Salin Artikel

Homestay di Gunung Api Purba Nglanggeran Buka Jelang Tahun Baru

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Menyambut akhir tahun 2020, pengelola kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran di Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta, akan kembali membuka 8 homestay yang siap menerima tamu di masa pandemi.

Selain itu, lokasi berkemah sudah bisa digunakan pengunjung untuk menyambut malam pergantian tahun.

Bidang Pemasaran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Api Purba Nglanggeran Heru Purwanto menyampaikan bahwa di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, ada sekitar 80 home stay yang selama ini digunakan untuk menginap wisatawan.

"Sementara yang siap baru 8 rumah, yang akan dibuka pada bulan Desember 2020 nanti sekalian menyambut libur akhir tahun," kata dia saat ditemui kompas.com di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Senin (23/11/2020).

Pihaknya saat ini sudah mempersiapkan berbagai hal untuk pembukaan, seperti cara pemilik homestay menyambut tamu, penyediaan tempat cuci tangan, hingga kamar harus bersih.

Adapun, lokasi home stay berada di sekitar Gunung Api Purba Nglanggeran. Menurut dia, paling jauh berada di sekitar 500 meter dari Gunung Api Purba.

Bisa berkemah

Untuk pengunjung yang tidak kebagian homestay, ada lokasi berkemah di kawasan puncak. Untuk masa pandemi saat ini, lokasi kemah memang buka pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

Untuk malam akhir tahun, akan dibuka lokasi berkemah. Namun, pengunjung harus mematuhi protokol kesehatan, salah satunya satu tenda hanya untuk satu orang.

Jika tak punya tenda atau malas membawanya dari rumah, pengelola menyediakan persewaan tenda. Ada sekitar 11 tenda yang bisa disewa pengunjung. Lokasi kemah dapat menampung sekitar 200 tenda.

Heru mengaku bahwa di masa Pandemi ini, jumlah pengunjung Gunung Api Purba Nglanggeran makin banyak. Jumlahnya 50 persen lebih banyak daripada saat awal pembukaan saat masa pandemi.

Dari data pengelola tahun 2020 sampai bulan November, pengunjung Gunung Api Purba mencapai 18.317 orang dan untuk Embung Nglanggeran mencapai 33.079 orang.

"Bulan ini (November), pengunjung Gunung Api Purba mencapai 1.771 orang dan embung 3719 orang," ujar Heru.

Ia melanjutkan, kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran tutup saat Senin yang dimanfaatkan pengelola untuk membersihkan lokasi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan, pihaknya akan melakukan verifikasi dan simulasi terhadap homestay yang akan dibuka Desember 2020.

Pengelola harus memperhatikan protokol kesehatan ketat baik dari fasilitas hingga pengunjung yang datang.

Untuk menyambut libur pergantian tahun, pihaknya tidak menyiapkan acara khusus seperti tahun sebelumnya, karena masih masa pandemi.

https://travel.kompas.com/read/2020/12/01/090100327/homestay-di-gunung-api-purba-nglanggeran-buka-jelang-tahun-baru

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Travel Update
Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Travel Update
4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.