khas Bangka, ada beberapa hal yang patut diperhatikan.

“Cara membuat terasi Bangka itu hanya pakai 1 kilogram udang rebon saja. Sementara bumbu lain hanyalah 200 gram garam kasar,” kata Cook Supervisor Novilla Boutique Resort, Melianty, saat ditemui Kompas.com di acara Familiarization Trip, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Sabtu (7/3/2020).

Selain bahan pembuatannya, ternyata cara pengolahannya juga terbilang cukup mudah. Pertama, cuci bersih udang rebon kemudian tiriskan hingga air benar-benar tidak ada.

Jika masih kurang yakin, udang rebon bisa ditaruh di saringan.

Tunggu hingga air secara perlahan meninggalkan udang tersebut.

“Setelah udang rebon bersih tiris sampai benar-benar tiris, campur dengan garam dan ditumbuk sampai halus. Jemur sampai dua sampai tiga hari,” kata Melianty.

Apabila ingin menghasilkan terasi Bangka yang harum, kamu bisa tambahkan bumbu penyedap secukupnya, ketumbar dua sendok makan, dan kemiri 10 butir.

Kendati demikian, hasilnya tentu sudah tidak seperti terasi asli khas Bangka.

Cara membedakan terasi Bangka yang asli dan palsu

Satu hal yang membedakan terasi Bangka dengan terasi lain adalah penggunaan udang rebon yang masih segar.

Hasil tangkapan laut yang langsung diolah tersebut, menurut Melianty memengaruhi bau terasi Bangka.

“Kalau baunya menyengat, itu dia menggunakan udang rebon yang sudah tidak segar,” kata Melianty.

Untuk membedakan mana terasi Bangka yang asli dan palsu, Melianty menuturkan cara mudahnya adalah dengan melihat warna terasi.

Jika warna terasi terlihat sedikit kemerahan, ada kemungkinan pembuatannya menggunakan pewarna tambahan. Terlebih jika saat dimasak, warnanya terlihat luntur kamu patut curiga.

Selain itu, terasi Bangka yang asli cenderung memiliki wangi alami yang harum.

“Terasi Bangka asli saat ditumis memiliki wangi harum yang khas. Kalau tercium wangi aneh, sudah pasti bukan terasi Bangka dan tidak pakai udang segar,” kata Melianty.

Lama penyimpanan untuk terasi Bangka memiliki waktu yang berbeda, tergantung dengan kondisi terasi saat disimpan dan juga lokasinya.

Jika terasi Bangka masih dalam keadaan terbungkus dan ditaruh di suhu ruangan, maka terasi hanya akan tahan lebih kurang sebulan.

Sementara untuk penyimpanan di kulkas akan bertahan lebih kurang setahun.

Untuk terasi Bangka yang sudah tidak dibungkus dan ditaruh di suhu ruangan, lama penyimpanan hanya akan bertahan lebih kurang dua minggu.

Sementara di dalam kulkas bisa tahan hingga lebih kurang dua bulan.

"Simpan terasi di wadah yang tertutup. Supaya tidak dijamah lalat atau hewan lainnya. Misalnya di dalam toples," kata Melianty.

https://travel.kompas.com/read/2020/03/25/100300727/cara-membedakan-terasi-bangka-yang-asli-dan-palsu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Travel Tips
Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Travel Promo
13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

Travel Update
Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Travel Update
Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Jalan Jalan
5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

Travel Promo
Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Update
4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

Jalan Jalan
6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

Travel Tips
10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

Travel Update
Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Travel Update
Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Kayoe Putih Mojokerto

Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Kayoe Putih Mojokerto

Jalan Jalan
Bali Destinasi Terpopuler Asia dan Keempat Dunia Versi TripAdvisor

Bali Destinasi Terpopuler Asia dan Keempat Dunia Versi TripAdvisor

Travel Update
7 Tips Berkunjung ke Nepal van Java di Dusun Butuh, Magelang

7 Tips Berkunjung ke Nepal van Java di Dusun Butuh, Magelang

Travel Tips
8 Rekomendasi Wisata Bandung, Cocok Dikunjungi bersama Keluarga

8 Rekomendasi Wisata Bandung, Cocok Dikunjungi bersama Keluarga

Jalan Jalan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.