Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Semua Jalur Pendakian Gunung Prau Buka Untuk Umum Mulai 10 Agustus

KOMPAS.com - Gunung Prau di Jawa Tengah akan memasuki masa uji coba tahap dua mulai Senin (10/8/2020). Artinya, semua jalur pendakian Gunung Prau dibuka untuk umum.

Pengumuman itu disampaikan melalui Surat Forum Koordinasi Gunung Prau Indonesia (FKPI) Nomor 2020/FKPI-08/01 tertanggal 7 Agustus 2020 tentang Pemberitahuan Pembukaan Jalur Pendakian dalam Masa Uji Coba Tahap Kedua.

Pembukaan itu dibenarkan Ketua FKPI Harsono saat dihubungi Kompas.com, Jumat (7/8/2020).

"Benar dibuka untuk umum 10 Agustus. Pada intinya, kami imbau kepada semua calon pendaki agar menaati semua peraturan yang sudah ditentukan," kata dia.

Selain itu, Harsono mengingatkan agar para pendaki selalu menerapkan keselamatan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pendakian.

Standar itu sangat penting, mengingat suhu cuaca di kawasan gunung Prau sedang berada pada titik terendah, bahkan sampai minus.

Selain itu, pendaki wajib membawa dan menunjukkan surat keterangan sehat dari Puskesmas asal maupun basecamp pendakian.

"Basecamp ada dari pihak Puskesmas, tetapi hanya Jumat dan Sabtu saat jam kerja. Contohnya di Basecamp Patak Banteng, Hari Jumat, Sabtu, pada jam kerja," jelasnya.

Berikut ini ketentuan pendakian masa uji coba tahap kedua Gunung Prau:

1. Wajib bawa surat keterangan sehat

Para pendaki yang berasal dari daerah mana pun wajib membawa surat keterangan sehat. Surat tersebut harus ditunjukkan pada saat registrasi pendakian.

Apabila belum memiliki surat keterangan sehat dapat diperoleh di puskesmas basecamp Gunung Prau, seperti Patak Banteng pada Jumat dan Sabtu.

2. Wajib bawa fotokopi KTP atau identitas lainnya

Para pendaki juga wajib membawa fotokopi KTP atau identitas lain dan diserahkan kepada petugas di basecamp.

3. Wajib membawa hand sanitizer

Seluruh pendaki wajib membawa hand sanitizer masing-masing, selain mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Tujuannya agar kebersihan para pendaki tetap terjaga selama kegiatan wisata pendakian Gunung Prau.

4. Wajib memakai dan membawa masker cadangan

Protokol kesehatan Covid-19 di Gunung Prau adalah, pendaki wajib memakai masker dan membawa masker cadangan.

Masker dipakai dengan penggunaan selama kurang lebih 4 jam dan lalu diganti dengan masker cadangan.

5. Wajib membawa perlengkapan pendakian sesuai SOP

Perlengkapan pendakian yang sesuai SOP wajib dibawa pendaki, seperti sleeping bag, matras, peralatan dan bahan masak, tenda, jaket, baju ganti, sarung tangan, dan obat.

Perlengkapan pendakian akan menjadi sorotan, mengingat udara di Gunung Prau yang sedang dingin-dinginnya. Pendaki butuh perlengkapan standar agar terhindar dari kedinginan, bahkan hipotermia

6. Kuota pendakian 50 persen dari kapasitas normal

Pada pembukaan tahap kedua tersebut, FKPI telah menaikkan kuota pendakian dari 25 persen menjadi 50 persen.

"Contohnya di Patak Banteng itu 1.200 orang per harinya," kata Harsono.

Selain Patak Banteng, kuota pendakian jalur lainnya, yakni Dieng 500 orang, Dwarawati 200 orang, Kali Lembu 400 orang, Igirmranak 200 orang, dan Wates 500 orang.

7. Tenda diisi 50 persen dari kapasitas normal

Pada tahap kedua pembukaan, FKPI mengatur agar para pendaki mengisi tenda 50 persen dari kapasitas normal.

Contohnya, jika tenda tersebut berisi kapasitas 4 orang saat normal, pada era adaptasi kebiasaan baru, hanya bisa diisi maksimal 2 orang.

8. Peraturan lama masih berlaku

Semua peraturan pendakian Gunung Prau yang telah ada sebelumnya tetap diberlakukan. Salah satu contohnya adalah harga tiket masuk wisata pendakian sebesar Rp 25.000 per orang.

https://travel.kompas.com/read/2020/08/07/200200327/semua-jalur-pendakian-gunung-prau-buka-untuk-umum-mulai-10-agustus

Terkini Lainnya

Malioboro Jadi Lautan Manusia Saat Libur Lebaran 2024

Malioboro Jadi Lautan Manusia Saat Libur Lebaran 2024

Travel Update
Cara Beli Tiket Fast Track Dufan, Bisa Naik Wahana Tanpa Antre

Cara Beli Tiket Fast Track Dufan, Bisa Naik Wahana Tanpa Antre

Travel Tips
Viral Video Antrean Panjang di Dufan, Ini 3 Tips ke Sana Saat Libur Lebaran

Viral Video Antrean Panjang di Dufan, Ini 3 Tips ke Sana Saat Libur Lebaran

Travel Tips
9.000 Pengunjung Padati Dufan Hari Ini, Antrean Wahana Mengular

9.000 Pengunjung Padati Dufan Hari Ini, Antrean Wahana Mengular

Travel Update
Festival Balon di Wonosobo 2024 Digelar 10 Hari, Sempatkan Berkunjung

Festival Balon di Wonosobo 2024 Digelar 10 Hari, Sempatkan Berkunjung

Travel Update
6 Tempat Wisata Dekat Bandara Juanda Surabaya, Banyak Taman Gratis

6 Tempat Wisata Dekat Bandara Juanda Surabaya, Banyak Taman Gratis

Jalan Jalan
Penumpang Whoosh Meningkat 30 Persen Saat Lebaran, KCIC Tambah Perjalanan

Penumpang Whoosh Meningkat 30 Persen Saat Lebaran, KCIC Tambah Perjalanan

Travel Update
Jadwal 'Video Mapping' Monas Hanya sampai 14 April 2024, Sayang Dilewatkan

Jadwal "Video Mapping" Monas Hanya sampai 14 April 2024, Sayang Dilewatkan

Travel Update
The Jungle Waterpark Bogor Hadirkan Promo Tiket dan Hadiah Lebaran

The Jungle Waterpark Bogor Hadirkan Promo Tiket dan Hadiah Lebaran

Travel Update
5 Tempat Wisata Keluarga di Tuban Jatim, Ada Pemandian Alam 

5 Tempat Wisata Keluarga di Tuban Jatim, Ada Pemandian Alam 

Jalan Jalan
Ada TransJakarta di Pelabuhan Tanjung Priok Khusus Aruk Balik Lebaran

Ada TransJakarta di Pelabuhan Tanjung Priok Khusus Aruk Balik Lebaran

Travel Update
Tempat Wisata Baru Aloha Pasir Putih PIK 2, Ada Bazar Kuliner 

Tempat Wisata Baru Aloha Pasir Putih PIK 2, Ada Bazar Kuliner 

Jalan Jalan
Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Panorama Boyolali, Murah Meriah

Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Panorama Boyolali, Murah Meriah

Travel Update
10 Wisata Gratis Bandung, Cocok untuk Libur Lebaran 2024

10 Wisata Gratis Bandung, Cocok untuk Libur Lebaran 2024

Jalan Jalan
Libur Lebaran di Pantai Pasir Padi Pangkalpinang, Pengunjung Bernostalgia

Libur Lebaran di Pantai Pasir Padi Pangkalpinang, Pengunjung Bernostalgia

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke