Salin Artikel

10 Taman Nasional dan Taman Wisata Alam dengan Kunjungan Terbanyak 2020

KOMPAS.com – Ada 10 taman nasional (TN) dan taman wisata alam (TWA) di Indonesia menerima kunjungan paling banyak sepanjang 2020 dibanding dengan TN dan TWA lain.

Berdasarkan informasi yang diunggah akun Instagram @ayoketamannasional, Rabu (20/1/2021), TN Gunung Gede Pangrango dan TWA Tangkuban Perahu masing-masing menduduki peringkat pertama.

Adapun, akun tersebut dikelola oleh Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut telah Kompas.com rangkum daftar 10 TN dan TWA dengan kunjungan terbanyak selama 2020, Kamis (28/1/2021):

Taman nasional

Taman wisata alam

  1. TWA Tangkuban Perahu
  2. TWA Grojogan Sewu
  3. TWA Gunung Papandayan
  4. TWA Telogo Warno/Telogo Pengilon
  5. TWA Angke Kapuk
  6. TWA Lejja
  7. TWA Kawah Ijen Merapi Ungup-Ungup
  8. TWA Guci
  9. TWA Telaga Warna
  10. TWA Punti Kayu

Jumlah wisatawan alami penurunan

Meski 10 TN dan TWA tersebut memiliki kunjungan paling banyak, kunjungan di kawasan konservasi yang terdiri dari wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) menurun drastis akibat pandemi Covid-19.

Selain itu, jumlah kunjungan juga dipengaruhi oleh penutupan kawasan pada Maret 2020 sebelum dibuka kembali secara bertahap pada bulan-bulan selanjutnya dengan menerapkan pembatasan jumlah kunjungan.

“Pada tahun ini kunjungan wisata turun lebih dari 50 persen dibanding tahun 2019,” seperti tertera dalam unggahan tersebut.

Untuk diketahui, total kunjungan di seluruh kawasan konservasi, termasuk TN dan TWA pada 2020 adalah 3.338.082 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.283.237 adalah wisnus sementara 54.845 pengunjung adalah wisman.

Sebagai perbandingan, kawasan konservasi di Indonesia pada 2019 menerima 7.872.563 wisatawan dengan kunjungan wisnus berada pada angka 7.397.000 dan wisman 475.563 orang.

Kunjungan ke kawasan konservasi pada 2020

Pada 2020, kunjungan ke kawasan konservasi paling tinggi terdapat pada Januari yakni 683.676. Namun, angka langsung anjlok ke 329.191 dan 216.038 pengunjung pada Februari dan Maret.

Periode kunjungan pada April dan Mei adalah yang paling rendah karena masing-masing hanya menerima 3.324 dan 1.014 wisatawan.

Namun, angka mulai naik pada Juni-Agustus dengan jumlah kunjungan masing-masing 48.024 orang, 383.503 orang, dan 390.191 orang.

Sementara periode September-Desember, angka kunjungan terlihat fluktuatif karena jumlah kunjungan pada September adalah 264.026 orang, Oktober 361.202 orang, November 358.010 orang, dan Desember 297.472 orang.

https://travel.kompas.com/read/2021/01/30/111100127/10-taman-nasional-dan-taman-wisata-alam-dengan-kunjungan-terbanyak-2020

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Wisata Bedugul Bali, Banyak Spot Foto Instagramable  

10 Wisata Bedugul Bali, Banyak Spot Foto Instagramable  

Jalan Jalan
Wisata ke Kawasan Bunker Kaliadem Yogyakarta Tidak Harus Sewa Jip

Wisata ke Kawasan Bunker Kaliadem Yogyakarta Tidak Harus Sewa Jip

Travel Update
9 Tempat Nongkrong Murah di Trawas Mojokerto, Ada yang Berkonsep Taman

9 Tempat Nongkrong Murah di Trawas Mojokerto, Ada yang Berkonsep Taman

Jalan Jalan
Tanjung Benoa Bali Jadi Kampung Pertama Siaga Tsunami UNESCO

Tanjung Benoa Bali Jadi Kampung Pertama Siaga Tsunami UNESCO

Travel Update
GPIB Immanuel Malang Menyimpan Dua Alkitab Kuno Berusia Ratusan Tahun

GPIB Immanuel Malang Menyimpan Dua Alkitab Kuno Berusia Ratusan Tahun

Jalan Jalan
Endek Bali Jadi Suvenir untuk Delegasi GPDRR 2022

Endek Bali Jadi Suvenir untuk Delegasi GPDRR 2022

Travel Update
Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Travel Update
Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Travel Update
6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

Travel Tips
Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Travel Update
Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Travel Tips
Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Jalan Jalan
Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna Hijau 

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Travel Tips
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.