Salin Artikel

Libur Panjang Dipangkas, Tak Terlalu Pengaruhi Penyebaran Covid-19

KOMPAS.com – Pemerintah resmi memangkas libur panjang selama tiga hari pada 28-30 Desember 2020 guna menekan angka penyebaran Covid-19 yang masih belum landai.

Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia Hermawan Saputra mengatakan bahwa pemangkasan hari libur tersebut tidak terlalu berpengaruh dalam menurunkan penyebaran Covid-19.

“Ada pengaruh sedikit, tapi tidak signifikan. Libur diperpendek, antusias masyarakat untuk liburan berkurang, tapi dikit,” katanya kepada Kompas.com, Rabu (2/12/2020).

Menurutnya, beberapa masyarakat akan tetap berlibur, meski waktu libur panjang sudah diperpendek.

Bahkan, Hermawan mengatakan ada kemungkinan Desember menjadi puncak berwisata dibandingkan periode libur panjang Mei 2020.

Guna menghadapi lonjakan wisatawan serta meningkatnya Covid-19 karena masih ada wisatawan yang hendak berlibur, menurut Hermawan pemerintah memiliki peran penting dalam mengatur masyarakat.

“Yang jauh lebih penting adalah bagaimana pemerintah benar-benar mengurai masyarakat agar mereka tidak berkerumun di tempat wisata,” tuturnya.

Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan langkah 3T yakni testing, tracing, dan treatment.

Selain memperbanyak fasilitas kesehatan, penempatan sumber daya manusia, peralatan, serta layanan perawatan yang bermutu, berkualitas, dan memadai merupakan hal yang penting.

“Kalau pemeriksaan terlambat, ada potensi tidak terdeteksi dan tidak terlapor. Banyak kasus seperti fenomena bongkahan es. Fenomena di bawah jauh lebih besar dari data yang ada,” pungkasnya.

Lonjakan kasus Covid-19 pada Mei

Melansir Kompas.com, Kamis (5/11/2020), libur panjang dari cuti bersama pada Mei menyebabkan adanya kenaikan kasus Covid 63-90 persen, diduga dari masyarakat yang melakukan kegiatan wisata.

Banyaknya masyarakat yang bepergian selama cuti bersama dapat dilihat dari jumlah kendaraan yang meninggalkan DKI Jakarta sebanyak 655.365 kendaraan.

Melalui data tersebut, Hermawan menjelaskan, jika satu mobil terdiri dari minimal tiga orang, maka sudah ada sekitar dua juta orang keluar dari Ibu Kota untuk berlibur.

“Kalau rata-rata populasi positive rate adalah 10 persen minimal, walau keadaan nasional lebih dari itu yakni 13-14 persen, itu berarti ada 20.000 orang population at risk, berisiko tertular,” lanjut Hermawan, mengutip Kompas.com.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Rabu, situs Covid19.go.id melaporkan bahwa Indonesia saat ini memiliki 549.508 kasus Covid-19 yang terkonfirmasi.

Sementara itu, sebanyak 13,4 persen atau 73.429 kasus dinyatakan aktif, 83,5 persen atau 458.880 dinyatakan sembuh, dan 3,1 persen atau 17.199 kasus dinyatakan meninggal.

Dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, DKI Jakarta memiliki jumlah kasus tertinggi yaitu 137.919 kasus Covid-19.

Kemudian Jawa Timur berada pada peringkat kedua dengan 62.313 kasus dan Jawa Tengah pada peringkat ketiga dengan 56.626 kasus.

https://travel.kompas.com/read/2020/12/03/101000827/libur-panjang-dipangkas-tak-terlalu-pengaruhi-penyebaran-covid-19

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Travel Update
7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

Jalan Jalan
Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Travel Tips
Survei Google: Minat Wisata Warga Indonesia Saat Ini Lebih Tinggi Dibanding 2019

Survei Google: Minat Wisata Warga Indonesia Saat Ini Lebih Tinggi Dibanding 2019

Travel Update
Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta Targetkan 1 Juta Wisatawan

Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta Targetkan 1 Juta Wisatawan

Travel Update
Desa Wisata Hanjeli, Tawarkan Eduwisata Pangan yang Hampir Punah

Desa Wisata Hanjeli, Tawarkan Eduwisata Pangan yang Hampir Punah

Jalan Jalan
Tren Pariwisata Indonesia Menurut Google, Healing Jadi Kata Populer

Tren Pariwisata Indonesia Menurut Google, Healing Jadi Kata Populer

Travel Update
Wisata Sekaligus Olahraga, Cara Jitu Nikmati Indahnya Labuan Bajo

Wisata Sekaligus Olahraga, Cara Jitu Nikmati Indahnya Labuan Bajo

Travel Update
5 Tips ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di Jakarta

5 Tips ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di Jakarta

Travel Tips
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.