Salin Artikel

Jelajah Lokasi Syuting Mulan, Keindahan China dan Selandia Baru

Kamu mungkin menonton Mulan untuk melihat sosok live action dari sang pahlawan, menantikan adegan aksi yang luar biasa, atau sekadar nostalgia mengenang sosok Disney Princess yang sangat khas ini.

Selain itu semua, lokasi-lokasi yang muncul dalam film bisa dibilang sangat menakjubkan. Mulan menampilkan lokasi-lokasi cantik di banyak wilayah di China.

Namun ternyata tak semua lokasi yang muncul di Mulan benar-benar berada di China, karena ad juga tempat syuting di China dan Selandia Baru.

Dilansir dari CN Traveler, production designer Grant Major mengatakan, proses syuting Mulan bisa dibilang seperti road movie atau film yang mengambil setting di jalanan.

"Mulan berpetualang ke penjuru negeri, dan kami menemukan area di China yang paling luar biasa dan ikonik yang bisa kami temukan," kata Major.

Pada awalnya, kata Major, mereka sebenarnya ingin melakukan semua aktivitas syuting hanya di China.

Namun, akhirnya mereka juga memilih area syuting di Selandia Baru. Pasalnya, Selandia Baru bisa dibilang seperti bunglon.

Daerah di negara tersebut bisa dibilang cocok dengan film apa pun. Areanya sangat beragam, sehingga bisa dengan mudah dibuat menyerupai dengan aneka tempat di seluruh dunia.

Setting di Era Dinasti Tang

Mulan diceritakan terjadi di sekitar era Dinasti Tang. Kota Xi’ian di Provinsi Shaanxi di China bisa dibilang menjadi model untuk setting Mulan.

"Film ini terjadi di waktu sekitar era Dinasti Tang—walaupun tidak spesifik, tapi kira-kira terjadi di sekitar era tersebut,” kata Major.

"Seperti Kota Imperial, Xi’ian adalah model yang kami gunakan, tapi kami diminta untuk tidak spesifik, sehingga kami tidak bisa benar-benar mengatakan bahwa ini benar-benar terjadi di kota yang benar-benar ada. Melainkan lebih ke arah seperti kota nosional,” lanjutnya.

China memiliki banyak back lots, sebuah area luar ruangan di studio film di mana set eksterior yang besar dibuat dan beberapa adegan luar ruangan difilmkan, yang cocok untuk banyak setting waktu.

Namun back lots tersebut sebenarnya adalah tempat wisata untuk penduduk lokal. Dilansir dari Refinery 29, hal itu diakui cukup sulit oleh sutradara Niki Caro.

Pasalnya mereka perlu mengatur jadwal syuting sedemikian rupa karena tempat tersebut sangat populer jadi tempat wisata.

Maka dari itu Major dan para crew lainnya memilih sebuah studio di Xiangyang di Provinsi Hubei yang baru berusia 2-3 tahun yang bisa merepresentasikan visi Dinasti Tang.

Dilansir dari Atlas of Wonders, Zhangye National Geopark juga jadi latar untuk syuting Mulan di China. Pegunungan luar biasa di sana sempat muncul sebentar.

Pegunungan ini punya warna yang mirip dengan pasir pantai. Geopark terletak sekitar 40 km ke arah barat dari kota Zhangye di Gansu.

Penggunaan tulou dalam film merupakan saran dari produser Bill Kong. Tulou digunakan karena belum pernah muncul sama sekali dalam film.

Walaupun tulou sebenarnya berasal dari periode waktu yang berbeda, tapi karena Mulan bersetting di waktu yang tidak spesifik, sehingga mereka pun memutuskan untuk menggunakannya.

Secara total di China ada sekitar 20 atau 30 tulou yang semuanya merupakan bagian dari UNESCO World Heritage Sites. Ada tiga tulou di Fujian yang berasal dari abad ke-12.

Bangunan ini dibuat oleh orang-orang Hakka yang bermigrasi. Mereka membangunnya sebagai area tinggal yang juga berfungsi sebagai struktur pertahanan.

“Saya pergi ke Fujian untuk mencari satu (tulou) yang digunakan untuk syuting bagian luarnya, lalu kami membangun bagian dalam tulou-nya di back lot di Auckland (Selandia Baru),” terang Major.

“Kami mau merekam 360 derajat, sehingga kami membangun bangunan tiga lantai dengan lebar 150 kaki. Itu sangat besar,” sambung dia.

Tempat Syuting di Selandia Baru

Salah satu setting dalam film yang direkam di Selandia Baru adalah pangkalan militer Mulan, tepatnya di Lembah Ahuriri.

Lembah Ahuriri jadi lokasi syuting untuk pangkalan militer tempat Mulan berlatih, juga latar untuk adegan pertarungan. Walaupun sebenarnya dalam skrip dua hal tersebut terjadi di tempat yang berbeda.

Terkait lapangan tempat pertarungan besar terjadi, sutradara Niki Caro sangat spesifik tentang geografi dan koreografinya. Sehingga agak sulit untuk mendapatkan lokasi yang tepat.

Banyak area di sekitar sana yang tidak bisa diakses karena sangat mahal bahkan hanya untuk membangun jalan akses. Sementara area lain tidak cocok untuk kuda.

“Disney dan Selandia Baru punya aturan ketat terkait kesejahteraan binatang dalam film. Sehingga jika area tersebut berbatu, kami harus membersihkannya dahulu," katanya.

"Kami bahkan akhirnya membersihkan banyak sekali batu dari dua area tadi sehingga kuda bisa lewat," lanjutnya.

Selain pangkalan militer dan tempat pertarungan, mereka juga melakukan syuting untuk adegan konfrontasi antara Mulan dan sang penyihir, Xian Lang, di Selandia Baru.

Dalam adegan tersebut, digambarkan Mulan dan Xian Lang sempat bertemu dan bertarung di sebuah area seperti kolam sulfur yang membeku.

Lokasi tersebut sebelumnya adalah danau es. Namun Major mengaku bahwa mereka menginginkan sesuatu yang sangat aneh sebagai latar belakang konfrontasi tersebut.

“Kami benar-benar mengarang bahwa di suatu tempat di China, ada sebuah area thermal, seperti area bersulfur,” ujar Major.

Selandia Baru memiliki itu di Pulau White yang terletak di lepas pantai Bay of Plenty. Lokasi tersebut juga merupakan gunung berapi aktif yang jadi latar belakang. Namun para aktor melakukan syuting di sebuah set yang dibangun di luar studio.

China juga sebenarnya memiliki beberapa area thermal, tapi tak seperti apa yang Major bayangkan terjadi dalam film. Sehingga ia pun mendramatisasinya, bahwa area-area tersebut mungkin berubah dari tahun ke tahun dan ia pun menciptakan area yang dramatis dan cocok untuk adegan ini.

Beberapa lokasi lain yang digunakan dalam Mulan adalah Goblin Forest di Taranaki, Omarama Clay Cliffs, dan Flock Hill di Canterbury. Sisanya dilakukan di Kumeu Film Studios di Auckland.

https://travel.kompas.com/read/2020/09/07/192000427/jelajah-lokasi-syuting-mulan-keindahan-china-dan-selandia-baru

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Travel Update
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.