Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sawah di Pronosutan View Kulon Progo Sudah Menguning, Segera ke Sana Sebelum Panen

KOMPAS.com – Pronosutan View merupakan salah satu tempat wisata di Kulon Progo, Yogyakarta yang makin viral saat pandemi Covid-19.

Tempat wisata tersebut merupakan hamparan persawahan yang begitu luas milik para warga Dusun Pronosutan, Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Wisatawan yang datang ke sana banyak yang memanfaatkan persawahan tersebut sebagai latar belakang foto Instagramable.

Berkunjung ke sana tak bisa sembarangan, khususnya jika tujuanmu ingin mengambil foto dengan latar belakang persawahan yang indah. Berkunjung ke sana sebaiknya dilakukan di waktu-waktu tertentu.

Salah satu waktu paling tepat untuk berkunjung ke sana adalah sekarang ini, waktu-waktu di awal bulan Januari 2021. Pasalnya, kondisi sawah sedang ditanami tanaman padi dan sedang menguning, hampir menuju waktu panen.

“Saat ini sudah menguning padinya. Besok tanggal 7 (Januari 2021) baru mau acara Wiwitan panen,” kata salah satu warga sekitar Pronosutan View bernama Anang pada Kompas.com, Sabtu (2/1/2021).

Hamparan sawah dengan padi yang mulai menguning jadi salah satu waktu paling tepat untuk menikmati pemandangan. Bukan lagi hamparan karpet hijau yang bisa kamu dapatkan, tapi hamparan karpet indah yang mulai menguning.

Sebelumnya dalam artikel yang terbit di Kompas.com, Anang juga sempat mengatakan bahwa wisatawan disarankan untuk datang di umur tanaman sekitar 2,5 bulan.

Saat itu merupakan masa peralihan tanaman dari warna hijau ke kuning. Semburat-semburat kuning pada padi jadi salah satu waktu terbaik untuk datang ke Pronosutan View.

Namun, dengan rencana warga sekitar Pronosutan View untuk mengadakan acara Wiwitan panen pada Kamis (7/1/2021) mendatang , Anang menyarankan para wisatawan untuk berkunjung ke sana sebelum tanggal tersebut.

Acara Wiwitan panen

Wiwitan adalah salah satu tradisi turun temurun yang biasa dilakukan masyarakat tani menjelang masa panen tiba. Tradisi ini digelar sebagai rasa syukur atas anugerah Tuhan.

Menjelang masa panen, masyarakat tani Pronosutan juga mengadakan acara tersebut. Nantinya, kata Anang, Bupati Kulon Progo rencananya akan datang meramaikan acara tersebut.

“Hanya sederhana. Arak-arakan ayam ingkung dan nasi tumpeng dari tempat transit ke tengah sawah. Di tengah sawah dilakukan doa dan ayam ingkung dibagikan ke warga yang datang,” jelas Anang.

Termasuk wisatawan yang tertarik untuk datang, masyarakat Pronosutan bersedia menyambut mereka untuk menyaksikan secara langsung rangkaian tradisi tersebut. 

"Boleh-boleh saja (wisatawan datang. Tapi tetap harus (menaati) protokol kesehatan," tambah dia.

Waktu terbaik ke Pronosutan View

Wisatawan bisa datang di pagi atau sore hari untuk mendapatkan momen foto yang terbaik.

“Kalau jam pagi itu sebelum jam 09.00 dan sore itu setelah jam 15.00. Jadi view-nya bagus,” kata dia.

Cahaya matahari di pukul 09.00–15.00 WIB biasanya dianggap terlalu terang sehingga membuat foto kurang bagus.

Namun di musim penghujan seperti ini, Anang menyarankan untuk datang di pagi hari saja. pasalnya, Pronosutan View biasa dilanda hujan setelah pukul 14.00

Wisatawan juga bisa berburu momen sunrise dan sunset. Untuk momen sunrise, wisatawan bisa sekaligus mengikuti paket tur gowes yang disediakan warga sekitar Pronosutan View. Harganya mulai dari Rp 200.000.

https://travel.kompas.com/read/2021/01/02/150300427/sawah-di-pronosutan-view-kulon-progo-sudah-menguning-segera-ke-sana-sebelum

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Target Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bogor Naik Jadi 10 Juta

Target Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bogor Naik Jadi 10 Juta

Travel Update
Panduan Lengkap ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Panduan Lengkap ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Travel Tips
Wisata ke Masjid Raya Sumatera Barat, Bisa Belajar Tahsin dan Falsafah

Wisata ke Masjid Raya Sumatera Barat, Bisa Belajar Tahsin dan Falsafah

Jalan Jalan
Harga Tiket Pesawat Lagi Murah, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Wisatawan

Harga Tiket Pesawat Lagi Murah, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Wisatawan

Travel Tips
Uni Eropa Setujui Rencana Visa Schengen Digital

Uni Eropa Setujui Rencana Visa Schengen Digital

Travel Update
Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Travel Update
Panduan ke Museum Taman Prasasti, Jam Buka, Rute, sampai Tips

Panduan ke Museum Taman Prasasti, Jam Buka, Rute, sampai Tips

Jalan Jalan
Buana Life Pangalengan: Harga Menu, Jam Buka, dan Daya Tarik 

Buana Life Pangalengan: Harga Menu, Jam Buka, dan Daya Tarik 

Jalan Jalan
Uniknya Masjid Hidayatullah di Jakarta Selatan, Sajikan Akulturasi 4 Budaya

Uniknya Masjid Hidayatullah di Jakarta Selatan, Sajikan Akulturasi 4 Budaya

Jalan Jalan
Usai Acara, Delegasi ASEAN Tourism Forum 2023 Akan Jelajah Yogyakarta

Usai Acara, Delegasi ASEAN Tourism Forum 2023 Akan Jelajah Yogyakarta

Travel Update
Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Travel Update
5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

Jalan Jalan
ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

Travel Update
Strategi Indonesia Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Luncurkan Visa sampai Pameran di Luar Negeri

Strategi Indonesia Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Luncurkan Visa sampai Pameran di Luar Negeri

Travel Update
Kelenteng Hok Tek Tjengsin, Tempat Ibadah 3 Agama di Kuningan Jakarta

Kelenteng Hok Tek Tjengsin, Tempat Ibadah 3 Agama di Kuningan Jakarta

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+