Salin Artikel

Harga Tiket dan Cara Menuju Curug Malela, The Little Niagara Bandung Barat

KOMPAS.com - Kabupaten Bandung Barat memiliki ragam tempat wisata alam yang layak dikunjungi. Salah satu tempat wisata alam yang populer di sana adalah Curug Malela.

Belakangan, Curug Malela juga dikenalkan kembali oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam akun Instagramnya @ridwankamil.

Melalui akunnya, pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut menyatakan bahwa Curug Malela merupakan salah satu program unggulan destinasi wisata yang didanai oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

"CURUG MALELA, bukan Milea. Salah satu air terjun terbesar di Jawa Barat. Infrastruktur akses dan ruang istirahat untuk pengunjung sudah diperbaiki agar nyaman dan tidak berpotensi mengotori lingkungan," tulis Kang Emil dalam akunnya @ridwankamil.

Lokasi Curug Malela berada di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Curug ini terkenal karena menjadi salah satu air terjun terbesar di Jawa Barat. Bentuknya yang lebar mirip Air Terjun Niagara di perbatasan Amerika-Kanada, bahkan membuat curug ini populer dengan sebutan The Little Niagara.

Wisatawan dapat melihat kemegahan curug lalu mengabadikannya dalam foto. Selain itu, terdapat ragam fasilitas yang ada di area wisata, seperti toilet, warung makan, hingga tempat duduk.

Penasaran ingin berkunjung ke Curug Malela? Sebelum berkunjung, simak dulu harga tiket masuk dan cara menuju lokasinya.

Harga tiket masuk Curug Malela

Bendahara dan Koordinator Curug Malela Ecep Hermaeny mengatakan, pengunjung bisa datang dengan membayar tiket masuk seharga Rp 5.500 per orang.

"Kami buka pukul 08.00-16.00 setiap hari," ujar dia.

Selain harga tiket masuk, pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi juga dikenakan biaya parkir.

"Kalau naik sepeda motor Rp 1.000. Kalau naik mobil Rp 3.000," imbuh Ecep.

Jika ingin datang, ia mengimbau agar wisatawan tetap menerapkan protokol kesehatan karena masih masa pandemi.

Untuk itu, ia meminta wisatawan yang berkunjung selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Cara menuju Curug Malela

  • Naik kendaraan pribadi

Terkait akses menuju Curug Malela, Ecep mengatakan, semua akses sudah diperbaiki dan bisa dilalui ragam kendaraan.

Cara paling mudah adalah jika kamu datang dari Kota Bandung. Jelasnya, kamu tinggal mengambil arah ke Cimareme. Jarak dari kota Bandung ke Curug Malela sekitar 75 kilometer (km) ke arah barat.

"Lalu belok kanan, ambil arah Batujajar. Kemudian ambil arah Cililin," kata dia.

Perjalananmu belum usai ketika sampai di Cililin. Kamu masih harus memacu kendaraan dengan mengambil arah ke Gunung Halu.

Ikuti saja arah tersebut hingga menemui plang ke arah Kecamatan Rongga. Jika sudah sampai di Rongga, maka perjalananmu sudah semakin dekat ke Curug Malela.

Perjalanan akan mudah karena sudah ada plang menuju kawasan wisata Curug Malela dari sana. Perjalanan dari Kota Bandung ke Curug Malela memakan waktu sekitar 2-3 jam.

  • Naik bus

Ecep menerangkan, jika menggunakan transportasi umum yaitu bus, kamu bisa naik dari Terminal Ciroyom.

Pilih bus kecil atau elf jurusan Terminal Ciroyom-Bunijaya. Sampai di Terminal Bunijaya, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan kendaraan ojek motor menuju desa Cicadas.

Sampai di Cicadas, maka artinya perjalananmu menuju Curug Malela sudah hampir sampai. Hal ini karena curug tersebut berada di Desa Cicadas.

Dari sana, kamu hanya perlu berjalan kaki hingga sampai ke kawasan wisata Curug Malela.

https://travel.kompas.com/read/2020/10/18/110100327/harga-tiket-dan-cara-menuju-curug-malela-the-little-niagara-bandung-barat

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, Tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, Tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.