Salin Artikel

Jumlah Wisatawan ke Hutan Pinus Bantul Turun Saat Libur Natal 2020

Adanya informasi penggunaan rapid test antibodi atau antigen menjadi salah satu penyebab menurunnya kunjungan wisata.

"Betul (ada penurunan kunjungan wisata), jauh banget," kata Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Markus Purnomo Adi saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon Selasa (29/12/2020).

Meski tidak menyebut perbandingan tahun lalu, dia mengatakan tahun kunjungan sejak 24 Desember sampai 28 Desember kunjungan mencapai 45.365 orang.

Selain kunjungan wisata juga okupasi hotel, dia mencontohkan salah satu hotel besar di Bantul saat sebelum ada kebijakan rapid antigen pemesanannya mencapai 80 persen dari jumlah kamar, setelah muncul informasi rapid antigen menjadi 30 persen.

Untuk Kabupaten Bantul, sesuai dengan keluarnya instruksi Gubernur DIY, maka pihaknya langsung mengambil kebijakan melakukan pembatasan jam kunjung wisatawan ke semua tempat wisata.

Adapun oleh Pemda atau ada retribusi wisatawan untuk pemerintah maka operasionalnya ditentukan mulai pukul 05.00-18.00 WIB.

"Operasional artinya penarikan retribusinya, penutupan jalannya wewenang dari Kepolisian dan Dinas Perhubungan," kata Markus.

Ketua Koperasi Notowono Kalurahan Mangunan, Dlingo, Purwo Harsono mengatakan selama libur Natal dan tahun baru operasional kawaaan hutan pinus sampai pukul 22.00 WIB.

"Kami mengikuti instruksi dari Gubernur mas," kata Purwo.

Diakuinya selama libur Natal tahun ini ada penurunan 66 persen dibandingkan tahun lalu. Adapun datanya dari tanggal 21 Desember sampai 26 Desember tahun 2019 lalu jumlah kunjungan mencapai 97.700 orang, untuk tahun 2020 hanya 33.577 orang.

Wisatawan mengunjungi Gunung Pengger, Puncak Becici, Pintoe langint, Lintang Sewu, Pinus Asri, Pinussari, Seribu Batu, Bukit Panguk, dan Bukit Mojo.

"Data puncak Becici tahun 2019 (21-26 Desember) dikunjungi 20.999 orang, tahun 2020 hanya 7.165 orang," kata Purwo Harsono.

Selain itu di Gunung Pengger dari 28.764 orang pada 2019, menurun tajam menjadi 9.698 orang pada 2020.

Untuk Pinusasri, yakni 25.970 orang pada 2019, lalu menjadi 8.080 orang pada 2020.

"Untuk Seribu Batu periode yang sama tahun 2019 mencapai 14.483 orang dan tahun 2020 hanya 5.169 orang," kata dia. 

https://travel.kompas.com/read/2020/12/30/161900027/jumlah-wisatawan-ke-hutan-pinus-bantul-turun-saat-libur-natal-2020

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Travel Update
Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Travel Update
18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

Travel Tips
Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Jalan Jalan
Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Travel Update
Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travel Promo
Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Travel Tips
HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

Travel Update
Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Travel Tips
Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Travel Update
Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Jalan Jalan
Jadi Lokasi Wahana Kereta Zombie, LRT Jakarta Tetap Beroperasi Normal

Jadi Lokasi Wahana Kereta Zombie, LRT Jakarta Tetap Beroperasi Normal

Travel Update
Sensasi Train to Apocalypse Jakarta, Kabur dari Zombie di Stasiun LRT

Sensasi Train to Apocalypse Jakarta, Kabur dari Zombie di Stasiun LRT

Jalan Jalan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.