Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Liburan ke Lombok, Jangan Lupa ke Gili Air

JAKARTA, KOMPAS.com – Nol kasus positif virus corona (Covid-19) di kawasan tiga gili-Trawangan, Air, dan Meno--membuat Pemerintah Lombok Utara siap menerima kembali wisatawan.

Kawasan tiga gili di Nusa Tenggara Barat terkenal akan keunikannya tersendiri. Setiap pulaunya pun memiliki karakter yang berbeda.

Gili Air, misalnya, pulau tersebut memiliki suasana yang lebih tenang dari Gili Trawangan. Jika ingin suasana yang sepi, kamu bisa berkunjung ke sana.

Namun sebelum berkunjung, pastikan kamu patuhi protokol kesehatan yang berlaku di sana agar liburan tetap aman dan nyaman.

Lantas, apa saja yang bisa dilakukan di Gili Air?

Keindahan Gili Air sudah tidak perlu dipertanyakan. Mulai dari jernihnya air laut, hingga pemandangan bebas polusi, bisa kamu lihat sejauh mata memandang.

Dari bibir pantai saja, kamu sudah bisa lihat bebatuan dan kerang yang menghiasi lautan. Bergerak sedikit ke tengah laut, kamu bisa lihat berbagai macam ikan dan karang.

Jika ingin melihat lebih dekat, tetapi tidak memiliki peralatan menyelam, kamu bisa menyewa peralatan ke beberapa stand penyewaan di sana.

Ekosistem bawah laut Gili Air masih terjaga. Saat menyelam, pastikan kamu tidak menginjak atau bertumpu pada karang agar tidak merusaknya.

  • Jalan-jalan di pinggir pantai menggunakan sepeda dan kuda

Sama seperti Gili Trawangan dan Gili Meno, Gili Air pun bebas polusi lantaran di sana tidak ada kendaraan bermotor.

Untuk menjelajahi pulau, kamu bisa manfaatkan penyewaan sepeda, cidomo (delman), atau motor listrik.

Jika ingin berjalan-jalan di bibir pantai menggunakan sepeda, kamu perlu hati-hati dalam menavigasikannya agar tidak jatuh atau terpeleset.

Sembari mengendarai sepeda, jangan lupa untuk perhatikan tepi pantai. Siapa tahu kamu menemukan bulu babi atau teripang yang terdampar.

Selain sepeda, kamu juga bisa jalan-jalan di pinggir pantai dengan menyewa kuda. Jangan terlalu kencang menarik tali pengekang agar kuda tetap merasa nyaman.

  • Berburu sunset

Melihat sunset (matahari terbenam) dari pinggir pantai memiliki nuansa romantis tersendiri. Sembari menunggu, kamu bisa mempersiapkan beberapa hal.

Misalnya, kamu bisa bawa hammock dari penginapan untuk diikat di antara dua pohon di pinggir pantai.

Usai mendirikan hammock, pesan es buah dan hidangan ringan dari warung makan terdekat untuk disantap.

Saat matahari terlihat mulai terbenam, kamu bisa menikmati kelezatan es kelapa dan hidangan ringan sembari bersantai di hammock.

Kamu juga bisa menikmati matahari terbenam dengan duduk-duduk di pinggir pantai. Jangan lupa untuk membawa alas jika kamu risih dengan pasir yang menempel di tubuh.

https://travel.kompas.com/read/2020/06/18/191500627/liburan-ke-lombok-jangan-lupa-ke-gili-air

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+