Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tak Hanya Travel Agent, Maskapai Pun Terpuruk Karena Covid

Country Manager of Indonesia dari International Air Transport Association (IATA) Rita Rompas mengatakan, industri penerbangan sama seperti travel agent yang mengalami mati suri akibat Covid-19.

"Travel agent mati suri, airlines juga mati suri pada saat ini. Kami melihat refund saja yang akan masuk ke BSP (skema penyelesaian tagihan) sampai bulan Juni itu sekitar 60 milyar dollar AS. Ini bukan main-main," kata Rita dalam webinar bincang bisnis ASITA bertajuk "New Normal Industri Penerbangan: Tata Niaga Baru BPW dan Airlines", Sabtu (20/6/2020).

Hal tersebut diakui Rita menjadi tantangan pertama bagi maskapai pada masa pandemi. Selain itu, ia mengungkapkan tantangan lainnya yang tengah dihadapi maskapai yaitu berubahnya tren booking.

"Kalau kita lihat tren yang ada saat ini, booking-booking yang ada di penerbangan itu hanya bisa dilihat dalam tiga hari sebelum keberangkatan. Kalau kita compare dengan tahun-tahun sebelumnya, booking itu bisa dilakukan pada saat ada Travel Fair untuk dapat tiket murah sehingga orang berduyun-duyun untuk beli tiket domestik dan internasional di peak season," jelasnya.

Kondisi saat itu, menurut Rita sangat menguntungkan maskapai sehingga mereka dapat memprediksi berapa hasil penjualan dan pendapatan yang akan masuk tahun ini.

Namun, ia menjelaskan bahwa kondisi menguntungkan itu tidak akan terjadi pada maskapai tahun ini, akibat pembatasan perjalanan di setiap daerah dan negara.

"Data yang masuk, semua area itu tidak ada forward booking yang bisa dilihat dengan jumlah yang memuaskan," terangnya.

Refund tiket

Terkait refund tiket, IATA mengakui maskapai juga sedang dalam kondisi kekurangan pemasukan sehingga belum dapat mengembalikan dana dalam bentuk uang kepada travel agent dan konsumen.

Ia berharap agar travel agent dan penumpang dapat lebih sabar untuk menunggu proses pemulihan berlangsung dengan baik, salah satunya dengan diaktifkannya kembali penerbangan domestik.

"Kami harap semua bersabar, kita tunggu dulu masa pemulihan ini seperti apa, dan adanya penerbangan domestik kembali dibuka juga. Meski kita terbang dalam keadaan rugi karena adanya pembatasan-pembatasan di setiap daerah tapi kami tetap jalankan," tuturnya.

Sementara itu Direktur Niaga dan Kargo Garuda Indonesia Mochamad R Pahlevi, dalam kesempatan yang sama, mengaku optimis dengan adanya penerbangan domestik yang kembali dibuka, dapat menggairahkan kembali pemasukan Garuda Indonesia. 

Meski diakuinya, saat ini penerbangan domestik belum dapat sepenuhnya dilakukan dan tak dapat menutupi kerugian.

"Jadi kita menyambut baik untuk menggalakkan destinasi-destinasi Indonesia yang belum maksimal dikenal. Kami juga menyadari tak bisa sendirian dan butuh travel agent untuk promosikan ini," kata Rizal.

Ia juga mengatakan agar maskapai dan travel agent dapat duduk bersama mencari solusi menghadapi masalah ini khususnya refund.

Senada dengan Rizal, Senior Sales Manager Lion Air, Mochamad Helmi menaruh harapan pada operasional kembalinya Lion Air Group melayani rute domestik.

Ia juga menyebut masalah refund, hingga kini Lion Air Group telah berkomunikasi dengan travel agent dan para konsumen.

"Kami sudah sampaikan kepada seluruh perwakilan untuk membantu proses refund atau apapun itu kepada seluruh mitra kerja kami yang ada di seluruh Indonesia," ungkapnya.

https://travel.kompas.com/read/2020/06/28/201400427/tak-hanya-travel-agent-maskapai-pun-terpuruk-karena-covid

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tempat Liburan Sekolah di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi 

10 Tempat Liburan Sekolah di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi 

Jalan Jalan
Cerita Penjual Barang Antik di Jalan Surabaya, Bertahan Lebih dari 40 Tahun

Cerita Penjual Barang Antik di Jalan Surabaya, Bertahan Lebih dari 40 Tahun

Jalan Jalan
10 Tempat Liburan di Jakarta Barat, Ada yang Gratis

10 Tempat Liburan di Jakarta Barat, Ada yang Gratis

Jalan Jalan
2 Bebek Raksasa Mengapung di Perairan Hong Kong, Ada Apa?

2 Bebek Raksasa Mengapung di Perairan Hong Kong, Ada Apa?

Travel Update
Kurma dan Cokelat, Produk Oleh-oleh Haji Paling Populer di Pasar Tanah Abang

Kurma dan Cokelat, Produk Oleh-oleh Haji Paling Populer di Pasar Tanah Abang

Travel Update
Omah Prahu 99, Tempat Nongkrong Asyik dengan Panorama Sunset Waduk Cengklik Boyolali

Omah Prahu 99, Tempat Nongkrong Asyik dengan Panorama Sunset Waduk Cengklik Boyolali

Jalan Jalan
Kisah Penjual Musik Lawas di Pasar Barang Antik, Malah Berharap Dagangan Tak Cepat Habis

Kisah Penjual Musik Lawas di Pasar Barang Antik, Malah Berharap Dagangan Tak Cepat Habis

Hotel Story
3 Air Terjun di Kabupaten Biak Numfor, Tak Jauh dari Pusat Kota

3 Air Terjun di Kabupaten Biak Numfor, Tak Jauh dari Pusat Kota

Jalan Jalan
Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Pasar Tanah Abang, di Mana Lokasinya?

Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Pasar Tanah Abang, di Mana Lokasinya?

Jalan Jalan
Sejarah Stasiun Rangkasbitung, Urat Nadi Perekonomian Rakyat Banten

Sejarah Stasiun Rangkasbitung, Urat Nadi Perekonomian Rakyat Banten

Travel Update
Awas Bisa Dipidana, Ini 18 Larangan dan Sanksi pada Pendakian Gunung Prau via Dieng

Awas Bisa Dipidana, Ini 18 Larangan dan Sanksi pada Pendakian Gunung Prau via Dieng

Travel Update
AP I Layani 6,2 Juta Penumpang pada Mei 2023, Tertinggi sejak Pandemi

AP I Layani 6,2 Juta Penumpang pada Mei 2023, Tertinggi sejak Pandemi

Travel Update
3 Spot Diving di Biak Numfor Papua, Bisa Lihat Bangkai Pesawat

3 Spot Diving di Biak Numfor Papua, Bisa Lihat Bangkai Pesawat

Jalan Jalan
Mengenal Danau Ranau, Lokasi Sport Tourism di Sumatera Selatan

Mengenal Danau Ranau, Lokasi Sport Tourism di Sumatera Selatan

Jalan Jalan
Dikunjungi Jokowi, Ketahui 5 Fakta Pasar Chow Kit di Malaysia

Dikunjungi Jokowi, Ketahui 5 Fakta Pasar Chow Kit di Malaysia

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke