Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Farm House dan Floating Market Buka, Harga Tiket Naik

JAKARTA, KOMPAS.com – Dua tempat wisata di Lembang, Farm House dan Floating Market, dibuka kembali sejak Sabtu (13/6/2020).

PR Perisai Group, Intania Setiati, menuturkan kepada Kompas.com--keduanya memiliki protokol kesehatan yang sama.

“Hanya terima wisatawan dari Jawa Barat (Jabar). Periksa KTP dan lihat plat mobil dari wilayah Jabar,” kata Intania, Kamis (18/6/2020).

Perisai Group merupakan perusahaan yang menaungi Farm House, Floating Market, dan Great Asia Africa. Ketiga tempat wisata sudah dibuka pada waktu yang bersamaan.

Intania menuturkan, sebelum pengunjung membeli tiket, mereka akan diperiksa suhu tubuhnya terlebih dahulu jika sudah dipastikan bahwa mereka berasal dari Jabar.

Mereka juga harus sudah memakai masker, dan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memasuki area tempat wisata.

"Kalau belum menggunakan masker, kami akan beri masker saat mereka membeli tiket," ujar Intania.

Namun, diakui Intan, tidak semua wisatawan asal Jabar bisa masuk. Sebab, pihaknya menerapkan pembatasan pengunjung sebanyak 30 persen dari kapasitas keseluruhan.

“Kami kerjasama dengan TNI, kepolisian setempat, Dinas Kesehatan, Satgas Penanganan Covid-19, dan Dinas Perhubungan. Ada yang patroli, ada yang standby dekat Posko Terpadu Covid-19,” tutur Intania.

Pembatasan pengunjung sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 46 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Secara Proporsional Sesuai Level Kewaspadaan Daerah Kabupaten/Kota Sebagai Persiapan Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Pencegahan Dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Posko Terpadu Covid-19 berfungsi sebagai tempat untuk mengisolasi wisatawan yang menunjukkan gejala virus corona.

Intania menuturkan, selain membantu membatasi pengunjung, pihak-pihak yang turut bekerjasama dengan dua tempat wisata ini juga patroli di dalam area. Hal ini dilakukan guna mengurai kerumunan di beberapa spot berfoto.

“Wisatawan harus terus diingatkan. Kadang saking heboh ingin foto-foto, mereka membaur. Orang-orang kita, juga petugas, banyak keliling,” ungkap Intania.

Pembatasan atraksi wisata

Farm House dan Floating Market merupakan tempat wisata luar ruangan. Namun, mereka memiliki beberapa atraksi wisata yang dibatasi.

Untuk becak mini, hanya satu orang saja yang boleh menaikinya. Sementara sampan di Floating Market hanya dibatasi menjadi dua orang.

Sementara atraksi wisata seperti Kota Mini di Floating Market ditutup total dan belum bisa beroperasi kembali.

“Untuk anak-anak masih rentan. Untuk sementara waktu belum buka. Rata-rata yang datang hanya ingin foto-foto dan menghirup udara segar,” ujar Intania.

Selain Kota Mini, kios peminjaman kostum di kedua tempat wisata pun ditutup guna menghindari penyebaran virus corona.

Kios peminjaman kostum kerap mengundang kerumunan karena banyak wisatawan yang ingin meminjam kostum.

Restoran pun dibatasi kapasitas pengunjungnya menjadi 50 persen. Tempat duduk juga diberi jarak guna mematuhi aturan jaga jarak.

Farm House dan Floating Market buka setiap hari mulai pukul 09:00 – 18:00 WIB. Untuk harga tiket, mereka menyesuaikan berdasarkan kesepakatan bersama pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk menaikkan harga sebesar 30 persen.

“Floating Market dari Rp 20.000 jadi Rp 30.000. Farm House dari Rp 25.000 jadi Rp 35.000,” kata Intania.

Dengan harga Rp 30.000, kamu bisa menukar tiket masuk Floating Market dengan minuman.

Jika ingin berkunjung ke dua tempat wisata tersebut, kamu bisa berangkat lebih pagi agar bisa masuk ke areanya.

Sebab, wisatawan yang datang saat area sudah mencapai kapasitas maksimal tidak diperkenankan untuk masuk dan akan dialihkan ke tempat wisata lain.

Farm House terletak di Jalan Raya Lembang No. 108, Gudangkahuripan, Lembang. Sementara Floating Market terletak di Jalan Grand Hotel No. 33E, Lembang.

https://travel.kompas.com/read/2020/06/19/172100927/farm-house-dan-floating-market-buka-harga-tiket-naik

Terkini Lainnya

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke