Salin Artikel

Industri Hotel di Bali Setuju Tunda Pariwisata untuk Wisman, Kenapa?

Salah satu yang turut menanggapi adalah industri hotel yang merupakan bagian dari industri pariwisata. 

Wakil Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali, I Made Ramia Adnyana mengatakan, pada saat keputusan tersebut dikeluarkan, industri hotel di Bali sempat kecewa.

Namun, pada akhirnya mereka memaklumi keputusan tersebut mengingat beberapa indikator yang dijelaskan.

"Memang agak kecewa, namun memaklumi keputusan yang diambil oleh pemerintah, mengingat beberapa indikator masih belum memungkinkan untuk dibukanya Bali untuk wisman," kata Made saat dihubungi Kompas.com, Rabu (26/8/2020).

Masyarakat sulit terapkan protokol kesehatan

Salah satu indikator tersebut adalah masih tingginya kasus Covid-19 di Indonesia. Padahal, menurut data yang dimilikinya, tingkat kesembuhan Covid-19 di Bali di atas 87 persen.

Namun, dalam beberapa hari terakhir, kata dia, ada kecenderungan peningkatan kasus kembali.

Indikator lain adalah masih banyaknya masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

"Kesiapan penerapan protokol kesehatan masih sangat lemah di masyarakat walaupun pemerintah sudah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020. Namun masih banyak masyarakat yang tidak memakai masker," jelasnya.

Gelombang kedua bisa mengancam Bali

Kasus Covid-19 yang masih meningkat di Bali membuat industri hotel akhirnya setuju penundaan pembukaan wisman.

Menurutnya, semua industri pariwisata di Bali sama-sama tidak ingin terjadi gelombang kedua ketika dibukanya kembali pariwisata untuk wisman.

"Tentu ketika Bali dibuka untuk wisman, kita tidak ingin ada gelombang kedua atau second wave untuk kluster pariwisata," ungkapnya.

Sementara itu, data dari Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bali yang diterima Kompas.com, Selasa (25/8/2020), tercatat kasus positif Covid-19 menjadi 4.650 orang dan sembuh 4.058 orang, dengan pasien meninggal dunia 54 orang.

Penambahan kasus terjadi sebanyak 74 orang pada Selasa (25/8/2020) melalui transmisi lokal.

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster memastikan daerahnya belum bisa membuka diri bagi wisatawan mancanegara (wisman) pada September ini.

Dikutip dari Tribun Bali, Koster mengaku telah berupaya keras, namun rencana ini tidak bisa dilaksanakan sesuai keinginan awal, pembukaan bagi wisman pada 11 September 2020.

“Setelah dipertimbangkan dengan segala aspek yang ada, unsur-unsur yang harus menjadi perhatian serius itu belum bisa dilakukan,” katanya di Uluwatu, Badung, Sabtu (22/8/2020).

https://travel.kompas.com/read/2020/08/26/155500427/industri-hotel-di-bali-setuju-tunda-pariwisata-untuk-wisman-kenapa-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Naik Maskapai Ini, Bisa Gratis Masuk Gedung Tertinggi di Dunia

Naik Maskapai Ini, Bisa Gratis Masuk Gedung Tertinggi di Dunia

Travel Promo
Thai Lion Air Layani Rute Bali-Bangkok PP, Tiket Mulai Rp 2,6 Juta

Thai Lion Air Layani Rute Bali-Bangkok PP, Tiket Mulai Rp 2,6 Juta

Travel Update
Calon Jemaah Haji Furoda Dideportasi karena Tidak Resmi, Hati-hati Pilih Jasa Travel Haji

Calon Jemaah Haji Furoda Dideportasi karena Tidak Resmi, Hati-hati Pilih Jasa Travel Haji

Travel Update
Rute ke Candi Plaosan di Klaten, Tidak Jauh dari Candi Prambanan

Rute ke Candi Plaosan di Klaten, Tidak Jauh dari Candi Prambanan

Travel Tips
Jemaah Haji Furoda Batal Berangkat, Bagaimana Pencegahan di Kemudian Hari?

Jemaah Haji Furoda Batal Berangkat, Bagaimana Pencegahan di Kemudian Hari?

Travel Update
7 Tips Traveling bagi Orang Tua Agar Nyaman di Perjalanan 

7 Tips Traveling bagi Orang Tua Agar Nyaman di Perjalanan 

Travel Tips
Monas Buka Kembali, Bisa Naik ke Puncak Tugu

Monas Buka Kembali, Bisa Naik ke Puncak Tugu

Jalan Jalan
Hari Kemerdekaan Amerika Serikat 4 Juli, Bagaimana Warga Merayakannya?

Hari Kemerdekaan Amerika Serikat 4 Juli, Bagaimana Warga Merayakannya?

Travel Update
13 Tempat Wisata di Malang untuk Liburan Seru Bersama Keluarga

13 Tempat Wisata di Malang untuk Liburan Seru Bersama Keluarga

Jalan Jalan
Apa Itu Haji Furoda? Beda dari Haji Reguler, Ini 5 Faktanya

Apa Itu Haji Furoda? Beda dari Haji Reguler, Ini 5 Faktanya

Travel Update
8 Cara Mengetahui Ulasan Hotel dan Tempat Wisata Palsu 

8 Cara Mengetahui Ulasan Hotel dan Tempat Wisata Palsu 

Travel Tips
Apa yang Dimaksud dengan Upacara Potong Gigi dalam Agama Hindu?

Apa yang Dimaksud dengan Upacara Potong Gigi dalam Agama Hindu?

Jalan Jalan
Geopark Merangin di Jambi Disiapkan Jadi UNESCO Global Geopark

Geopark Merangin di Jambi Disiapkan Jadi UNESCO Global Geopark

Travel Update
Pramugari Tertua dan Terlama di Dunia, Terbang hingga Usia 86 Tahun

Pramugari Tertua dan Terlama di Dunia, Terbang hingga Usia 86 Tahun

Travel Update
Kesongo Transit Point, Indahnya Rawa Pening dan Sejuknya 38.000 Tanaman

Kesongo Transit Point, Indahnya Rawa Pening dan Sejuknya 38.000 Tanaman

Jalan Jalan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.