Salin Artikel

Bertemu Pelikan dan Elang Brontok di Taman Burung TMII

Kompas.com berkesempatan untuk mengunjunginya pada Minggu (5/7/2020). Sebelum membeli tiket, pengunjung harus mencuci tangan terlebih dahulu di wastafel yang terletak dekat dengan patung burung raksasa.

Selanjutnya, pengunjung akan diarahkan ke tempat pembelian tiket yang sudah diberi tanda agar menaati aturan jaga jarak jika terjadi antrean.

Namun saat saya berkunjung ke sana, pengunjung yang membeli tiket hanya satu orang saja sehingga tidak terjadi penumpukan.

Setelah itu, pengunjung diperiksa suhu tubuhnya sebelum memasuki area Taman Burung. Usai memasuki area, pengunjung bebas berkunjung ke setiap titik wahana tersebut.

Kubah barat dan timur

Ketika memasuki area Taman Burung, kamu bisa pilih jalur ke arah kiri untuk mulai menjelajahi Kubah Timur dan Kubah Barat.

Kubah-kubah tersebut dapat dikatakan sebagai ikon dari tempat wisata ini karena bentuknya yang sangat besar. Jika dilihat dari ketinggian, kubah-kubah tersebut terlihat sangat menarik.

Saya mencoba untuk memasuki Kubah Barat. Saya harus melewati sebuah pintu yang memiliki tirai rantai terlebih dahulu.

Adapun peraturan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Tidak makan dan minum.
  2. Tidak merokok.
  3. Tidak membuat suara keras dan tiba-tiba berlarian.
  4. Tidak mengambil apapun (bulu burung, tanaman, dan buah).

Taman Burung menyediakan beberapa tempat cuci tangan berwarna biru. Sejumlah wastafel tersebut bisa di temukan di setiap sisi jalan.

Hal tersebut guna memudahkan wisatawan untuk terus mencuci tangan demi menjaga kebersihan dan kesehatan.

Burung di luar kandang

Sebelum berkunjung ke Taman Burung, saya mengira bahwa seluruh burung di sini berada di dalam kandang.

Namun, banyak burung yang berada di luar kandang. Saat saya pertama menginjakkan kaki di dalam kubah, saya langsung disambut oleh seekor burung berukuran cukup besar.

Satu hal yang saya perhatikan, burung yang berada di luar kandang sudah terbiasa dengan keberadaan manusia sehingga mereka tidak takut untuk didekati.

Meski begitu, wisatawan tidak boleh sembarangan memegang burung yang berada di luar kandang agar tetap aman.

Elang brontok

Kendati banyak burung yang berada di luar kandang tetapi beberapa burung ditempatkan di dalam kandang. Salah satunya adalah elang brontok.

Sepanjang perjalanan, saya melihat banyak burung unik yang berada di dalam kandang yang sebelumnya tidak pernah saya lihat.

Saya pun beberapa kali sempat berswafoto dengan mereka. Terlalu asyik berfoto-foto, saya tidak sadar sudah sampai di kandang elang brontok.

Burung tersebut memiliki postur dan bulu yang indah. Saking senangnya, saya mengambil beberapa video akan burung tersebut.

Saat diperhatikan, ternyata burung tersebut tengah memperhatikan beberapa burung yang terbang di luar kandang.

Burung pelikan

Taman Burung terbilang cukup luas. Bahkan, ada danau buatan yang dikelilingi pepohonan rindang.

Danau tersebut dipenuhi oleh kawanan bebek, angsa hitam, dan burung pelikan. Bahkan, mereka juga kerap berjalan-jalan di pinggir danau dan tidak takut akan keberadaan manusia.

Dari kejauhan, saya melihat ada dua burung pelikan yang berjalan-jalan di dekat  pengunjung yang sedang beristirahat.

Sebelumnya, saya belum pernah melihat burung pelikan secara langsung. Tentunya saya harus mengabadikan momen tersebut agar bisa diceritakan kepada teman-teman.

Saya pun sudah mempersiapkan ponsel untuk mendokumentasikannya. Saat didekati, kedua burung pelikan tersebut tetap cuek dengan keberadaan manusia.

Bahkan, salah satunya malah duduk sambil melihat kawanannya bermain di danau. Saya langsung mengambil kesempatan untuk mendokumentasikannya.

Namun saat sedang ingin memfoto, saya bergerak tiba-tiba karena kaget terkena rumput yang cukup panjang.

Hal tersebut membuat salah satu burung pelikan langsung menengok ke arah saya dan bersiap seperti ingin menyosor.

Saya pun buru-buru mengambil foto dan segera menjauh. Meski jantung masih berdebar dan rasa malu mulai muncul, saya senang karena rasa kaget saya bisa membuat beberapa pengunjung tertawa.

Walaupun saya berkunjung untuk pertama kalinya ke Taman Burung saat pandemi melanda, tetapi hal tersebut memberi kesan tersendiri.

Sebab, beberapa tahun lalu saya tidak bisa berkunjung lantaran antrean sangat penuh. Namun, kini saya memiliki pengalaman main ke Taman Burung dengan suasana yang sepi.

Jika kamu ingin terlepas sejenak dari hiruk-pikuk perkotaan dan bisa mentaati protokol kesehatan yang berlaku, Taman Burung merupakan pilihan tempat wisata yang tepat untuk dikunjungi.

https://travel.kompas.com/read/2020/07/10/174141027/bertemu-pelikan-dan-elang-brontok-di-taman-burung-tmii

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Travel Tips
Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Jalan Jalan
7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

Jalan Jalan
Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Jalan Jalan
Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Travel Update
Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Travel Update
Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Travel Promo
Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Travel Update
Megahnya Predjama, Kastel Terbesar Dunia yang Dibangun di Mulut Gua

Megahnya Predjama, Kastel Terbesar Dunia yang Dibangun di Mulut Gua

Jalan Jalan
Berencana Jalan-jalan? Simak Dulu Peruntungan 12 Shio Sepanjang 2022

Berencana Jalan-jalan? Simak Dulu Peruntungan 12 Shio Sepanjang 2022

Travel Tips
Kenapa Hotel Masih Sediakan Sabun Batang, Ini Alasannya

Kenapa Hotel Masih Sediakan Sabun Batang, Ini Alasannya

Travel Update
13 Etika Cara Bepergian Naik Pesawat, Pemula Wajib Tahu

13 Etika Cara Bepergian Naik Pesawat, Pemula Wajib Tahu

Travel Tips
7 Tips Wisata pada Tahun Macan Air Berdasarkan Pakar Feng Shui

7 Tips Wisata pada Tahun Macan Air Berdasarkan Pakar Feng Shui

Travel Tips
6 Hotel Dekat Stasiun UI Depok, Harga Mulai Rp 200 Ribuan

6 Hotel Dekat Stasiun UI Depok, Harga Mulai Rp 200 Ribuan

Jalan Jalan
Cara Check In Hotel Langsung Tanpa Booking Online, Perhatikan Hal Ini

Cara Check In Hotel Langsung Tanpa Booking Online, Perhatikan Hal Ini

Travel Tips
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.