Salin Artikel

Pandemi Covid-19, Festival Kampung Cempluk Digelar Secara Virtual

Panitia kegiatan festival tahunan itu tidak ingin mengambil risiko akibat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Apalagi, kampung yang berbatasan langsung dengan Kota Malang itu menjadi pelopor Kampung Tangguh yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mencegah sebaran Covid-19.

"Kami tidak mau risiko. Berangkat dari pengalaman sebelum-sebelumnya, yang datang 7.000 orang per malam," kata penggagas Kampung Cempluk, Redy Eko Prasetyo, Sabtu (29/8/2020).

Redy mengatakan, pada satu dasawarsa Festival Kampung Cempluk ini mengusung tema "Kampung Cempluk Satu Dasawarsa Edisi Virtual Stage".

Pengunjung yang biasanya datang menikmati berlangsungnya festival itu bisa mengunjunginya melalui live streaming di website dan media sosial Festival Kampung Cempluk.

"Ini merupakan bagian dari tangguh budaya yang terintegrasi dengan tangguh informasi dan komunikasi," jelasnya.

Biasanya, festival itu berlangsung selama tujuh hari pada 21 hingga 27 September setiap tahun.

Festival ini akan berpusat di Balai RW 001 sebagai ruang studio virtual stage.

Tampilan visual festival akan dioperasikan melalui ruangan itu. Pengunjung juga bisa berinteraksi melalui aplikasi Zoom.

"Ada seri pertunjukan. Kita buka link Zoom. Link Zoom akan standby selama tiga hari," katanya.

Terdiri dari warga lokal, komunitas dan mahasiswa. Biasanya, talent yang mengisi festival itu sebanyak 100 talent.

Kampung yang merepresentasikan festival itu akan disajikan secara inforgrafis.

"Suasana kampung akan diilustrasikan secara grafis. Warga juga sedang menyiapkan drama seri pendek warga. Drama tentang realitas keseharian. Durasi sekitar 20 menitan," terangnya.

Sedangkan, festival kuliner kampung yang biasanya ada dalam festival tersebut diganti dengan review masing-masing kuliner.

Pengunjung bisa memesan kuliner kampung itu melalui aplikasi yang telah disiapkan. Begitu juga dengan festival kerajinan.

"MC akan review kuliner yang sudah terdaftar di festival itu. Di jam tertentu khusus review produk kuliner kampung. Pemesanan bisa lewat WhatsApp dan platform yang sudah ada," katanya.

Akan ada 50 jenis kuliner khas kampung dan 20 jenis kerajinan tangan.

https://travel.kompas.com/read/2020/08/30/171500127/pandemi-covid-19-festival-kampung-cempluk-digelar-secara-virtual

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.