Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

8 Makanan Paling Mahal di Dunia, Ada Kopi Indonesia Capai Rp 11 Juta Per Kilogram

Dilansir dari BBC UK, saffron menempati peringkat teratas. Namun banyak juga bahan lain yang tak kalah mahalnya.

Lantas, apa saja bahan makanan termahal di dunia? Apa yang membuat bahan-bahan tersebut punya harga yang sangat mahal?

Berikut ini daftar bahan makanan paling mahal di dunia menurut daftar dalam program Planet Earth. Berapa banyak yang sudah kamu coba?

Saffron

Jika nasi yang kamu makan punya warna kuning mengilap, kemungkinan besar nasi tersebut dimasak di wajan bekas mengolah saffron.

Rempah ini sering juga disebut ‘Red Gold’, adalah rempah alami yang berasal dari bunga saffron crocus.

Tiga kepala putik (stigma) pada tiap bunga itulah yang disebut saffron. Saffron digunakan sebagai pewarna dalam makanan.

Saffron berkualitas baik bisa berharga sekitar 5.000 dolar Amerika untuk 450 gram saffron atau setara Rp 80 juta (kurs April 2020).

Mengapa saffron yang sederhana ini bisa punya harga sangat mahal? Alasannya sederhana, bunga saffron crocus hanya berbunga selama seminggu atau dua minggu dalam setahun di musim gugur.

Selain itu, memanen rempah ini membutuhkan banyak tenaga. Saffron dipanen hanya menggunakan tangan. Setiap bunga kecil juga hanya memiliki tiga setigma.

Artinya, membutuhkan perkebunan bunga crocus seluas dua lapangan sepak bola untuk menghasilkan satu kilogram saffron. Jumlah tersebut setara dengan 300.000 bunga crocus.

Sejarah mencatat bahwa saffron sudah ada sejak 3000 tahun terakhir dan pertama kali ditanam di Iran.

Saat ini, 90 persen saffron di dunia diproduksi di Iran. Sementara sepersepuluhnya diproduksi di Kashmir.

Saffron punya rasa, warna, dan aroma yang khas. Saffron sering digunakan dalam masakan sehari-hari khas Persia. Belum ditemukan rempah lain yang dapat menggantikan kenikmatan saffron.

Kaviar

Kaviar adalah telur ikan sturgeon yang tidak dibuahi dan sudah dibuat acar. Kaviar dianggap jadi salah satu makanan terenak di dunia. Sulit untuk mengolah kaviar. Selain itu kaviar juga sangat langka.

Kaviar kerap ditemukan di beberapa restoran mewah. Kaviar punya rasa yang cukup unik dan tidak terlalu amis atau asin. Dalam beberapa kasus, kaviar bahkan memiliki rasa mirip kacang hazelnut.

Harga kaviar biasanya sekitar 100 dolar Amerika atau setara Rp 1,6 juta (kurs April 2020) untuk satu ons kaviar premium atau yang berkualitas baik.

Salah satu kaviar paling terkenal berasal dari ikan sturgeon beluga yang bisa ditemukan di Laut Caspian dan Laut Hitam.

Namun kini, ikan sturgeon beluga terancam punah, sangat sedikit telur mereka yang dijual secara legal. Butuh dua dekade untuk ikan sturgeon beluga agar mencapai kedewasaan dan ukuran dewasa.

Namun yang lebih langka lagi, adalah telur dari ikan sturgeon albino. Ikan tersebut sekarang hampir punah dalam lingkungan aslinya.

Menurut Guinness World Records, kaviar yang paling mahal tercatat berasal dari ikan sturgeon beluga albino yang sangat tua, bahkan mencapai 100 tahun.

Kaviar putih yang dihasilkan ikan tersebut dijual seharga 34.500 dolar Amerika per kilogram atau setara Rp 545 juta (kurs April 2020).

Kini tiram dianggap sebagai salah satu makanan mewah. Namun sebenarnya, tiram tak selalu begitu.

Pada awal abad ke-19, tiram punya harga semurah kentang goreng dan jadi sumber makanan penting untuk kelas pekerja di komunitas pinggir pantai.

Tiram dianggap jadi makanan ringan yang sangat mudah ditemukan, mereka bahkan sering digunakan untuk mencampur daging dalam pie daging.

Namun overfishing dan polusi menyebabkan efek yang sangat buruk bagi jumlah tiram. Itu berdampak pada nilai mereka yang akhirnya jadi begitu tinggi sekarang.

Kamu bisa mendapatkan satu lusin tiram di restoran makanan laut di London seharga 51 pounds atau setara dengan Rp 1 juta (kurs April 2020).

White Truffle

White truffle biasa ditemukan di daerah Piedmonst di Italia Utara. White truffle hanya bisa tumbuh di antara akar-akar pohon tertentu.

White truffle lebih jarang ditemukan daripada truffle jenis lainnya. Selain itu, mereka juga punya rasa dan aroma yang sangat intens.

White truffle juga tidak bisa dibudidayakan, walaupun banyak orang yang sudah mencoba untuk membudidayakan truffle selama bergenerasi. White truffle hanya bisa dipanen dari alam liar.

Kondisi inilah yang bersamaan dengan bagaimana orang banyak yang bersedia untuk menempuh jarak sejauh apa pun untuk menemukan dan memanen mereka, yang membuat harga white truffle begitu mahal.

Salah satu harga white truffle yang memecahkan rekor adalah yang dibeli oleh pemilik kasino di Macau, Stanley Ho pada 2007 lalu. Ia menggelontorkan dana sekitar 330 ribu dolar Amerika atau sekitar Rp 5 miliar (kurs April 2020).

Ia membeli satu truffle yang sangat besar, seberat 1,5 kilogram. Harga yang sangat fantastis untuk sebuah jamur.

Iberico Ham

Salah satu jenis daging ham yang diawetkan dan diproduksi di Spanyol dan Portugal adalah Iberico ham.

Iberico ham dibuat dari berbagai jenis babi yang makanannya hanya mencakup biji-bijian selama periode terakhir hidup mereka.

Klasifikasi untuk Iberico ham sangat ketat. Dengan daging ham yang memiliki label ‘black label’ dianggap jadi yang terbaik.

Diproduksi dari babi Iberian yang dikembangbiakkan secara murni, berkeliaran di hutan ek dan memakan biji-bijian.

Selain itu, daging ham Iberico juga diawetkan selama kurang lebih 36 bulan.

Berdasarkan Guinness World Records, kaki ham yang paling mahal yang tersedia secara komersial adalah ‘Manchado de Jabugo’, dijual dengan harga 3.192 pounds atau setara Rp 62 juta per 20 Maret 2016.

Walaupun babi-babi tersebut dipelihara selama tiga tahun, kaki mereka akan diawetkan dan diproses lagi hingga enam tahun lamanya.

Arti dari wagyu sederhananya adalah ‘Daging Jepang’, dan bisa berasal dari empat jenis sapi Jepang. dagingnya penuh akan marbling (guratan lemak) yang kemudian akan meleleh dalam proses pemasakan.

Guratan lemak tersebut yang kemudian membuat daging ini terasa empuk, lembut, dan meleleh di dalam mulut.

Beberapa penggemar wagyu mengatakan bahwa daging wagyu akan meleleh seperti daging ikan yang lembut.

Harganya yang mahal dikarenakan karena proses pengembangbiakkan sapi yang sangat ketat. Sapi-sapi tersebut harus diurus dan diberi makan sesuai dengan aturan yang ketat.

Termasuk pemberian makanan yang khusus untuk menjamin adanya guratan lemak yang khas Wagyu.

Daging Kobe, jadi salah satu wagyu yang paling mahal. Harganya bisa mencapai 500 pounds per kilogram di Jepang atau sekitar Rp 9 juta.

Di dunia perdagingan, terdapat level yang menentukan seberapa berkualitas daging tersebut. Dilansir dari laman Crowcow, “A” untuk kualitas superior, “B” untuk biasa saja, dan “C” untuk di bawah standar.

Sementara pemberian angka 1 – 5 merepresentasikan kualitas dari beberapa karakteristik.

Beberapa di antaranya adalah tingkat guratan yang ada, warna daging, dan seberapa rata sebaran lemak yang ada dalam daging tersebut secara keseluruhan.

Sama seperti level alfabet, level angka juga memiliki tingkatan yang sama dengan angka “5” untuk superior dan angka paling rendah untuk kualitas di bawah standar.

Apabila daging Wagyu memiliki level A5 maka daging tersebut memiliki kualitas yang sangat tinggi.

Biasanya, harga satu kilogram Wagyu A5 dihargai mulai dari 500 – 1.000 dollar AS atau setara dengan Rp 7 juta - Rp 14 juta.

Kopi Luwak

Secara teknis kopi luwak ini adalah minuman. Namun dengan harga kopi yang bisa mencapai 700 dolar Amerika per kilogram atau sekitar Rp 11 juta (kurs April 2020), membuat kopi luwak pantas berada di daftar ini.

Kopi luwak dibuat dari buah kopi yang dimakan dan sudah dicerna sebagian oleh luwak.

Beberapa orang percaya bahwa proses pencernaan dan fermentasi yang disebabkan oleh asam perut di dalam luwak tersebut yang memperkaya rasa dari kopi luwak.

Beberapa kritikus setuju bahwa ini hanyalah sebuah gimmick yang menghasilkan espresso yang sangat buruk.

Sayangnya, banyak peternakan yang memelihara luwak secara khusus. Mereka dikandangi dan diberi makan paksa untuk menghasilkan kopi luwak.

Harga kopi luwak menjadi sangat mahal karena proses fermentasi biji kopi di dalam perut luwak.

Biji kopi terbaik yang dipilih untuk dimakan oleh luwak kemudian keluar bersama kotoran, dan disortir untuk diolah menjadi minuman kopi.

Kopi luwak dari luwak liar punya rasa yang lebih kaya karena luwak liar menggunakan instingnya untuk mencari biji kopi terbaik.

Rasa kopi luwak sendiri memang diklaim berbeda dari yang lain.

Kandungan kafein pada kopi luwak lebih rendah karena sudah melalui proses fermentasi di perut luwak, menurut Aris Kadarisman selaku pengajar di Indonesia Coffee Academy.

Selain itu, rasa kopi luwak juga tidak menyangkut di tenggorokan.

Khusus kopi luwak arabica juga memiliki karakteristik rasa yang lebih fruity sedangkan kopi luwak robusta cenderung memiliki rasa mint. Rasa kopi luwak lebih lembut dari kopi lainnya.

Foie gras adalah pate yang sangat mahal dan dibuat dari hati bebek atau angsa yang sudah diberi lemak hingga membesar sekitar 10 kali ukuran normal. Rasa dari foie gras ini sangat kaya dan terasa berlemak tapi tetap lembut.

Foie gras punya harga yang sangat mahal, tapi ternyata proses di baliknya sangat kejam.

Bebek dan angsa tersebut dipaksa diberi makanan jagung lewat saluran makanan yang dipasangkan pada mereka.

Praktik ini sudah dilakukan sejak tahun 2500 sebelum Masehi, saat orang-orang Mesir kuno belajar bahwa banyak burung yang bisa digemukkan lewat proses pemaksaan makan.

Kini, banyak negara yang sudah menetapkan aturan melawan praktik ini, serta mempengaruhi produksi, import, dan penjualan dari foie gras.

https://travel.kompas.com/read/2020/04/11/160800227/8-makanan-paling-mahal-di-dunia-ada-kopi-indonesia-capai-rp-11-juta-per

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke