Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

[POPULER TRAVEL] Aturan Maskapai saat Corona | Resep Es Leci Yakult

Berita populer lainnya adalah KAI operasikan enam KA Luar biasa mulai 12 Mei 2020, syarat penumpang dan rute yang dilayani Garuda Indonesia.

Kemudian, tujuh prosedur baru calon penumpang di Bandara Soekarno-Hatta serta resep es leci yakult.

Untuk lengkapnya, berikut berita terpopuler Travel Kompas.com pada 11 Mei 2020.

Industri jasa satu ini sempat berhenti sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona. Namun, perlahan satu demi satu maskapai penerbangan mulai beroperasi dengan sejumlah perubahan.

Adapun perubahan tersebut yakni mulai mempertimbangkan apa saja yang harus dilakukan untuk kembali bisa membawa penumpang dengan aman.

Langkah pertama yakni membuat para penumpang merasa aman berada di ruangan tertutup berupa pesawat dengan menetapkan regulasi tertentu saat mengudara.

Baca selengkapnya di sini.

Bila biasanya ada kurma, kolak, dan sup buah, kali ini kamu dapat membuat kreasi minuman segar lain, salah satunya Es Leci Yakult.

Kesegaran minuman takjil satu ini bisa menghilangkan dahaga setelah melaksanakan puasa seharian.

Hotel Salak The Heritage Bogor membagikan cara membuat Es Leci Yakult yang mudah dibuat sendiri di rumah sembari menunggu waktu berbuka.

Baca selengkapnya di sini.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, penumpang yang diperbolehkan menggunakan KLB adalah yang memenuhi syarat dan kriteria dari Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020.

"Terdapat enam perjalanan Kereta Api Luar Biasa yang kami operasikan untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan pemerintah dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat," ujar Joni melalui rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (10/5/2020).

Sesuai surat edaran tersebut, masyarakat yang diperbolehkan menggunakan 6 KLB ialah pekerja di pelayanan penanganan Covid-19, pertahanan dan keamanan, kesehatan, dan kebutuhan dasar.

Kemudian fungsi ekonomi penting, perjalanan darurat pasien atau orang yang memiliki keluarga inti sakit keras atau meninggal, serta repatriasi.

Baca selengkapnya di sini.

Hal ini sesuai dengan ketentuan kriteria penumpang yang mengacu pada Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (6/5/2020) mengatakan kebijakan tersebut diambil setelah pihaknya berkomunikasi secara intensif bersama pemerintah dan otoritas terkait.

Komunikasi bersama antara Garuda Indonesia dan pemerIntah untuk memastikan kesiapan kebutuhan layanan penerbangan guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Reservasi layanan penerbangan tersebut dapat diakses mulai sore hari ini, Rabu (6/5/2020) melalui seluruh kanal penjualan owned channel tiket Garuda Indonesia," ujarnya seperti dikutip Kompas.com, Rabu.

Baca selengkapnya di sini.

Kendati demikian, ada beberapa prosedur baru yang perlu diperhatikan calon penumpang.

Melalui rilis yang diterima Kompas.com, Senin (11/5/2020), PT Angkasa Pura II (Persero) mengeluarkan prosedur baru untuk keberangkatan penumpang.

Direktur of Operations and Services AP II Muhamad Wasid mengatakan, prosedur baru ini dijalankan di semua bandara yang dikelola perseroan dengan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan.

“Prosedur baru dalam memproses keberangkatan penumpang itu ditetapkan guna memastikan terpenuhinya ketentuan dan syarat di dalam SE No 4/2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dan SE No 31/2020 yang diterbitkan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan," kata Wasid, seperti dikutip rilis.

Baca selengkapnya di sini.

https://travel.kompas.com/read/2020/05/12/064000627/-populer-travel-aturan-maskapai-saat-corona-resep-es-leci-yakult

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke