Salin Artikel

Masjid Shitta Bey, Masjid Tertua di Nigeria yang Berdiri Sejak 1894

KOMPAS.com – Masjid Shitta Bey, atau dikenal sebagai "Masjid Turki", merupakan salah satu masjid tertua di Nigeria. Masjid ini didirikan oleh pebisnis ternama--Mohammed Shitta Bey.

Mengutip Daily Sabah, pembangunan masjid dilihat langsung oleh Sultan Abdul Hamid II yang merupakan sultan ke-34 Kerajaan Ottoman.

Masjid tersebut dianggap sebagai salah satu peninggalan bersejarah yang paling penting di Nigeria. Bahkan, Masjid Shitta Bey dijadikan sebagai tempat pertemuan Muslim di sana.

Dibangun pada 1891

Pada akhir abad ke-19, Shitta yang merupakan seorang saudagar kelahiran Sierra Leone, membangun Masjid Shitta Bey di Lagos, Nigeria.

Mengutip Rabaah.com, Shitta merupakan keturunan Yoruba yang kemudian diberi gelar “Bey” oleh Hamid.

Gelar tersebut diberikan sebagai penghormatan lantaran Shitta merupakan pemimpin komunitas Muslim di Lagos.

Pada saat itu, dia membiayai pembangunan masjid berdasarkan desain seorang arsitek asal Brazil bernama Joao Batista da Costa.

Pembangunan masjid dilakukan oleh orang-orang Afro-Brasil yang kembali untuk memperkenalkan gaya arsitektur khas Afrika Barat yang rumit. Banyak dari mereka merupakan pengrajin terampil.

Pembangunan selesai pada 3 Juli 1894 dan segera diresmikan oleh Gubernur Lagos. Masjid Shitta Bey merupakan masjid paling modern dan termahal di British West Africa, daerah jajahan Inggris di Afrika Barat pada saat itu.

Peresmian dihadiri oleh banyak orang penting

Dalam peresmian masjid, Shitta juga mengundang Hamid. Melalui undangan tersebut, dia berharap bahwa Hamid akan membantu dalam penyebaran Islam di daerah tersebut.

Kendati demikian, dia tidak bisa datang. Hamid kemudian mengirim perwakilannya, Abdullah Quilliam, yang turut membawakan Order of Osmanieh dan Order of the Medjidie.

Selain itu, Quilliam juga dikirim untuk menyampaikan dukungan terbuka bagi Muslim di Afrika Barat.

Acara peresmian Masjid Shitta Bey merupakan acara sosial dan keagamaan yang penting di Lagos pada saat itu.

Bahkan, mengutip Masjed.ir, ada juga yang hadir dari barat Sudan. Tidak hanya Muslim, juga umat Kristen dan masyarakat lain yang ingin memberi selamat.

Ribuan Muslim terlihat menunggangi kuda, kereta kuda, bahkan berjalan kaki. Hujan deras yang mengguyur hari peresmian tidak membuat pria, wanita, dan anak-anak berhenti melakukan paradei di jalan sembari menyanyikan berbagai macam lagu.

Hingga kini, Masjid Shitta Bey masih berfungsi dan bangunannya masih dipelihara dengan baik. Bahkan pada 10 Desember 2013, masjid tersebut dijadikan sebagai satu dari sembilan monumen nasional oleh Nigerian National Museums and Monuments Commision.

https://travel.kompas.com/read/2020/05/18/073000527/masjid-shitta-bey-masjid-tertua-di-nigeria-yang-berdiri-sejak-1894

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.