Salin Artikel

Tempat Wisata Banyumas Buka Kembali Selama Perpanjangan PPKM

“Sudah boleh buka, mulai tanggal 26 Januari 2021 kemarin. Dasarnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 5 Tahun 2021,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Banyumas Asis Kusumandani pada Kompas.com, Rabu (27/1/2021).

Perbup yang dimaksud adalah Perbup Banyumas Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Bupati Banyumas Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Kemasyarakatan dalam Rangka Percepatan Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Banyumas.

Ketentuan tersebut tertera dalam Pasal 8 ayat (6), yakni selama PPKM berlangsung tempat wisata dapat membuka usahanya dengan ketentuan jumlah pengunjung paling banyak 30 persen dari kapasitas maksimal.

Sementara untuk jam operasionalnya, hanya diizinkan hingga pukul 15.00 WIB saja.

Tak itu saja, pihak pengelola tempat usaha juga diminta untuk melakukan random check rapid test antigen untuk para wisatawan yang dilaksanakan secara mandiri bekerja sama dengan laboratorium swasta.

Peraturan lainnya

Selain mengatur soal tempat wisata, Perbup tersebut juga mengatur beberapa hal lainnya. Di antaranya adalah mengenai penerapan protokol kesehatan yang ketat yang harus dilakukan oleh seluruh pengelola tempat usaha termasuk tempat wisata.

Bagi orang-orang dengan gejala sakit pernapasan dilarang masuk. Misalnya, sakit batuk, flu, dan sesak napas.

Pengelola tempat usaha juga harus mendorong pembayaran yang dilakukan secara nontunai.
Bagi tempat kuliner seperti restoran, rumah makan, warung makan, dan kafe diizinkan untuk makan dan minum di tempat tapi jumlah pengunjungnya maksimal 25 persen dari kapasitas.

Jam operasional yang berlaku untuk tempat kuliner hanya sampai pukul 20.00 WIB. Sementara untuk layanan makanan atau minuman dengan pesan antar atau dibawa pulang hanya sampai pukul 21.00 WIB.

Untuk tempat-tempat usaha lainnya, seperti toko, pasar modern, pusat perbelanjaan, mall, dan lain-lain jam operasionalnya dibatasi pukul 07.00 – 20.00 WIB saja dengan jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas.

Khusus untuk spa, tempat karaoke, dan tempat hiburan lainnya masih belum diperbolehkan buka selama masa PPKM diperpanjang ini.

Perbup ini berlaku mulai 26 Januari – 8 Februari 2021.

Namun, karena jumlah kasus positif Covid-19 dan juga tingkat kematian yang terjadi di Kabupaten Banyumas relatif masih tinggi, Asis mengatakan bahwa mungkin saja nantinya tempat wisata bisa ditutup kembali lebih cepat.

“Sebenarnya masih tinggi (jumlah kasus). Mungkin saja (ditutup kembali) apabila tidak pada disiplin,” pungkas Asis.

Sebelumnya, Pemkab Banyumas memutuskan untuk menutup semua tempat wisata mulai 11-25 Januari 2021. Penutupan ini didasari pada jumlah kematian kasus Covid-19 di Banyumas yang meningkat.

Berdasarkan pantauan Kompas.com melalui situs covid19.banyumaskab.go.id, data terbaru per Rabu (27/1/2021) jumlah total kasus positif Covid-19 di Banyumas adalah 4.448 kasus.

Dengan jumlah kasus positif aktif 996 kasus, 349 kasus dirawat di rumah sakit, 43 kasus fasilitas isolasi khusus, dan 604 isolasi mandiri.

Sementara total angka kesembuhan mencapai 3.222, dan kasus meninggal mencapai 230 kasus.

https://travel.kompas.com/read/2021/01/27/135000327/tempat-wisata-banyumas-buka-kembali-selama-perpanjangan-ppkm

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Travel Update
Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Jalan Jalan
Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Travel Tips
Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Travel Tips
Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Jalan Jalan
Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Travel Tips
Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.