Salin Artikel

Paw Paw Cafe di Solo, Santai Sambil Main dengan Kucing Lucu

KOMPAS.com – Tidak dapat dipungkiri bahwa kucing merupakan salah satu hewan paling menggemaskan yang disukai banyak orang.

Meski begitu, terkadang para pecinta kucing tidak bisa bebas memelihara atau bermain dengan hewan lucu tersebut karena ada saja orang yang tidak suka melihatnya.

Hadirnya kafe yang mengusung konsep bermain dengan kucing pun langsung menjadi incaran para pencinta anak bulu tersebut karena bisa nongkrong sambil bermain kucing.

Jika kamu berdomisili atau sedang berlibur di Solo, kamu bisa berkunjung ke Paw Paw Cafe yang sudah ada sejak Kamis (9/7/2020) di Jalan Ronggowarsito nomor 42, Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon.

“Motivasinya karena memang suka kucing. Waktu dulu ngekost, saya suka merawat kucing liar secara sembunyi-sembunyi.” kata pemilik Paw Paw Cafe Nadiah, kepada Kompas.com, Minggu (13/9/2020).

Dari situ, ia mulai berpikir betapa tidak enaknya mereka yang suka kucing, tetapi tempat kost melarang untuk memilihara hewan.

"Atau enggak sempat merawat kucing dan tidak punya biaya. Jadi, saya mau bikin safe space (ruang aman) buat mereka,” imbuh Nadiah.

Paw Paw Cafe, sambung dia, memiliki 14 kucing dan rencananya ditambah empat kucing lainnya. Namun, biasanya yang dibiarkan bermain di cafe hanya 8 kucing saja.

Saat memasuki Paw Paw Cafe, pengunjung akan langsung disambut para anak kucing yang menggemaskan lantaran area cafe dan tempat bermain dengan kucing tidak dipisah.

“Makanan dan minuman sudah kami tutup dengan plastic wrap. Jadi, dari dapur bersih, tidak tercampur bulu kucing. Bisa dibuka sendiri sama pengunjung,” kata Nadiah.

Reservasi dulu sebelum main sama kucing

Jika tertarik untuk bermain dengan kucing, pengunjung harus melakukan reservasi dulu melalui nomor yang tertera di akun Instagram @pawpaw_cafe.

Selain itu, pengunjung juga wajib menggunakan masker kecuali saat makan dan minum, mencuci tangan dengan hand sanitizer, dan jaga jarak dengan pengunjung lain.

“Kunjungan kami batasi per orang per jam. Kami batasi karena kadang orang suka lupa waktu kalau main sama kucing dan area jadi menumpuk dengan orang yang baru datang. Jadi tidak nyaman buat pengunjung dan kucing,” tutur Nadiah.

Selain itu, per orang juga dibatasi waktu bermainnya dengan kucing lantaran kucing tidak bisa berada dalam keramaian dalam waktu lama.

Nadiah juga mengatakan bahwa pengaturan kunjungan setiap orang dilakukan untuk mengontrol arus keluar masuk pengunjung yang cukup ramai.

Ngobrol santai sambil cicipi hidangan kafe

Selain bisa bermain dengan kucing, pengunjung juga bisa menikmati sejumlah makanan dan minuman yang dijual di Paw Paw Cafe.

Beberapa minuman yang bisa dipesan antara lain adalah es teh, Ice Blend, susu soda, dan beberapa pilihan kopi.

Sementara makanan yang dijual di sana lebih ke makanan ringan seperti kentang goreng, risol ayam sayur, pisang coklat, kroket, nugget, dan Taiwanese Milk Mochi.

“Kisaran paling murah Rp 5.000, paling mahal Rp 29.000. Kami rekomendasiin menu spesial seperti Paw Creamy Milk, Paw Coffee, dan Paw Platter. Kalau Rainbow Cake Mille Crepe sangat direkomendasiin, cuma stoknya terbatas banget untuk per hari,” ujar Nadiah.

Adapun, Paw Paw Cafe buka setiap hari pukul 14.30-22.00 WIB pada hari biasa dan mulai pukul 12.30-22.00 WIB pada akhir pekan.

Harga untuk bermain dengan kucing adalah Rp 15.000 per jam pada hari biasa dan Rp 20.000 per jam pada akhir pekan.

“Setelah reservasi, mereka akan dijelaskan biaya masuknya berapa dan lain-lain. Bayarnya nanti pas keluar. Pembayaran bisa non-tunai pakai kode QR, OVO, Gopay, LinkAja, DANA, atau M-Banking yang sudah bisa pakai kode QR,” kata Nadiah.

Jika ingin menambah waktu bermain selama 30 menit, pengunjung bisa membayar Rp 8.000 pada hari biasa dan Rp 11.000 pada akhir pekan.

https://travel.kompas.com/read/2020/09/13/150300227/paw-paw-cafe-di-solo-santai-sambil-main-dengan-kucing-lucu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.