Salin Artikel

Itinerary Wisata Virtual Yogyakarta, Keliling Kota Gudeg dari Gawai atau Latop

Jangan khawatir, kamu masih bisa berjalan-jalan dengan cara virtual. Saat ini, tur virtual tengah ramai dibicarakan lantaran orang tak lagi bisa berwisata pada masa pandemi seperti ini.

Hadirnya tur virtual membuatmu tak perlu mengeluarkan biaya besar untuk jalan-jalan, cukup sediakan paket internet dan gawaimu untuk menjelajahi destinasi wisata yang diinginkan.

Kali ini, kamu bisa memulainya dari destinasi wisata Yogyakarta. Kompas.com telah merangkum itinerary perjalanan wisata virtual satu hari di Yogyakarta.

Itinerary ini bisa menjadi pilihan tur virtualmu ke Yogyakarta.

Untuk mengawali perjalanan ini, masuklah ke aplikasi Google lalu atur tampilan Street View dengan sudut 360 derajat. 

Berikut rangkuman itinerary wisata virtual Yogyakarta seharian:

1. Pukul 07.00 WIB mencari sarapan Gudeg di Jalan Wijilan

Sebelum memulai wisata ke tempat-tempat asyik di Yogyakarta secara virtual, kamu bisa memulainya dengan membayangkan sarapan Gudeg di Jalan Wijilan, Kota Yogyakarta.

Tentu siapkan juga makanan khas Yogyakarta di rumah semisal gudeg. Jika tak ada gudeg, kamu bisa membuat hidangan sayur krecek, ayam kampung, dan telur bulat karena kedua makanan tersebut identik disandingkan dengan gudeg. 

Kamu bisa mengawalinya dengan membuka Google Maps dan mengetik Jalan Wijilan untuk rute yang dipilih. Lalu kamu akan menemui beragam kios atau toko penjual makanan Gudeg yang ramai di jalan tersebut.

Jalan Wijilan sendiri merupakan sebuah jalan di Kota Yogyakarta yang terkenal sebagai sentra wisata kuliner Gudeg.

Gudeg yang terkenal di daerah sana di antaranya Gudeg Yu Djum, Gudeg Bu Lies, Gudeg Bu Widodo, dan masih banyak lagi.

Langsung saja meluncur ke link Google Maps Jalan Wijilan Yogyakarta.

2. Pukul 08.30 WIB ke Benteng Vredeburg

Untuk merasakan sensasi berkunjung sungguhan, kamu bisa memakai tampilan 360 derajat kala mengunjungi Benteng Vredeburg, Yogyakarta.

Caranya pun masih sama, cukup buka Google Maps lalu ketik Benteng Vredeburg dan pilih dengan tampilan 360 derajat. Lalu kamu akan melihat tampilan suasana Benteng Vredeburg seperti nyata dan serasa di sana.

Namun karena kamu tidak bisa menjelajah lebih jauh ke dalam museum benteng Vredeburg, kamu bisa sembari membuka halaman resmi Benteng Vredeburg untuk mendapat informasi seputar koleksi museum.

Pada link Google Arts & Culture ini, kamu bisa melihat beragam karya seni yang dipamerkan pada perhelatan Biennale setiap tahunnya, mulai dari tahun 2011.

Kamu bisa melihat ragam karya seni kerjasama antara Indonesia dengan negara lainnya misal India, Nigeria, Arab dan masih banyak lagi.

4. Pukul 12.00 WIB santap siang di Warung Kopi Klotok, Pakem

Tibalah saatnya kamu santap siang. Kendati virtual, kamu bisa juga membayangkan berkunjung ke warung makan siang di Yogyakarta yaitu Warung Kopi Klotok Pakem Sleman.

Caranya, cukup buka Google Maps dan ketik Warung Kopi Klotok Pakem. Kamu bisa melihat beragam foto dari pengunjung seperti foto makanan, suasana sawah dekat warung.

Kamu juga bisa melihat suasana sekitar Warung Kopi Klotok secara 360 derajat.

Ada baiknya kamu juga tetap tidak melupakan makan siang sungguhan di rumah ya.

Kamu bisa menyiapkan menu makanan andalan di Warung Kopi Klotok misalnya sayur lodeh, tempe goreng, telur dadar goreng crispy, dan tentunya kopi hitam atau teh hangat.

5. Pukul 13.30 WIB ke Candi Prambanan

Belum sah rasanya jika jalan-jalan ke Yogyakarta tanpa mengunjungi Candi Prambanan. Kendati hanya di rumah, kamu bisa juga main ke candi Hindu ini dengan cara virtual.

Cukup dengan membuka Google Maps dan ketik Candi Prambanan, lalu pilih tampilan 360 derajat. Kamu akan menemukan sensasi berkunjung sungguhan ke candi.

Kamu bisa melihat struktur stupa dan batu yang ada di Candi Prambanan, tanpa takut tersengat matahari siang.

Tampilan 360 derajat ini juga membuat kamu melihat secara detail suasana candi, mulai dari pengunjung, candi, langit, hingga pohon-pohon di sekitar candi.

Kendati virtual, kamu tetap bisa merasakan dan melihat detail suasana pantai, mulai dari bebatuan karang, laut, hingga pasir pantai.

Bahkan kamu juga bisa melihat ombak biru tengah menghantam batu karang. Selain itu, pantai yang dikenal dengan lagoonanya ini juga dapat kamu lihat secara jelas.

Biasanya, waktu yang tepat berkunjung ke pantai ini adalah pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Namun karena virtual, kamu bisa mengunjunginya kapan saja.

Caranya, kamu cukup buka Google Maps dan ketik Pantai Wediombo.

7. Pukul 18.00 WIB santap malam di angkringan Jalan Mangkubumi

Selesai berwisata ke pantai Wediombo secara virtual, kamu bisa melanjutkan dengan kulineran malam di sekitar Jalan Mangkubumi.

Sebelum memulai wisata virtual, siapkan juga makan malam dengan suasana angkringan misalnya nasi kucing, sate usus, sate telur, tempe goreng, tahu, dan tentunya kerupuk. 

Untuk minumannya, kamu bisa menyiapkan es teh manis, kopi hitam, atau susu jahe.

Berbeda dengan kuliner di pagi dan siang hari, kali ini kamu akan merasakan kuliner angkringan yang terkenal di Yogyakarta, tepatnya di depan Kedaulatan Rakyat.

Caranya, cukup buka Google Maps dan ketik Angkringan Jalan Mangkubumi Yogyakarta.

Ada sekitar tiga angkringan besar yang biasanya ramai pada malam hari. Kamu bisa melihat foto dan suasana sekitar angkringan mulai dari makanan, minuman hingga para pembelinya.

Sebelum wisata virtual, kamu bisa menyiapkan minuman yang biasa ada di Kopi Joss yaitu kopi hitam, tidak harus menggunakan arang. Cukup kopi hitam panas atau pun susu putih.

Kendati virtual kamu bisa merasakan suasana "ngopi" dengan cara melihat foto makanan, kopi Joss, hingga para pengunjung. Tentunya kamu juga bisa melihat para musisi jalanan tengah menghibur para pengunjung.

Caranya, kamu cukup membuka Google Maps dan ketik Kopi Joss Yogyakarta, gunakan juga mode Street View agar kamu bisa merasakan tampilan 360 derajat.

9. Pukul 21.00 WIB nikmati malam di Jalan Malioboro

Perjalanan wisata virtual bisa kamu akhiri dengan jalan santai di Jalan Malioboro. Kamu bisa merasakan suasana malam di jalan yang identik selalu ramai wisatawan ini.

Caranya, cukup buka Google Maps dan ketik Jalan Malioboro Yogyakarta. Setelah itu, kamu bisa menikmati suasana ramai di sana misalnya menonton pertunjukan angklung. Kamu juga bisa melihat suasana malam di sekitar Mal Malioboro.

Kamu bisa menikmati jalan-jalan hingga menuju titik 0 kilometer Kota Yogyakarta, tentu dengan cara virtual.

https://travel.kompas.com/read/2020/04/16/200700327/itinerary-wisata-virtual-yogyakarta-keliling-kota-gudeg-dari-gawai-atau-latop

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.