Salin Artikel

De Djawatan Banyuwangi Sudah Terapkan Protokol Kesehatan, Seperti Apa Keindahannya?

KOMPAS.com - Protokol kesehatan menjadi hal yang utama dalam pembukaan pariwisata di setiap destinasi wisata.

Enam bulan pandemi Covid-19 melanda, beberapa destinasi wisata mulai membuka kembali pariwisatanya dengan syarat, yakni menerapkan protokol kesehatan.

Salah satu destinasi wisata yaitu Banyuwangi, tak main-main dalam menerapkan protokol kesehatan.

Setiap tempat wisata di Banyuwangi yang ingin dibuka, wajib lolos verifikasi dan mendapat sertifikat layak kunjungan.

Adapun, salah satu tempat wisata yang sudah dibuka kembali untuk umum adalah De Djawatan Banyuwangi.

Penerapan protokol kesehatan itu telah dilihat langsung oleh aktor dan travel enthusiast Dion Wiyoko dalam Live Instagram Kompas.com Travel Talk bertemakan Wisata Alam Indah dan Nyaman di Banyuwangi, Rabu (9/9/2020).

Sebelum masuk ke De Djawatan, ia mengaku dicek suhu tubuhnya oleh petugas yang berjaga di pintu masuk.

Selain itu, masker wisatawan yang salah posisi akan ditegur petugas jaga. Para petugas pun lengkap menggunakan face shield, masker, dan sarung tangan.

Dion kagum dengan ketegasan petugas dalam menaati dan mengingatkan wisatawan agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

"Selalu diingatkan. Tegas sekali petugasnya. Aku salut sama bapak-bapak yang bertugas. Memang mereka sangat menerapkan protokol kesehatan. Ini bagus sekali karena memang kan wisatawan kalau habis foto-foto itu kadang lupa pakai masker lagi," imbuh dia.

Lalu apa saja keindahan De Djawatan?

Hutan trembesi indah hanya satu jam dari Kota Banyuwangi

Dion menceritakan pengalamannya melihat keindahan alam De Djawatan Banyuwangi. Tempat ini merupakan hutan trembesi dengan pohon-pohon besarnya yang indah dan cocok untuk spot foto Instagramable.

Jarak yang tak jauh dari pusat kota, kata dia, hanya sekitar satu jam dari Kota Banyuwangi, menjadikan tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Dion pun mengakui bahwa keindahan alam De Djawatan mampu membuat tempat ini memiliki rating tertinggi dari wisatawan dalam beberapa tahun belakangan.

"Beberapa tahun belakangan ini banyak sekali wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang sudah mengunjungi De Djawatan ini. Selain memang menikmati alam, terus juga pepohonan yang rindang," ujar dia.

Spot foto Instagramable ala film The Lord of The Rings

Jika kamu penikmat film, pasti akan berdecak kagum ketika berkunjung ke tempat ini. Benar saja, karena De Djawatan mirip dengan latar lokasi salah satu film The Lord of The Rings.

Hutan lebat dengan pohon-pohon besarnya ini pun kerap menjadi latar belakang foto yang Instagramable.

Pepohonan trembesi raksasa ini tidak memiliki kesan seram sekalipun, justru orang-orang berbondong datang untuk berfoto dan merasakan keteduhan saat berada di sini.

Jika kamu berdiri di tengah jalan setapak dengan latar kiri dan kanan pohon trembesi raksasa, maka kamu akan terlihat sangat kecil saat berada di samping pohon.

Naik andong mengelilingi De Djawatan

Tak hanya spot foto, kamu juga bisa bersantai mengelilingi De Djawatan dengan hanya duduk di kursi andong.

De Djawatan memang memiliki salah satu aktivitas wisata menarik seperti berkeliling menggunakan andong.

Adapun tarif untuk naik andong ini dipatok sekitar Rp 10.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak.

Masih ada wahana lainnya yang bisa kamu coba selain naik andong, misalnya naik kuda, atau pun naik ATV.

Jika kamu ingin bersantai tanpa harus lelah berjalan kaki, bisa memilih di antara ketiga fasilitas transportasi tersebut.

Untuk naik kuda tunggang, kamu harus membayar biaya sewa Rp 20.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak. Sementara untuk tarif naik ATV sekitar Rp 50.000.

Tarif tiket masuk De Djawatan

Tertarik berkunjung ke De Djawatan? Kamu harus membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang.

Kamu juga harus memerhatikan waktu operasionalnya mulai pukul 07.00 WIB. Setiap hari Senin, De Djawatan akan tutup untuk melakukan kebersihan di area wisata dan evaluasi protokol kesehatan Covid-19.

https://travel.kompas.com/read/2020/09/12/111100227/de-djawatan-banyuwangi-sudah-terapkan-protokol-kesehatan-seperti-apa

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Travel Update
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.