Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

PHRI Bandung: Kami Terima Tamu dari Jakarta, Tidak Ada Larangan

Adapun Jakarta saat ini, Senin (21/9/2020), masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan wisatawan dari Jakarta diimbau tidak berwisata ke Jawa Barat (Jabar).

"Gubernur (Jabar) pun tidak menyatakan bahwa tamu dari Jakarta tidak boleh menginap di hotel di Bandung atau Jawa Barat. Tetap kami terima (tamu dari Jakarta) tapi sesuai dengan aturan, dan pemerintah juga memang gak melarang," kata Herman saat dihubungi Kompas.com, Senin (21/9/2020).

Ia menegaskan, pernyataan Gubernur Jabar Ridwan Kamil tidak menyebut larangan ke Jabar bagi orang Jakarta 

Selain itu, dari Ketua Umum BPP PHRI, Hariyadi Sukamdani, kata dia, tidak ada menyatakan menolak orang dari Jakarta ke Jawa Barat.

Oleh karena itu, ia menekankan bahwa hingga saat ini hotel dan restoran di Jawa Barat khususnya Bandung, masih terbuka untuk tamu Jakarta.

"Sekarang orang Jakarta masih ada tuh yang ke Bandung, misalnya keperluan penting," ujarnya.

Belum pernah ada cluster hotel di Jawa Barat

Herman membeberkan alasan lain mengapa hotel dan restoran di Jawa Barat khususnya Bandung, masih terbuka untuk tamu asal Jakarta.

Alasan kuat yakni belum ada cluster Covid-19 di hotel dan restoran di Jawa Barat.

"Malah yang ada itu kan cluster di Gedung Sate, DPRD. Bukan di hotel," paparnya.

Ia menjelaskan, hotel dan restoran di Bandung, misalnya, sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat baik karyawan maupun tamu.

Apabila ada tamu yang tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak pakai masker dan cuci tangan, maka langsung ditegur oleh petugas hotel.

"Kalau ada tamu yang suhunya tinggi bahkan langsung disuruh ke rumah sakit saja, jangan nginap di hotel," tambahnya.

Ada sanksi bagi hotel pelanggar protokol kesehatan

Ia menegaskan tidak akan membela hotel atau restoran yang kedapatan melanggar protokol.

"Kalau seandainya hotel dan restoran tidak melaksanakan protokol kesehatan, akan mendapatkan peringatan dan sanksi dari petugas keamanan yang terkait. Kita disiplin hotel, saya gak akan bela-bela mereka kalau memang mereka salah," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat Deddy Taufik juga mengimbau agar wisatawan asal DKI Jakarta tidak bepergian ke destinasi wisata di Jabar.

“Episentrum Covid-19 ada di DKI Jakarta. Kita imbau jangan liburan dulu. Jangan sampai episentrum pindah ke Jabar,” ungkap Deddy kepada Kompas.com, Rabu (16/9/2020).

PSBB Jakarta yang telah berlaku sejak 14 September 2020 dianggap berdampak terhadap pariwisata Jabar karena mengurangi pergerakan wisatawan asal Ibu Kota.

https://travel.kompas.com/read/2020/09/21/144000927/phri-bandung--kami-terima-tamu-dari-jakarta-tidak-ada-larangan

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Catat, Kereta Baturraden Ekspres Beri Tarif Khusus Mulai 6 Februari

Catat, Kereta Baturraden Ekspres Beri Tarif Khusus Mulai 6 Februari

Travel Update
Dipakai Sandiaga dan Delegasi ATF 2023, Ini Makna Motif Batik Pinus

Dipakai Sandiaga dan Delegasi ATF 2023, Ini Makna Motif Batik Pinus

Travel Update
Kemeriahan Cap Go Meh 2023 di Bogor, Beda dari Tahun-tahun Sebelumnya

Kemeriahan Cap Go Meh 2023 di Bogor, Beda dari Tahun-tahun Sebelumnya

Travel Update
Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Jalan Jalan
Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Jalan Jalan
4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

Jalan Jalan
Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Travel Update
Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Travel Update
Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Travel Update
Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Travel Update
Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Jalan Jalan
10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

Jalan Jalan
Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+