Salin Artikel

NTT Kembali Buka Pariwisata dengan Protokol Kesehatan

Menurut Wayan, sejumlah tempat wisata di NTT akan dibuka, namun aktivitas di lokasi wisata tetap harus mengikuti anjuran pemerintah.

"Protokol kesehatan mesti diikuti oleh semua pihak. Hal itu tentu dalam rangka mencegah penyebaran virus corona seperti memakai masker, menjaga jarak fisik dan mencuci tangan dengan sabun,"ujar Wayan kepada sejumlah wartawan di Kupang, Kamis (28/5/2020) pagi.

Wayan menyebut, pembukaan kembali destinasi wisata dilakukan secara selektif, terutama destinasi yang telah siap dengan sarana untuk protokol kesehatan (new normal).

Untuk memastikan destinasi mana yang siap pada 15 Juni, lanjut Wayan, pihaknya akan menyurati setiap kabupaten dan kota untuk menanyakan tentang kesiapan mereka.

Keputusan membuka kembali destinasi wisata disampaikan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, pada rapat virtual, Selasa (26/5/2020) kemarin

Setelah itu lanjut Wayan, pihaknya kemudian menggelar rapat virtual dengan sejumlah pihak yakni Badan Promosi Wisata Provinsi, BOP Labuan Bajo Flores dan Asosiasi Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementrian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Dalam rapat itu, kata Wayan, semuanya mendukung pembukaan destinasi wisata terutama yang telah siap dengan sarana protokol kesehatan.

Namun, sebut Wayan, sebelum pembukaan kembali destinasi wisata, daerah diminta membangun komunikasi dengan masyarakat di dekat lokasi wisata untuk mengantisipasi adanya penolakan, termasuk memastikan di lokasi tersebut aman dari peluang penyebaran virus corona.

Saat pembukaan kembali destinasi wisata, Wayan memastikan pengunjung lebih banyak dari kelompok wisatawan lokal, namun pengelola diminta memastikan seluruh protokol kesehatan ditaati wisatawan.

Selain itu, keterangan bebas Covid-19 cukup mahal dan proses mendapatkan keterangan tersebut juga tidak mudah.

"Dalam rapat kemarin, memang ada usulan untuk dilakukan penyesuaian dengan mengunakan ukuran protokol kesehatan seperti ukur suhu tubuh, cuci tangan dan kenakan masker, digunakan sebagai dasar untuk tes, sehingga tidak memberatkan wisatawan melakukan kunjungan ke destinasi wisata,"kata Wayan.

Secara terpisah Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu mengungkapkan, khusus untuk destinasi pariwisata populer, Viktor menegaskan kepada para pimpinan daerah untuk segera mempersiapkan destinasi tersebut.

Karena, sebut Marius, dipekirakan setelah keadaannya pulih secara internasional, akan banyak orang yang akan datang ke Indoensia, termasuk NTT.

"Dalam rapat dan arahannya Bapa Gubernur perintahkan semua bupati yang memiliki destinasi populer seperti, Pulau Komodo di Manggarai Barat, Danau Kelimutu di Ende, Mulut Seribu di Rote Ndao dan Kalaba Maja di Sabu Raijua serta Taman Bawah Laut di Alor itu semua harus diberi perhatian,"kata Marius.

Marius mengungkapkan, ekonomi kreatif pun mulai dibuka kembali.

"Kita harapkan dari kebijakan ini ekonomi NTT kembali bergerak dan bertumbuh," tutupnya.

https://travel.kompas.com/read/2020/05/28/112000427/ntt-kembali-buka-pariwisata-dengan-protokol-kesehatan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Wisata Bedugul Bali, Banyak Spot Foto Instagramable  

10 Wisata Bedugul Bali, Banyak Spot Foto Instagramable  

Jalan Jalan
Wisata ke Kawasan Bunker Kaliadem Yogyakarta Tidak Harus Sewa Jip

Wisata ke Kawasan Bunker Kaliadem Yogyakarta Tidak Harus Sewa Jip

Travel Update
9 Tempat Nongkrong Murah di Trawas Mojokerto, Ada yang Berkonsep Taman

9 Tempat Nongkrong Murah di Trawas Mojokerto, Ada yang Berkonsep Taman

Jalan Jalan
Tanjung Benoa Bali Jadi Kampung Pertama Siaga Tsunami UNESCO

Tanjung Benoa Bali Jadi Kampung Pertama Siaga Tsunami UNESCO

Travel Update
GPIB Immanuel Malang Menyimpan Dua Alkitab Kuno Berusia Ratusan Tahun

GPIB Immanuel Malang Menyimpan Dua Alkitab Kuno Berusia Ratusan Tahun

Jalan Jalan
Endek Bali Jadi Suvenir untuk Delegasi GPDRR 2022

Endek Bali Jadi Suvenir untuk Delegasi GPDRR 2022

Travel Update
Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Travel Update
Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Travel Update
6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

Travel Tips
Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Travel Update
Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Travel Tips
Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Jalan Jalan
Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Travel Tips
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.