Salin Artikel

Manajemen Krisis Pariwisata Gunung Selama Corona, Bangun Kewaspadaan

Sekretaris Jenderal APGI Rahman Mukhlis mengungkapkan, peran aktif akan dilakukan selama tanggap darurat corona berlangsung mulai Maret hingga Mei 2020.

Menurut Mukhlis, ada tiga tahapan manajemen krisis kepariwisataan yang dilakukan APGI.

"Pertama, tahap tanggap darurat. Tahap ini kita tiga bulan dari Maret sampai Mei yang mana poin utamanya kita sedang bangun awareness, kewaspadaan, kesiapsiagaan, tentunya sesuai protokoler pemerintah," kata Rahman saat dihubungi Kompas.com, Rabu (1/4/2020).

Lanjutnya, membangun awareness atau kewaspadaan tersebut dikhususkan untuk mengurangi dampak virus corona dari segi kesehatan terlebih dulu.

Oleh karena itu, menurut dia, APGI telah melakukan penutupan sementara semua kegiatan APGI, termasuk menutup dan memberhentikan bisnis wisata gunung sementara waktu.

Dalam survei yang digelar APGI, potensi jumlah trip wisata gunung yang batal karena dampak Covid-19 adalah 9.405 trip dalam setahun.

Selain itu, potensial jumlah omzet industri wisata gunung yang hilang karena dampak Covid-19 adalah Rp 290 miliar dalam setahun.

"Jadi kita kumpulin dan laporkan apa-apa saja yang menjadi dampak corona bagi anggota APGI," lanjutnya.

Dalam survei yang sama, tercatat potensial jumlah tenaga kerja industri wisata gunung yang terkena dampak ekonomi Covid-19 adalah 5.225 tenaga kerja. Adapun potensi daya tahan pemandu gunung akibat Covid-19 adalah tiga bulan.

Selanjutnya, tahapan ketiga manajemen krisis APGI adalah koordinasi dengan pemangku kepentingan pusat maupun daerah.

Rahman mengatakan, koordinasi tersebut akan membahas apa saja yang bisa dikolaborasikan antara pemangku kepentingan pusat dan daerah dengan pelaku pariwisata.

Ia juga memastikan kegiatan internal dan eksternal APGI tetap berjalan selama wabah virus corona, terutama untuk menanggulangi dampak dari wabah virus.

"Secara internal di masa tanggap darurat ini, kita tetap dalam artian menjaga anggota untuk komunikasi melalui WhatsApp, e-mail, video meeting," kata Rahman.

"Dalam pembicaraan tersebut ada sharing tentang hal umum, kesehatan, sharing materi. Jadi tetap jalan secara internal," lanjutnya.

Ada empat koordinasi APGI dengan stakeholder dalam mendukung dunia usaha, yakni menyiapkan data anggota untuk jaring pengaman sosial.

"Contohnya yaitu program Kartu Pra-Kerja dari pemerintah. Kemudian, kita akan koordinasikan tentang pelatihan online untuk anggota. Namun, harus ada dukungan fasilitas program dari pemerintah," jelasnya.

Selain itu, APGI akan memberikan paket wisata yang bisa digunakan anggota. Namun, harus mendapat dukungan pembelian paket wisata di depan dari pemerintah.

"Jadi kami usulkan juga program ke pemerintah tentang pembelian paket wisata di depan oleh pemerintah yang nanti dapat digunakan setelah Covid-19 reda. Pasca-tanggap darurat, kami akan mengadakan event promosi," lanjutnya.

APGI juga akan melakukan jejaring eksternal advokasi untuk meminta dukungan relaksasi keuangan, misalnya pajak, retribusi, dan perbankan.

https://travel.kompas.com/read/2020/04/02/093500227/manajemen-krisis-pariwisata-gunung-selama-corona-bangun-kewaspadaan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tips Berkunjung ke Antapura De Djati, Wisata ala Ubud di Garut

5 Tips Berkunjung ke Antapura De Djati, Wisata ala Ubud di Garut

Travel Tips
Tarif BBM Naik, Kunjungan Wisata ke Gunungkidul Tetap Stabil

Tarif BBM Naik, Kunjungan Wisata ke Gunungkidul Tetap Stabil

Travel Update
3 Hotel Instagramable Dekat Universal Studios Singapura

3 Hotel Instagramable Dekat Universal Studios Singapura

Jalan Jalan
Potensi Wisata Jalur Pantai Selatan Flores, Tak Kalah dari Tengah dan Utara

Potensi Wisata Jalur Pantai Selatan Flores, Tak Kalah dari Tengah dan Utara

Travel Update
Garuda Indonesia Buka Lagi Rute Makassar-Denpasar, Per 7 Oktober 2022

Garuda Indonesia Buka Lagi Rute Makassar-Denpasar, Per 7 Oktober 2022

Travel Update
Jalan-jalan Tanpa Masker di Singapura, ke Merlion Park hingga Little India

Jalan-jalan Tanpa Masker di Singapura, ke Merlion Park hingga Little India

Travel Update
15 Wisata Air Terjun di NTT, Masih Asri untuk Dijelajahi

15 Wisata Air Terjun di NTT, Masih Asri untuk Dijelajahi

Jalan Jalan
Berencana Jalan-jalan di Jakarta? Ini 5 Tempat Wisata Terkini yang Wajib Dikunjungi

Berencana Jalan-jalan di Jakarta? Ini 5 Tempat Wisata Terkini yang Wajib Dikunjungi

BrandzView
Hindari Pakai Baju Putih Saat Bikin Paspor, Ini Alasannya

Hindari Pakai Baju Putih Saat Bikin Paspor, Ini Alasannya

Travel Tips
Cara Reservasi Kunjungan ke Wisata Baru Garut Antapura De Djati

Cara Reservasi Kunjungan ke Wisata Baru Garut Antapura De Djati

Travel Tips
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Travel Update
Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Travel Update
5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

Travel Tips
4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

Jalan Jalan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.