Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kapan Kita Bisa Traveling Lagi?

Pasalnya, hampir semua tempat wisata hingga penerbangan di dunia tutup, sehingga praktis tidak ada aktivitas di jantung pariwisata.

Namun sampai kapan situasi ini akan berakhir? Hingga kini belum ada satu pun yang mengetahui kapan virus akan benar-benar hilang dan memulihkan keadaan seperti semula.

Kendati demikian, pariwisata sepertinya mulai bangkit dari keterpurukan.

Melansir Lonely Planet, Direktur World Travellers Association Jorge Branco mengatakan, akan ada opsi untuk memulai perubahan atau transisi secara bertahap ke arah normal.

"Industri travel adalah bagian besar dari kesehatan ekonomi banyak negara, jadi saya membayangkan pada akhir musim panas pariwisata akan mulai lagi," kata Branco seperti dikutip Lonely Planet.

Lanjutnya, meski tidak mudah--pemerintah, pakar kesehatan, dan penyedia pariwisata akan secara metaforis memasang dimmer secara bertahap meningkatkan gaya hidup dan traveling ke arah normal.

Prediksi lainnya adalah, perjalanan bisnis akan menjadi kemungkinan yang pertama dimulai sebelum perjalanan konsumen wisata.

Menurut Asosiasi Perjalanan Bisnis Global, sepertiga bisnis berharap untuk melanjutkan perjalanan pada akhir musim panas, dengan sepertiga lainnya di akhir tahun.

Menanggapi hal ini, banyak pemerintah di berbagai negara tengah berencana meningkatkan pariwisata domestik dalam beberapa bulan mendatang.

"Kami akan mengembangkan pariwisata domestik," kata European Commissioner dari Perancis, Thierry Breton.

"Karena beberapa daerah lebih terkontaminasi daripada yang lain, mereka tidak akan dibuka kembali dengan kecepatan yang sama dengan lainnya," lanjutnya.

Hal senada juga dikatakan Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte yang akan memberitahu penduduk Italia untuk pergi berlibur di negaranya saja.

Bagi wisatawan domestik, hal ini merupakan kesempatan untuk berharap diskon besar pada semua kegiatan pariwisata, dan semua hal pendukungnya seperti maskapai, hotel dan lainnya.

"Maskapai memiliki penerbangan, dan saya berharap ada pilihan yang lebih murah untuk merangsang perjalanan lagi," ujar Branco.

Muncul juga pendapat agar Disney World dibuka kembali, meski hingga kini belum ada informasi apapun dari pihak Disney terkait hal tersebut.

Namun, perlu diketahui, hampir dua pertiga orang Amerika sudah bergerak untuk membuka kembali restoran dan toko-toko pada bulan Mei. Hal tersebut disampaikan Associated Press.

Selama pandemi corona, rute penerbangan internasional yang telah dibatalkan sebesar 95 persen dalam dua bulan terakhir.

Ditambah dengan fakta, maskapai hanya terbang dengan 5 persen dari beban penumpang pada saat normal.

Oleh karena itu, diperkirakan international travel kemungkinan akan memakan waktu lebih lama untuk dibuka kembali.

Pada bulan lalu CEO Delta Ed Bastion memprediksi, international travel ini bisa memakan waktu dua hingga tiga tahun untuk kembali ke jumlah rekor penerbangan penumpang yang diangkut pada 2019.

Sebagian besar para ahli penerbangan sepakat, international travel akan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih, terutama dengan begitu banyak perbatasan tertutup atau terbatas di seluruh dunia.

Branco menambahkan, akan ada ketakutan bagi wisatawan yang bepergian ke luar negeri. Namun ini semua masih berbentuk opini, kata dia.

"Pada akhirnya semua itu berdasarkan opini, dan tidak ada yang tahu pasti apa yang akan terjadi dan kapan itu akan terjadi," kata Branco.

"Kami ingin tetap optimis dan terus memberikan layanan kami ketika kami diizinkan serta ketika orang-orang mengatasi ketakutan awal untuk meninggalkan negaranya," jelasnya.

Branco pun mengakhiri prediksinya dengan pernyataan singkat, pariwisata atau travel akan perlahan-lahan berjalan mulai musim panas.

Namun sekali lagi, ia mengkhawatirkan hal berbeda terjadi pada international travel yang diprediksi menjadi yang paling lambat untuk pulih.

Ia berharap sepenuhnya pada keputusan jelas dari pejabat kesehatan dan pemerintah untuk menangani hal ini.

"Setelah itu semua, saya percaya para pelancong yang rajin akan mulai menjelajahi dunia lagi," pungkasnya.

https://travel.kompas.com/read/2020/05/08/150500727/kapan-kita-bisa-traveling-lagi

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemeriahan Cap Go Meh 2023 di Bogor, Beda dari Tahun-tahun Sebelumnya

Kemeriahan Cap Go Meh 2023 di Bogor, Beda dari Tahun-tahun Sebelumnya

Travel Update
Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Jalan Jalan
Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Jalan Jalan
4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

Jalan Jalan
Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Travel Update
Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Travel Update
Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Travel Update
Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Travel Update
Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Jalan Jalan
10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

Jalan Jalan
Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Travel Update
Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Travel Tips
Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+