Salin Artikel

Danau Rana Tonjong, Wisata Alternatif di Flores Selain Melihat Komodo

Pasalnya, di lokasi tersebut terdapat berbagai macam daya tarik wisata, mulai dari keberadaan Spesies Kadal Purba "Varanus Komodoensis" di Pota hingga danau teratai terbesar di dunia.

Danau lotus di kawasan tersebut dinamakan Danau Rana Tonjong. Lokasi persis danau berada di Desa Nanga Mbaling, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.

Dalam dialek setempat, rana berarti danau dan tonjong adalah lotus atau teratai. Danau Rana Tonjong atau Danau Lotus/Teratai (Victoria Amazonica) merupakan danau yang permukaanya ditutupi tumbuhan teratai.

Teratai di danau tersebut tidak seperti teratai pada umumnya yang hidup menjalar di atas permukaan air.

Pohon teratai Danau Rana Tonjong tumbuh tegak seperti talas dengan tinggi batang mencapai tiga meter, lebar daun mencapai 45 cm, dan lebar bunga mencapai 25 cm.

Karena keunikannya, Danau Rana Tonjong dinobatkan sebagai danau teratai terbesar kedua di dunia setelah danau serupa di India.

Warga kampung sekitar danau, Faridin menjelaskan, bunga teratai di Danau Rana Tonjong mekar pada periode April hingga Juni setiap tahun.

Saat mekar, wisatawan bisa melihat paduan antara daun yang hijau dan bunga teratai berwarna pink menghiasi permukaan danau seluas 2,5 hektar.

Siapa pun yang melihat disebut akan merasa betah, karena pemandangannya yang indah dan memanjakan mata.

Ada juga hutan yang masih hijau tampak anggun di sekitar danau. Selain keindahan akan bunganya, biji teratai juga bisa dikonsumsi.

“Pada tahun-tahun sebelum pandemi, banyak wisatawan domestik dan turis asing yang berkunjung ke Danau Rana Tonjong. Selain menikmati keindahan Danau Rana Tonjong, sebagian besar pengunjung juga memakan buah lotus," ujar Faridin kepada Kompas.com, Jumat (25/9/2020).

Cara menuju Danau Rana Tonjong

Pengunjung dapat menempuh dua rute perjalanan untuk berkunjung ke sana. Perjalanan bisa ditempuh dari Borong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur dan dari Kota Ruteng, Manggarai.

Wisatawan berangkat dari Borong menuju Pertigaan Bealaing. Perjalanan dilanjutkan ke Watunggong. Selanjutnya menuju Lengko Ajang dan Pota.

Pengunjung menempuh jarak sekitar 130 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 5 jam. Sedangkan dari Ruteng melewati Reo dan selanjutnya ke Pota.

Menempuh jarak sekitar 90 km dengan waktu tempuh sekitar empat jam. Pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi atau jasa travel untuk bertamasya ke tempat itu.

Jam buka Danau Rana Tonjong

Wisata Danau Rana Tonjong dibuka setiap hari, dari pagi hingga sore. Tidak dipungut biaya di sana.Jika ingin berkunjung taati protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak minimal satu meter, gunakan hand sanitizer dan rajin mencuci tangan, serta pastikan suhu tubuh normal di bawah 37,3 derajat celcius.

https://travel.kompas.com/read/2020/09/26/083700427/danau-rana-tonjong-wisata-alternatif-di-flores-selain-melihat-komodo

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.