Salin Artikel

Kisah Perjuangan Berburu Es Krim Viennetta, Ada yang Belum Dapat Hingga Sekarang

JAKARTA, KOMPAS.com – Es krim Viennetta dari Wall’s yang legendaris kembali muncul awal bulan April 2020 kemarin.

Kemunculannya ini seakan mengabulkan keinginan para netizen yang banyak menginginkan kembalinya Viennetta.

Es krim yang terkenal di generasi 90-an ini memang punya tempat tersendiri. Saat itu, harga satu es krim Viennetta dihargai sekitar Rp 30.000.

Harga yang dianggap terlampau mahal untuk ukuran sebuah es krim, membuat beberapa orang hampir tidak membelinya.

Namun kini, setelah kemunculannya yang terbatas banyak netizen yang akhirnya memburu es krim Viennetta.

Ada yang berhasil mendapatkannya, tapi ada juga yang hingga kini masih belum berhasil menemukan Viennetta.

Ia berhasil mendapatkan es krim Viennetta karena adik kos-nya kebetulan bekerja di salah satu toko yang menyediakan es krim Viennetta.

“Aku sempat nanya ke temenku yang itu, ini sudah ada belum di tempat kamu? Awalnya dia bilang kalau es krimnya enggak ada. Dia bahkan enggak tahu kalau es krim ini mau come back lagi,” tutur Nisa pada Kompas.com, Sabtu (11/4/2020).

“Terus belum ada seminggu dari itu, temanku itu kasih tahu kalau di tempatnya dia sudah dateng si Viennetta-nya. Akhirnya aku langsung kabarin teman-teman aku yang ada di grupku kalau memang mau Viennetta, akhirnya mereka titip belikan dulu ke aku,” sambung Nisa.

Menurutnya, di toko temannya itu Viennetta yang tersedia tak banyak. Bahkan sebagian di antaranya sudah dipesan lebih dulu oleh orang lain.

Ia menduga kalau memang ada konsumen yang sempat pesan ketika Viennetta tersebut datang agar disisihkan untuk mereka.

Ia sendiri berhasil mendapatkan lima kotak Viennetta dengan masing-masing kotak seharga Rp 60.000. Menurutnya, rasa dari es krim Viennetta tersebut cukup enak dan seperti es krim pada umumnya.

“Ya wajar sih mungkin karena orang-orang pada penasaran. Mungkin ada tipe yang kayak aku, dulunya belum pernah nyobain dan sekarang udah punya uang sendiri yang gak minta sama orang tua.

Kalau ditanya rasanya gimana sih, rasanya kayak rasa es krim saja. Aku enggak bisa mendeskripsikan bedanya dengan yang dulu karena belum pernah coba. Tapi enak aja sih buat harga segitu worth it dan es krimnya besar juga bisa dimakan 2-3 orang,” jelas Nisa.

“Eh ada dong (es krim Viennetta) terus aku langsung beli harganya Rp 55 ribu. Kayaknya baru banget datang. Soalnya mbak minimarketnya bilang, ini kalau enggak masuk setruk enggak apa-apa ya. Soalnya ini produk baru jadi belum diinput,” jelas Arina pada Kompas.com, Sabtu (11/4/2020).

Abi Mahsa Putra Suhardi (23) juga mendapatkan keberuntungan saat mencari es krim Viennetta di sekitar rumahnya.

Abi mengaku kalau dirinya memang selalu ingin membeli es krim Viennetta sejak awal kemunculannya.

“Karena harus physical distancing jadi enggak bisa sering keluar. Satu hari lagi ke salah satu minimarket, terus lihat ke bagian es krim. Kebetulan ada dan stok terakhir,” kata Abis pada Kompas.com, Sabtu (11/4/2020).

Menurut Abi, rasa es krim Viennetta ini cukup lezat. Sebelumnya, ia belum pernah memakan es krim Viennetta. Bagi Abi, rasa es krim ini mirip kue tart yang diberi saus cokelat.

Belum berhasil mendapatkan Viennetta

Berbeda dari ketiga orang di atas, ada juga yang belum berhasil menemukan es krim Viennetta. Salah satunya adalah Muhammad Imaduddin (22).

Imad, panggilan akrabnya, pernah makan Viennetta sesekali sebagai sajian berbuka puasa saat bulan Ramadhan bersama keluarga.

“Dulu ya rasanya kayak es krim pada umumnya saja. Tapi teksturnya lebih lembut, terus kalau dibekukan kayak kue. Enak dan bikin kenyang. Kesannya juga es krim mewah gitu, makanya mungkin hype-nya di situ,” tutur Imad pada Kompas.com, Sabtu (11/4/2020).

Apalagi sekarang ia sudah bisa membeli es krim Viennetta dengan uang sendiri, memberikan kepuasan tersendiri.

“Nyari banget karena sekangen itu sama Viennetta. Di minimarket dekat rumah enggak ada. Kalau ke supermarket agak jauh dari rumah sementara lagi takut karena corona.

Jadi sementara coba cari-cari aja di Twitter siapa tahu ada yang bisa delivery pakai ojol (ojek online). Tapi ternyata yang jual tuh jauh-jauh,” jelas Imad sambil tertawa.

Senada dengan Imad, Agung Pratama Putra (24) juga mengaku masih takut untuk datang ke supermarket yang agak jauh dari tempat kosnya di Jakarta.

Sejauh ini, ia hanya berani mencari es krim Viennetta di minimarket sekitar dan hingga kini belum berhasil menemukannya.

“Kebetulan ada 3 minimarket nih. Tapi setelah dicek beberapa kali emang belom ada sih. Sempat ngecek sekitar 2-3 kali ke minimarket-minimarket itu,” jelas Agung pada Kompas.com, Sabtu (11/4/2020).

Kalau kamu, sudah cobain es krim Viennetta?

https://travel.kompas.com/read/2020/04/11/190600627/kisah-perjuangan-berburu-es-krim-viennetta-ada-yang-belum-dapat-hingga

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Travel Update
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.